El Nino Diprediksi hingga Februari 2024, BMKG Ingatkan Dampak Lanjutan Kemarau
Kamis, 02 November 2023 - 10:54 WIB
loading...
Kepala BMKG Dwikorita Karnawati mengungkapkan fenomena El Nino masih akan bertahan hingga Februari 2024. Foto/Dok BMKG
A
A
A
JAKARTA - Fenomena El Nino diprediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika ( BMKG ) dan beberapa Pusat Iklim Dunia masih akan bertahan hingga Februari 2024. BMKG mengingatkan dampak lanjutan dari kombinasi El Nino dan Indian Ocean Dipole (IOD) positif yang menjadi pemicu kekeringan di Indonesia.
Kepala BMKG Dwikorita Karnawati mengungkapkan dampak lanjutan tersebut mempengaruhi sejumlah sektor di antaranya pertanian, sumber daya air, kehutanan, perdagangan, energi, dan kesehatan. Karenanya, pemerintah di seluruh level diharapkan segera mengambil langkah mitigasi dan antisipasi terhadap dampak negatif yang terjadi.
![El Nino Diprediksi hingga Februari 2024, BMKG Ingatkan Dampak Lanjutan Kemarau]()
“Hingga Oktober dasarian II, 2023, El Nino moderate (+1.719) dan IOD positif (+2.014) masih bertahan. BMKG dan beberapa Pusat Iklim Dunia memprediksi El-Nino terus bertahan pada level moderat hingga periode Desember 2023-Januari-Februari 2024, sementara IOD Positif akan terus bertahan hingga akhir tahun 2023,” kata Dwikorita dalam keterangan resminya, Kamis (2/11/2023).
![El Nino Diprediksi hingga Februari 2024, BMKG Ingatkan Dampak Lanjutan Kemarau]()
Baca juga: Terdampak El Nino, Petani Lembang Terancam Merugi Jutaan Rupiah
Kepala BMKG Dwikorita Karnawati mengungkapkan dampak lanjutan tersebut mempengaruhi sejumlah sektor di antaranya pertanian, sumber daya air, kehutanan, perdagangan, energi, dan kesehatan. Karenanya, pemerintah di seluruh level diharapkan segera mengambil langkah mitigasi dan antisipasi terhadap dampak negatif yang terjadi.

“Hingga Oktober dasarian II, 2023, El Nino moderate (+1.719) dan IOD positif (+2.014) masih bertahan. BMKG dan beberapa Pusat Iklim Dunia memprediksi El-Nino terus bertahan pada level moderat hingga periode Desember 2023-Januari-Februari 2024, sementara IOD Positif akan terus bertahan hingga akhir tahun 2023,” kata Dwikorita dalam keterangan resminya, Kamis (2/11/2023).

Baca juga: Terdampak El Nino, Petani Lembang Terancam Merugi Jutaan Rupiah
Lihat Juga :