Kementerian PPPA Lakukan Ini untuk Penguatan Budaya Kerja

Selasa, 31 Oktober 2023 - 10:11 WIB
loading...
Kementerian PPPA Lakukan...
Launching Budaya Kerja ASN Berakhlak dan Employer Branding Bangga Melayani Bangsa di Lingkungan KPPPA, di Jakarta, Kamis 26 Oktober 2023. Foto/Istimewa
A A A
JAKARTA - Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) terus melakukan berbagai upaya dalam penguatan budaya kerja. Salah satunya dengan pengarahan yang diberikan oleh Founder ESQ Group Ary Ginanjar Agustian, untuk menyelesaikan berbagai tantangan dan isu yang menjadi tugas Kementerian PPPA.

Kegiatan ini dilakukan saat melaunching Budaya Kerja ASN Berakhlak dan Employer Branding Bangga Melayani Bangsa di Lingkungan KPPPA, di Jakarta, Kamis 26 Oktober 2023.

Menteri PPPA Bintang Puspayoga dalam sambutannya mengatakan, kehadiran Ary Ginanjar memberikan motivasi dan masukan kepada para pegawai di KPPPA membuka peluang untuk mengetahui cara menurunkan berbagai isu dengan teknik coaching dan TalentDNA.

"Harapannya isu-isu ini dapat kita selesaikan yang menjadi PR besar bagi kami. Maka, masukkan dari Pak Ary kami sudah bukakan pintu yang lebar, menyambut langkah-langkah konkrit salah satunya memberikan Talent DNA untuk Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak sebagai pilot project," ujar Bintang dalam keterangannya, Selasa (31/10/2023).

Kemudian keberadaan Ary Ginanjar menjadi motivasi bagi jajaran pegawai di KPPPA untuk terus meningkatkan kinerja yang bergerak dari hati, melayani masyarakat dengan core values Berakhlak, dan menyelesaikan isu-isu yang ada.

"Kita juga tadi sudah dijelaskan tentang metode coaching agar lebih solid, lebih bisa keluarkan potensinya di KPPPA ini dan lingkungan pribadi," jelasnya.

Menteri PPPA berharap, dengan terlaksananya kegiatan Berakhlal dapat meningkatkan kesehatan dalam budaya kerja di lingkungan KPPPA. "Sehingga seluruh pegawai dapat berkolaborasi bersama untuk mengimplementasikan core values Berakhlak sebagai budaya kerja baru, bersama-sama menjadi agent of change," tutupnya.

Sementara Ary Ginanjar mengungkapkan, yang perlu diketahui adalah tantangan di luar sana yang dihadapi yakni isu-isu. "Kemudian kita ketahui apa yang menjadi solusi mendasar yang dapat diselesaikan dengan berbagai inovasi terbaru, kemudian juga budaya kerja yang perlu dijaga," ujar Ary Ginanjar.

Ary menyebutkan, di tanggal 3 Oktober 2023, Berakhlak resmi masuk di Undang-Undang (UU) Aparatur Sipil Negara (ASN). Sehingga, Kementerian PPPA juga turut serta mengambil porsi untuk menjadikan Berakhlak sebagai core values dalam kementerian.

Ia mengatakan, Kementerian PPPA merupakan kementerian yang tidak besar terhitung dari jumlah SDM di dalamnya, namun isu yang harus dihadapi sangatlah banyak. Sehingga apresiasi besar Ary berikan kepada Kementerian PPPA yang disebutkan memiliki sifat agility.

"Banyak sekali permasalahan ini refleksi dari hari anak Indonesia yang mana banyaknya masalah mental yang datang dari keluarga. Ini menjadi isu yang perlu diperhatikan. KPPPA ini SDMnya sedikit, namun isu sangat banyak," jelasnya.

"Maka, kementerian ini memiliki mental agility, change agility, learning agility, people agility, dan result agility yang diharapkan Pak Presiden," tutupnya.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ketika Kebaikan Menjadi...
Ketika Kebaikan Menjadi Strategi: Akhir Dominasi Reward dan Punishment?
Lantik 221 PNS DPD RI,...
Lantik 221 PNS DPD RI, M Iqbal Tekankan Budaya Kerja yang Berintegritas
Menguji Ketangguhan...
Menguji Ketangguhan Ekonomi Dalam 8 Butir Transformasi Budaya Kerja
RSM Indonesia Kembali...
RSM Indonesia Kembali Raih Sertifikasi Great Place To Work untuk Ketiga Kalinya
Perlindungan Pekerja...
Perlindungan Pekerja di Area Berisiko Tinggi Perlu Diperhatikan
Bangun Budaya Kerja...
Bangun Budaya Kerja Dinilai Butuh SDM yang Unggul
10 Tahun Jadi Tempat...
10 Tahun Jadi Tempat Kerja Terbaik di Asia, BAT Indonesia Raih Platinum Harmonia
Raih Predikat Tertinggi...
Raih Predikat Tertinggi IRCA Dua Kali Berturut-turut, GDPS Tegaskan Budaya Kepatuhan
Pria China Meninggal...
Pria China Meninggal akibat Kerja Lembur, 8 Jam setelah Kematian Masih Diberi Tugas Kantor via Ponsel
Rekomendasi
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
3 Alasan PM Inggris...
3 Alasan PM Inggris Starmer Akan Mundur, Popularitasnya Terus Menurun
Marc Marquez Juara MotoGP...
Marc Marquez Juara MotoGP Republik Ceko 2026
Berita Terkini
Dokter Tifa Masih Diinfus...
Dokter Tifa Masih Diinfus dan Roy Suryo Tidak Mau Makan Obat
Refly Harun Sudah Siapkan...
Refly Harun Sudah Siapkan Surat Permohonan Penangguhan Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa
Refly Harun Ungkap Kondisi...
Refly Harun Ungkap Kondisi Terkini Roy Suryo dan Dokter Tifa
Prabowo Panggil Rosan...
Prabowo Panggil Rosan Roeslani ke Kertanegara Minggu Malam, Ada Apa?
MUI Tegaskan LGBT adalah...
MUI Tegaskan LGBT adalah Penyimpangan: Wajib Disembuhkan
Deretan Pasal Menjerat...
Deretan Pasal Menjerat Roy Suryo dan Dokter Tifa di Kasus Ijazah Jokowi
Infografis
Jakarta Gencar Bersih-bersih...
Jakarta Gencar Bersih-bersih Ikan Sapu-sapu, Ini Alasannya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved