Silaturahmi dengan Rois Syuriah PWNU DKI, Ganjar Disematkan Sapaan 'Gus Im' dan Disebut Presiden
Senin, 30 Oktober 2023 - 17:45 WIB
loading...
Capres Ganjar Pranowo bersilaturahmi dengan Pengasuh Pondok Pesantren Miftahul Ulum KH Muhyiddin Ishaq di Jakarta Selatan, Minggu (29/10/2023). FOTO/MPI
A
A
A
JAKARTA - Calon presiden (capres) Partai Perindo, Ganjar Pranowo mendapatkan sapaan baru yakni 'Gus Im' usai bertemu dengan Pengasuh Pondok Pesantren Miftahul Ulum KH Muhyiddin Ishaq di Jakarta Selatan, Minggu (29/10/2023).
Ganjar menyambangi Pondok Pesantren Miftahul Ulum dengan mengenakan pakaian berwarna hitam. Mantan Gubernur Jawa Tengah itu disambut meriah oleh para santri. Ia pun kemudian diajak masuk ke rumah KH Muhyiddin Ishaq untuk melakukan pertemuan tertutup.
Setelah itu, Ganjar dan KH Muhyiddin Ishaq melakukan perbincangan dengan santri di Ponpes tersebut. Di situ, KH Muhyiddin Ishaq memanggil Ganjar dengan sebutan 'Gus Im'.
"Kita kedatangan insyaAllah Presiden. Tadi kita sematkan nama baru, Gus Im. Jangan ditanya artinya apa, yang tahu cuma yang ada di dalam," ujar KH Muhyiddin Ishaq.
"Beliau Ketua GP Anshor, Anshor ada GP-nya, jadi Ganjar Pranowo. Hari ini Gus Im kita sematkan jadi jagad NU, karena GP-nya," tambah KH Muhyiddin Ishaq yang kemudian disambut tawa oleh para santri.
Ganjar menyambangi Pondok Pesantren Miftahul Ulum dengan mengenakan pakaian berwarna hitam. Mantan Gubernur Jawa Tengah itu disambut meriah oleh para santri. Ia pun kemudian diajak masuk ke rumah KH Muhyiddin Ishaq untuk melakukan pertemuan tertutup.
Setelah itu, Ganjar dan KH Muhyiddin Ishaq melakukan perbincangan dengan santri di Ponpes tersebut. Di situ, KH Muhyiddin Ishaq memanggil Ganjar dengan sebutan 'Gus Im'.
"Kita kedatangan insyaAllah Presiden. Tadi kita sematkan nama baru, Gus Im. Jangan ditanya artinya apa, yang tahu cuma yang ada di dalam," ujar KH Muhyiddin Ishaq.
"Beliau Ketua GP Anshor, Anshor ada GP-nya, jadi Ganjar Pranowo. Hari ini Gus Im kita sematkan jadi jagad NU, karena GP-nya," tambah KH Muhyiddin Ishaq yang kemudian disambut tawa oleh para santri.
Lihat Juga :