Megawati Berzikir Tiap Malam Sebelum Deklarasi Ganjar-Mahfud MD, Hasto: Saya Menjadi Saksi
Sabtu, 28 Oktober 2023 - 23:44 WIB
loading...
Ganjar Pranowo dan Mahfud MD. Foto/Dok SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri berzikir tiap malam sebelum memutuskan nama Ganjar Pranowo-Mahfud MD sebagai pasangan capres-cawapres 2024. Hal itu diungkap oleh Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto.
"Saya menjadi saksi bagaimana berbulan-bulan lamanya, setiap malam, Ibu Mega ini berzikir dengan tasbih merah," ungkap Hasto di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Jumat (27/10/2023).
Hasto menjelaskan bahwa Megawati memohon petunjuk kepada Tuhan sebelum menentukan calon presiden dan calon wakil presiden yang akan didukung oleh PDIP. Ia mengungkapkan bahwa Presiden ke-5 RI ini mengikuti jejak ayahnya, Presiden Soekarno.
Hasto mengatakan bahwa Megawati ingin memilih pasangan capres-cawapres yang benar-benar dibutuhkan oleh masyarakat, bukan hanya untuk kepentingan kelompok atau golongan tertentu. Oleh karena itu, Megawati mencari petunjuk dari Tuhan.
Baca Juga: Keyakinan Megawati, Ganjar Pranowo Bisa Jadi Presiden ke-8: Saya Haqul Yakin
Megawati menekankan kepada Hasto bahwa keputusannya bukan semata-mata untuk kepentingan PDIP, dirinya sendiri, atau keluarganya. Melainkan, ia ingin menjawab harapan seluruh rakyat Indonesia untuk memiliki pemimpin yang berpengalaman, jujur, visioner, dan tetap merakyat.
"Beliau (Megawati) mengatakan kepada saya, bahwa ini bukan kepentingan PDIP, bukan kepentingan saya, bukan kepentingan keluarga. Maka saya menjawab, tapi tentang seluruh harapan rakyat Indonesia terhadap sosok pemimpin yang punya pengalaman lengkap, yang jujur, visioner, tapi tetap membumi," sambungnya.
"Saya menjadi saksi bagaimana berbulan-bulan lamanya, setiap malam, Ibu Mega ini berzikir dengan tasbih merah," ungkap Hasto di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Jumat (27/10/2023).
Hasto menjelaskan bahwa Megawati memohon petunjuk kepada Tuhan sebelum menentukan calon presiden dan calon wakil presiden yang akan didukung oleh PDIP. Ia mengungkapkan bahwa Presiden ke-5 RI ini mengikuti jejak ayahnya, Presiden Soekarno.
Hasto mengatakan bahwa Megawati ingin memilih pasangan capres-cawapres yang benar-benar dibutuhkan oleh masyarakat, bukan hanya untuk kepentingan kelompok atau golongan tertentu. Oleh karena itu, Megawati mencari petunjuk dari Tuhan.
Baca Juga: Keyakinan Megawati, Ganjar Pranowo Bisa Jadi Presiden ke-8: Saya Haqul Yakin
Megawati menekankan kepada Hasto bahwa keputusannya bukan semata-mata untuk kepentingan PDIP, dirinya sendiri, atau keluarganya. Melainkan, ia ingin menjawab harapan seluruh rakyat Indonesia untuk memiliki pemimpin yang berpengalaman, jujur, visioner, dan tetap merakyat.
"Beliau (Megawati) mengatakan kepada saya, bahwa ini bukan kepentingan PDIP, bukan kepentingan saya, bukan kepentingan keluarga. Maka saya menjawab, tapi tentang seluruh harapan rakyat Indonesia terhadap sosok pemimpin yang punya pengalaman lengkap, yang jujur, visioner, tapi tetap membumi," sambungnya.
Lihat Juga :