Profil Daan Jahja, Jenderal TNI yang Memimpin Pemuda Culik Moh Hatta ke Rengasdengklok

Sabtu, 28 Oktober 2023 - 05:02 WIB
loading...
Profil Daan Jahja, Jenderal...
Brigjen TNI (Purn) Daan Jahja merupakan salah satu tokoh yang memainkan peranan penting dalam peristiwa Rengasdengklok. Foto/istimewa
A A A
JAKARTA - Brigjen TNI (Purn) Daan Jahja merupakan salah satu tokoh yang memainkan peranan penting dalam peristiwa Rengasdengklok. Bersama pemuda lainnya, mantan Gubernur (Militer) Jakarta Raya ini bahu membahu mewujudkan cita-cita rakyat Indonesia bebas dari penjajahan.

Lahir di Padang Panjang, Sumatra Barat pada 5 Januari 1925, Daan Jahja merupakan putra dari pasangan Jahja Datoek Kajo dan Sjahrizan Jahja, asal Kotogadang, Agam, Sumatra Barat. Pada masa Revolusi Kemerdekaan Indonesia, Daan Jahja bergabung dengan kelompok Prapatan 10 yang merupakan pengikut Sutan Sjahrir dan bermarkas di Jalan Prapatan 10, Jakarta.

Saat peristiwa Rengasdengklok, Daan Jahja membawa Mohammad Hatta ke Rengasdengklok, Karawang, Jawa Barat. Sedangkan kelompok Menteng 31 pimpinan Chaerul Saleh membawa Soekarno. Kedua kelompok ini menuntut agar Soekarno-Hatta segera memproklamirkan kemerdekaan Indonesia.

Desakan itu dilakukan para pemuda menyusul kekalahan Jepang dari Sekutu pada Perang Dunia (PD) II. Namun Soekarno-Moh. Hatta menginginkan agar proklamasi dilakukan melalui Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI). Sementara golongan pemuda menginginkan proklamasi dilakukan secepatnya tanpa melalui PPKI yang dianggap sebagai badan buatan Jepang.

Baca juga: Menengok Rumah Bersejarah Peristiwa Penculikan Rengasdengklok

Selain itu juga agar Soekarno dan Moh. Hatta tidak terpengaruh oleh Jepang. Para pemuda khawatir apabila kemerdekaan yang merupakan hasil perjuangan bangsa Indonesia menjadi seolah-olah pemberian dari Jepang.

Karena tidak mau memanfaatkan momentum tersebut, akhirnya pada Kamis, 16 Agustus 1945 sekitar pukul 03.00 WIB para pemuda menculik kedua tokoh nasional dan membawanya ke Rengasdengklok.

Baca juga: Latar Belakang Terjadinya Peristiwa Rengasdengklok

Tidak hanya itu, Daan Jahja juga terlibat aktif pada saat rapat raksasa di Lapangan Ikada, Jakarta. Bersama Subianto yang merupakan paman dari Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto, Daan Jahja melaporkan situasi di Lapangan Ikada ke Kantor Kominte Nasional Indonesia Pusat (KNIP).

Sebab sebelum Subuh, seluruh rakyat Indonesia dari berbagai daerah sudah berkumpul di Lapangan Ikada untuk mendengarkan pidato Presiden Soekarno di Rapat Raksasa Lapangan Ikada sekarang bernama Monumen Nasional (Monas). Di sisi lain, tentara Jepang mengerahkan panser dan tank untuk berjaga-jaga.

Untuk menghindari kericuhan antara rakyat Indonesia dan tentara Jepang. Proklamasi akhirnya kumandangkan di rumah Soekarno yang berada di Jalan Pegangsaan Timur Nomor 56, Jakarta. Pada 16 Agustus tengah malam rombongan tersebut sampai di Jakarta. Keesokan harinya, tepatnya 17 Agustus 1945 Proklamasi dikumandangkan oleh Presiden Soekarno-Moh. Hatta.

Daan Jahja wafat pada 20 Juni 1985 tepat saat Hari Raya Idul Fitri 1405H sepulang dari Masjid Sunda Kelapa, Jakarta setelah melaksanakan Salat Id.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
5 Jenderal dengan Karier...
5 Jenderal dengan Karier Paling Moncer hingga Menjadi Panglima TNI
Jabat Wakil Kepala BGN,...
Jabat Wakil Kepala BGN, Mayjen Trenggono Ajukan Pensiun Dini dari TNI
Profil Mayjen TNI Trenggono,...
Profil Mayjen TNI Trenggono, Jenderal Jebolan Akmil 1993 yang Kini Jabat Wakil Kepala BGN
Pemakaman Militer Ryamizard...
Pemakaman Militer Ryamizard Ryacudu Berlangsung Khidmat, Sjafrie Jadi Inspektur Upacara
Ryamizard Ryacudu di...
Ryamizard Ryacudu di Mata Agum Gumelar: Biar Wajahnya Garang, tapi Humanis
Ketum Rekat Indonesia:...
Ketum Rekat Indonesia: Ryamizard Ryacudu Sosok Pemersatu Bangsa dan Penjaga NKRI
Profil Pangkopassus...
Profil Pangkopassus Letjen TNI Djon Afriandi, Jenderal Kopassus Peraih Adhi Makayasa
3 Pangdam Lulusan Akmil...
3 Pangdam Lulusan Akmil 1992 Teman Satu Angkatan Irjenad Letjen TNI Erwin Djatniko
7 Brigjen TNI Digeser...
7 Brigjen TNI Digeser ke Daerah usai Mutasi Februari 2026, Salah Satunya Wadan Seskoad
Rekomendasi
Ini Penampakan Taufik...
Ini Penampakan Taufik Hidayat usai Ditangkap Polisi, Tangan Diborgol Tali Ties
Peserta Jumtek PMR-Relawan...
Peserta Jumtek PMR-Relawan Antusias Adu Tangkas Tandu Darurat hingga Belajar Bahasa Isyarat
Head-to-Head Inggris...
Head-to-Head Inggris vs Ghana: The Three Lions Tak Pernah Kalah dari Afrika
Berita Terkini
Asfinawati: Ujaran Kebencian...
Asfinawati: Ujaran Kebencian dalam HAM Menyangkut Ras hingga Agama Bukan Orang per Orang
UBK Keluarkan 9 Poin...
UBK Keluarkan 9 Poin Pernyataan usai Ketua BEM FH Abdimaludin Terima Uang Rp20 Juta
Haul Akbar Ploso, Gus...
Haul Akbar Ploso, Gus Muhaimin: Jangan Hanya Menonton, Santri Harus Jadi Solusi Bangsa
Tiyo UGM Dilaporkan...
Tiyo UGM Dilaporkan ke Polisi, Ray Rangkuti: Harusnya Orang Jahat yang Dihukum Bukan yang Berpikir
Berkas Perkara Roy Suryo...
Berkas Perkara Roy Suryo dan Dokter Tifa Dilimpahkan ke PN Jakarta Timur
Berkas Perkara 3 Pejabat...
Berkas Perkara 3 Pejabat Bea Cukai Dilimpahkan ke Pengadilan, Segera Disidang
Infografis
Profil Nanik S Deyang,...
Profil Nanik S Deyang, Kepala BGN Pengganti Dadan Hindayana
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved