Dapat Tambahan Kuota Haji 20.000 Jemaah, Menag: Harus Disiapkan Lebih Baik
Sabtu, 21 Oktober 2023 - 13:33 WIB
loading...
Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas bersyukur atas adanya tambahan kuota haji. Foto/SINDOnews
A
A
A
SURABAYA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mendapat tambahan kuota haji 1445 H/2024 M sebanyak 20.000 jemaah. Tambahan kuota diberikan sebagai hasil pertemuan antara Presiden Jokowi dengan Putra Mahkota yang juga Perdana Menteri (PM) Kerajaan Arab Saudi Mohammed bin Salman Al-Saud.
Terkait hal tersebut, Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas bersyukur atas adanya tambahan kuota haji. Menurutnya, info tambahan kuota adalah kabar yang menggembirakan sekaligus menjadi tantangan.
"Kita bersyukur Presiden menyampaikan secara khusus, Indonesia mendapat tambahan kuota dari Pangeran Muhammed bin Salman, minimal 20.000. Ini kebahagiaan sekaligus tantangan," ujar Yaqut seusai melepas jalan santi peringatan Hari Santri 2023 di depan Gedung Negara Grahadi Surabaya, Sabtu (21/10/2023).
Baca juga: Jokowi Sebut Indonesia Dapat 20.000 Kuota Haji Tambahan untuk 2024
Tambahan kuota ini, kata Menag, akan berdampak pada menurunnya antrean. Ini kabar gembira. Namun, tambahan kuota juga menjadi tantangan karena harus disiapkan lebih baik lagi. "Ini harus disiapkan lebih baik lagi. Tidak mudah menyiapkan keberangkatan 241.000 jemaah, kalau ada tambahan 20.000. Saudi juga mengubah beberapa regulasi yang harus disiapkan karena berbeda dengan sebelumnya," lanjutnya.
Gus Men, sapaan akrab Menag, mengaku pihaknya telah menggelar rapat virtual dengan jajaran Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah. Mereka diminta untuk segera menyiapkan langkah seiring adanya penambahan kuota haji agar bisa didistribusikan secara berkeadilan. "Nantinya tetap ada prioritas lansia. Jumlahnya saat ini kurang lebih ada 600.000 jemaah lansia. Saya ingin ini supaya mereka juga bisa menjadi prioritas," katanya.
Baca juga: Persiapan Haji 2024, Kemenag Gelar Sertifikasi Pembimbing Manasik bagi ASN
Terkait hal tersebut, Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas bersyukur atas adanya tambahan kuota haji. Menurutnya, info tambahan kuota adalah kabar yang menggembirakan sekaligus menjadi tantangan.
"Kita bersyukur Presiden menyampaikan secara khusus, Indonesia mendapat tambahan kuota dari Pangeran Muhammed bin Salman, minimal 20.000. Ini kebahagiaan sekaligus tantangan," ujar Yaqut seusai melepas jalan santi peringatan Hari Santri 2023 di depan Gedung Negara Grahadi Surabaya, Sabtu (21/10/2023).
Baca juga: Jokowi Sebut Indonesia Dapat 20.000 Kuota Haji Tambahan untuk 2024
Tambahan kuota ini, kata Menag, akan berdampak pada menurunnya antrean. Ini kabar gembira. Namun, tambahan kuota juga menjadi tantangan karena harus disiapkan lebih baik lagi. "Ini harus disiapkan lebih baik lagi. Tidak mudah menyiapkan keberangkatan 241.000 jemaah, kalau ada tambahan 20.000. Saudi juga mengubah beberapa regulasi yang harus disiapkan karena berbeda dengan sebelumnya," lanjutnya.
Gus Men, sapaan akrab Menag, mengaku pihaknya telah menggelar rapat virtual dengan jajaran Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah. Mereka diminta untuk segera menyiapkan langkah seiring adanya penambahan kuota haji agar bisa didistribusikan secara berkeadilan. "Nantinya tetap ada prioritas lansia. Jumlahnya saat ini kurang lebih ada 600.000 jemaah lansia. Saya ingin ini supaya mereka juga bisa menjadi prioritas," katanya.
Baca juga: Persiapan Haji 2024, Kemenag Gelar Sertifikasi Pembimbing Manasik bagi ASN
Lihat Juga :