Bentuk Satgas, PPATK Akan Pelototi Dana Kampanye Pemilu 2024

Jum'at, 20 Oktober 2023 - 15:55 WIB
loading...
Bentuk Satgas, PPATK...
Kepala Biro Humas Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) M Natsir Kongah. Foto/YouTube PPATK
A A A
JAKARTA - Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan ( PPATK ) akan mengawasi aliran dana kampanye pada Pemilu 2024. Pengawasan tersebut untuk mendapatkan wakil rakyat atau pemimpin Indonesia yang berintegritas.

"Kami PPATK akan terlibat dalam Pemilu 2024, dalam hal ini membantu pengawasan dana kampanye," kata Kepala Biro Humas PPATK M Natsir Kongah melalui channel YouTube PPATK, Jumat (20/10/2023).

Dia menjelaskan, cara pengawasan dana kampanye akan dilakukan melalui pendekatan follow the money. Kemudian PPATK membantu dalam penelusuran aset hasil kejahatan terutama pada saat proses penyidikan penuntutan hingga pemeriksaan terdakwa di persidangan.

Baca juga: Masyarakat Antikorupsi: Aturan Laporan Dana Kampanye Dihapus, Akuntabilitas Pemilu Hancur

Saat ini, PPATK telah membentuk Satgas Pemilu. Satgas ini melibatkan pihak-pihak terkait seperti Polri, KPU, Bawaslu, dan lainnya. Satgas ini akan terlibat secara aktif mengawasi aliran dana kampanye pada Pemilu 2024.

"PPATK serta instansi terkait dan juga masyarakat Indonesia ayo kita bersama-sama mencegah adanya aliran dana ilegal yang dapat mengganggu proses demokrasi itu berjalan secara optimal," tegas dia.

Lebih lanjut dia mengatakan, kejahatan pada kampanye tidak hanya soal dana. Tetapi juga banyak model kejahatan lainnya. Beberapa kejahatan yang mungkin dapat terjadi pada pemilu nanti antara lain adanya politik uang. Yaitu memberikan atau menerima uang atau barang lainnya sebagai imbalan atas dukungan atau suara dalam pemilu.

"Kemudian manipulasi data pemilih yaitu melakukan perubahan penambahan pengurangan atau penghapusan data pemilih tanpa dasar hukum yang sah. Juga banyak bentuk kejahatan lainnya," pungkasnya.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PPATK Minta Tambahan...
PPATK Minta Tambahan Anggaran Rp516,4 M untuk Perkuat Pemberantasan TPPU
KPK Ungkap Anak Buah...
KPK Ungkap Anak Buah Silmy Karim Diduga Beli Rumah Pakai Emas
Dukung Penguatan PPATK,...
Dukung Penguatan PPATK, Sahroni: Perannya Besar dalam Pemberantasan Korupsi!
Prabowo Gelar Pertemuan...
Prabowo Gelar Pertemuan dengan Ketua PPATK dan Mensesneg di Hambalang, Bahas Apa?
Narkoba adalah ‘Bapak’...
Narkoba adalah ‘Bapak’ TPPU di Seluruh Dunia, Sebuah Sejarah yang Terabaikan
PPATK dan APH Diminta...
PPATK dan APH Diminta Audit Aliran Dana Asing yang Diduga Biayai Narasi Antinegara
Bareskrim Polri Gandeng...
Bareskrim Polri Gandeng PPATK Selidiki Bos Markas Judi Online di Hayam Wuruk
Dosen UIN Sunan Ampel:...
Dosen UIN Sunan Ampel: Dana Asing Tak Dilarang tapi Negara Wajib Mengawasi
Minta Pemprov Jabar...
Minta Pemprov Jabar Tutup Judol, Kemenko Polkam: Ada 2,6 Juta Pemain
Rekomendasi
Ikut Audisi Miss Indonesia...
Ikut Audisi Miss Indonesia 2026, Wakil dari Sumut Ini Ingin Menginspirasi Perempuan Indonesia
Said Iqbal Blak-blakan...
Said Iqbal Blak-blakan 2.500 Buruh Pabrik Terancam PHK
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
Berita Terkini
Polri Ungkap Peran Ganda...
Polri Ungkap Peran Ganda Frans Antoni di Jaringan Narkoba Fredy Pratama
Malam Ini Roy Suryo...
Malam Ini Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya, Besok Dilimpahkan ke Jaksa
Buronan Kasus Penipuan...
Buronan Kasus Penipuan Bisnis Batu Bara Rp7 Miliar Ditangkap di Bandara Soetta
Polri: Frans Antoni...
Polri: Frans Antoni Diduga Otak Cuci Uang Hasil Narkoba Fredy Pratama
Belajar dari Iran: Tiga...
Belajar dari Iran: Tiga Pelajaran Strategis bagi Indonesia
Paradoks Tata Kelola...
Paradoks Tata Kelola Batu Bara di Indonesia
Infografis
Prabowo akan Luncurkan...
Prabowo akan Luncurkan BLT untuk Guru Honorer pada 2 Mei
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved