ABK di Kapal China Kembali Dibuang, PKS: Pemerintah Gagal Lindungi Rakyatnya
Rabu, 05 Agustus 2020 - 00:58 WIB
loading...
A
A
A
"Korban ABK WNI terus berjatuhan karena kekejaman kapal Cina yang sudah masuk kategori perbudakan manusia, kenapa Kemlu hanya standar saja penyelesainnya? Kenapa tidak ada izin keluarga jenazah di buang ke laut? Ini sangat mengusik kedaulatan Indonesia," tegas Riyono. (Baca juga: Perbudakan di Laut Terus Berlanjut, Pemerintah Dinilai Gagal Lindungi ABK)
Riyono menyebut, Presiden Jokowi gagal melindungi warganya. Sudah waktunya pemerintah memanggil Dubes Cina kembali dan pastikan usut tuntas kelima kasus ini. "Kasus 1 saja baru saja dilaporkan ke PBB, sekarang muncul kasus serupa, ini namanya China menyepelekan Indonesia," tambah Riyono
Dia menambahkan, PKS mengusulkan kepada Jokowi untuk segera meratifikasi segera Konvensi ILO 188 Tahun 2007 tentang penempatan ABK di luar negeri. Presiden harus segera menyatukan semua regulasi soal ABK yang masih tumpang tindih di Kemenaker, Perhubungan dan Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI).
Riyono menyebut, Presiden Jokowi gagal melindungi warganya. Sudah waktunya pemerintah memanggil Dubes Cina kembali dan pastikan usut tuntas kelima kasus ini. "Kasus 1 saja baru saja dilaporkan ke PBB, sekarang muncul kasus serupa, ini namanya China menyepelekan Indonesia," tambah Riyono
Dia menambahkan, PKS mengusulkan kepada Jokowi untuk segera meratifikasi segera Konvensi ILO 188 Tahun 2007 tentang penempatan ABK di luar negeri. Presiden harus segera menyatukan semua regulasi soal ABK yang masih tumpang tindih di Kemenaker, Perhubungan dan Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI).
(cip)
Lihat Juga :