Cak Imin Minta Lemhannas Tak Berpihak di Pilpres 2024 Usai Andi Widjajanto Gabung TPN, Ini Kata Partai Perindo
Jum'at, 13 Oktober 2023 - 15:47 WIB
loading...
Ketua DPP Partai Perindo, Yusuf Lakaseng angkat bicara terkait pernyataan Ketum PKB sekaligus Bacawapres dari Koalisi Perubahan, Muhaimin Iskandar yang meminta agar Lemhannas tidak berpihak saat Pilpres 2024. Foto/MPI
A
A
A
JAKARTA - Ketua DPP Partai Perindo Bidang Politik, Yusuf Lakaseng angkat bicara terkait pernyataan Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) sekaligus Bacawapres dari Koalisi Perubahan, Muhaimin Iskandar yang meminta agar Lemhannas tidak berpihak saat kontestasi Pilpres 2024.
Hal itu mengingat Gubernur Lemhannas Andi Widjajanto telah bergabung ke Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar Pranowo.
Baca juga: Jokowi Izinkan Gubernur Lemhannas Andi Widjajanto Gabung TPN Ganjar
Menurut Yusuf, Lemhanas dipastikan akan netral dan tidak akan ikut politik praktis pada gelaran Pilpres 2024 mendatang.
"Lembaganya pastilah netral karena itu lembaga negara tidak boleh berpolitik praktis dalam kontestasi," ujar Yusuf kepada wartawan, Jumat (13/10/2023).
Di samping itu, Yusuf juga mengingatkan agar sejumlah menteri yang juga menjabat sebagai ketua umum di partai politik untuk tetap menjaga independensi terhadap lembaga negara yang dipimpinnya.
Pasalnya, beberapa di antara tokoh politik yang menjabat sebagai menteri tersebut bakal berkontestasi pada Pilpres 2024 mendatang.
Hal itu mengingat Gubernur Lemhannas Andi Widjajanto telah bergabung ke Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar Pranowo.
Baca juga: Jokowi Izinkan Gubernur Lemhannas Andi Widjajanto Gabung TPN Ganjar
Menurut Yusuf, Lemhanas dipastikan akan netral dan tidak akan ikut politik praktis pada gelaran Pilpres 2024 mendatang.
"Lembaganya pastilah netral karena itu lembaga negara tidak boleh berpolitik praktis dalam kontestasi," ujar Yusuf kepada wartawan, Jumat (13/10/2023).
Di samping itu, Yusuf juga mengingatkan agar sejumlah menteri yang juga menjabat sebagai ketua umum di partai politik untuk tetap menjaga independensi terhadap lembaga negara yang dipimpinnya.
Pasalnya, beberapa di antara tokoh politik yang menjabat sebagai menteri tersebut bakal berkontestasi pada Pilpres 2024 mendatang.
Lihat Juga :