Dampak Perang Palestina-Israel, Lemhannas Waspadai Aksi Teror Baru

Kamis, 12 Oktober 2023 - 08:50 WIB
loading...
Dampak Perang Palestina-Israel,...
Perang antara kelompok Hamas Palestina dan pasukan Israel semakin memanas. Tentara Israel melanjutkan serangan udaranya di Jalur Gaza. Foto/REUTERS
A A A
JAKARTA - Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) mewaspadai aksi teror baru yang mungkin muncul akibat dampak dari perang negara Palestina dengan Israel . Hal ini dikatakan oleh Gubernur Lemhannas, Andi Widjajanto.

Andi menjelaskan, hal tersebut dikaji oleh Lemhannas dan telah diserahkan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Kami juga melihat apakah nanti apa yang terjadi antara Israel antara Israel dengan Hamas ini memancing kemunculan aksi-aksi teror baru," kata Andi kepada wartawan, Rabu (11/10/2023).

"Terutama untuk kepentingan-kepentingan negara-negara yang secara eksplisit dalam satu minggu ini lebih mendukung operasinya Israel misalnya memperjuangkan hak-hak rakyat Palestina. Itu yang sudah kami siapkan. Kami sudah menyerahkan laporan awalnya hari Senin," sambungnya.

Baca juga: Memanas, Israel Bombardir Jalur Gaza Balas Serangan Roket

Lemhannas kata Andi, akan mendalami laporan awal tersebut dalam forum group discussion (FGD) pada Senin (16/10/2023).

"Itu yang sudah kami siapkan. Kami sudah menyerahkan laporan awalnya hari Senin. Lalu akan dilanjutkan kajian lebih dalam Senin depan," ucapnya.

Sebagai informasi, Lemhannas telah menyerahkan kajian cepat kepada Presiden Jokowi soal serangan kelompok militan Palestina ke Israel.

"Kami sudah menyerahkan kajian cepat kami pada hari Senin (9/10/2023) siang kepada Pak Jokowi, dan itu diminta hari Minggu (8/10). Kami serahkan hari Senin siang, akan diperdalam Senin (16/10/2023) lagi," kata Andi.

Kajian tersebut, kata Andi, berisi tentang beberapa pengaruh eskalasi serangan kelompok militan Palestina Hamas kepada Israel. Pertama, ialah soal pengaruh terhadap proses normalisasi hubungan antara Israel dengan negara-negara Arab melalui Abraham Accord yang mestinya terjadi tahun ini.

"Ada beberapa deadline yang kemudian lewat karena ada eskalasi kekerasan. Ada deadline di bulan Ramadhan tahun ini lewat, karena terjadi eskalasi kekerasan antara Israel dengan Palestina yang terjadi secara signifikan," jelasnya.

"Ada deadline lagi pada November tahun ini yang akan menjadi semakin berat karena ada perang antara Israel dan Hamas," tambahnya.

Kedua, kata Andi, pihaknya juga memetakan risiko-risiko politik Indonesia setelah eskalasi kekerasan terjadi.

"Kami memperhatikan Solidaritas Aksi untuk Palestina yang mungkin muncul. Di situ tidak terlalu masalah karena sikap politik luar negeri Indonesia tegas. Kita selalu memperjuangkan yang pertama adalah kemerdekaan Palestina," katanya.

"Ketiga, Lemhannas juga melihat apakah pascaserangan Hamas memancing kemunculan aksi-aksi teror baru," tutupnya.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Prabowo Terima Telepon...
Prabowo Terima Telepon Mahmoud Abbas, Tegaskan Indonesia Berdiri Bersama Palestina
Tutup P3N 27, Gubernur...
Tutup P3N 27, Gubernur Lemhannas Tegaskan Pemimpin Nasional Harus Berintegritas, Adaptif, dan Visioner
Kemenhaj Serahkan Paket...
Kemenhaj Serahkan Paket Daging Dam Jemaah Haji Indonesia untuk Rakyat Palestina
Prabowo Terima Menlu...
Prabowo Terima Menlu Turki di Hambalang, Bahas Palestina hingga Timur Tengah
6 WNI Relawan Global...
6 WNI Relawan Global Sumud Land Convoy yang Terhenti di Libya Dipulangkan Kemlu
Macron Puji Prabowo...
Macron Puji Prabowo Punya Sikap Tegas dan Berani Dukung Kemerdekaan Palestina
Israel Marah setelah...
Israel Marah setelah Presiden Belarusia Samakan Pembantaian Gaza dengan Holocaust Nazi
Presiden Mahmoud Abbas:...
Presiden Mahmoud Abbas: Pilpres Palestina Digelar Awal 2027
Presiden Asosiasi Sepak...
Presiden Asosiasi Sepak Bola Palestina Kecam AS Tunda Visa untuk Acara Piala Dunia
Rekomendasi
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
BEI Tegaskan MSCI Belum...
BEI Tegaskan MSCI Belum Putuskan Status Pasar Saham RI
Berita Terkini
Mantan Wakapolri: Polisi...
Mantan Wakapolri: Polisi yang Bawa Dokter Tifa ke RS Polri Pernah Dampingi Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis Temui Jokowi
PPM sebagai Solusi Ketahanan...
PPM sebagai Solusi Ketahanan Nasional di Bawah Naungan Bacadnas
Di Hadapan Pimpinan...
Di Hadapan Pimpinan DPR, Mahasiswa Minta Pemerintah Tak Mainkan Isu Perut Rakyat
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat Inap Atas Rekomendasi Dokter
UU Polri Baru Akomodasi...
UU Polri Baru Akomodasi Penyetaraan Hak dan Humanis Tangani Unjuk Rasa
Di Hadapan Mahasiswa,...
Di Hadapan Mahasiswa, Dasco Telepon Nanik dan Bahlil
Infografis
Akankah Pengakuan Negara...
Akankah Pengakuan Negara Palestina Hentikan Perang Gaza?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved