Survei Poltracking: Elektabilitas Erick Thohir sebagai Cawapres Tertinggi di Jatim
Kamis, 12 Oktober 2023 - 00:20 WIB
loading...
Elektabilitas Erick Thohir sebagai cawapres unggul di Jawa Timur berdasarkan hasil survei terbaru Poltracking Indonesia. FOTO/DOK.MPI
A
A
A
JAKARTA - Elektabilitas Erick Thohir sebagai calon wakil presiden (cawapres) unggul di Jawa Timur berdasarkan hasil survei terbaru Poltracking Indonesia. Menteri BUMN itu mengalahkan sejumlah nama tokoh lain yang identik dengan Jawa Timur.
Berdasarkan hasil survei Poltracking Indonesia, sebanyak 19,8% responden di Jawa Timur memilih Erick Thohir sebagai sosok yang paling sesuai untuk menjadi cawapres. Erick unggul dibandingkan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD 15,2%; Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar 14,7%; dan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa 13,7%. Survei ini mencakup simulasi atas 11 nama cawapres yang potensial.
Selain itu, Erick Thohir mampu menyalip figur lain dengan selisih elektoral 4,6% dari Mahfud MD, melebihi Margin of Error survei yang mencapai 3,1%.
Direktur Riset Poltracking Indonesia, Arya Budi mengatakan, perbedaan elektoral antara Mahfud MD, Muhaimin Iskandar, dan Khofifah Indar Parawansa berada di bawah margin of error, kecuali Erick Thohir. Bahkan dalam simulasi dengan 10 nama, Erick tetap menjadi pilihan teratas warga Jawa Timur.
Dalam simulasi ini, tidak termasuk nama Gibran Rakabuming Raka, yang belum memenuhi syarat usia untuk menjadi cawapres. Namun, jika Mahkamah Konstitusi (MK) mengubah aturan tersebut, Gibran masih memiliki peluang.
"Dalam simulasi 10 nama, Erick memperoleh dukungan sebanyak 21,4% dari responden, diikuti oleh Mahfud MD (15,7%), Muhaimin Iskandar (14,8%), dan Khofifah Indar Parawansa (14,3%)," kata Arya dalam siaran persnya, Rabu (11/10/2023).
Berdasarkan hasil survei Poltracking Indonesia, sebanyak 19,8% responden di Jawa Timur memilih Erick Thohir sebagai sosok yang paling sesuai untuk menjadi cawapres. Erick unggul dibandingkan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD 15,2%; Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar 14,7%; dan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa 13,7%. Survei ini mencakup simulasi atas 11 nama cawapres yang potensial.
Selain itu, Erick Thohir mampu menyalip figur lain dengan selisih elektoral 4,6% dari Mahfud MD, melebihi Margin of Error survei yang mencapai 3,1%.
Direktur Riset Poltracking Indonesia, Arya Budi mengatakan, perbedaan elektoral antara Mahfud MD, Muhaimin Iskandar, dan Khofifah Indar Parawansa berada di bawah margin of error, kecuali Erick Thohir. Bahkan dalam simulasi dengan 10 nama, Erick tetap menjadi pilihan teratas warga Jawa Timur.
Dalam simulasi ini, tidak termasuk nama Gibran Rakabuming Raka, yang belum memenuhi syarat usia untuk menjadi cawapres. Namun, jika Mahkamah Konstitusi (MK) mengubah aturan tersebut, Gibran masih memiliki peluang.
"Dalam simulasi 10 nama, Erick memperoleh dukungan sebanyak 21,4% dari responden, diikuti oleh Mahfud MD (15,7%), Muhaimin Iskandar (14,8%), dan Khofifah Indar Parawansa (14,3%)," kata Arya dalam siaran persnya, Rabu (11/10/2023).
Lihat Juga :