Lukas Enembe Dirawat di RSPAD, Tak Bisa Hadiri Sidang Pembacaan Vonis Besok
Minggu, 08 Oktober 2023 - 18:30 WIB
loading...
Mantan Gubernur Papua Lukas Enembe menjalani perawatan di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto karena kondisinya lemas, Minggu (8/10/2023). FOTO/DOK.Kuasa Hukum Lukas Enembe, Petrus Bala Pattyona
A
A
A
JAKARTA - Terdakwa tindak pidana korupsi, Lukas Enembe dipastikan tidak bisa menghadiri sidang pembacaan vonis di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Senin (9/10/2023) besok. Mantan Gubernur Papua itu harus menjalani perawatan di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto karena kondisinya lemas.
"Saya datang mengunjungi Pak Lukas di lantai 3 Unit Stroke RSPAD bersama rekan satu tim, Antonius Eko Nugroho dan melihat langsung Pak Lukas sedang diinfus, dan dipasangi alat monitor detak jantung, dan Pak Lukas dalam keadaan lemas," kata kuasa hukum Lukas Enembe, Petrus Bala Pattyona dalam keterangannya, Minggu (8/10/2023).
Petrus menyebut Lukas kerap muntah-muntah selama menjalani perawatan sejak Jumat lalu. Lukas, kata Petrus, juga kerap mengeluh sakit pada bagian kepalanya. "Menurut keluarga, sehari bisa tiga kali muntah," katanya.
Petrus menjelaskan, pusing pada bagian kepala merupakan dampak dari jatuhnya Lukas di toilet pada Jumat (6/10/2023) pagi lalu. Dalam hasil observasi, Lukas disebutnya mengalami pendarahan di rongga otak.
"Saya datang mengunjungi Pak Lukas di lantai 3 Unit Stroke RSPAD bersama rekan satu tim, Antonius Eko Nugroho dan melihat langsung Pak Lukas sedang diinfus, dan dipasangi alat monitor detak jantung, dan Pak Lukas dalam keadaan lemas," kata kuasa hukum Lukas Enembe, Petrus Bala Pattyona dalam keterangannya, Minggu (8/10/2023).
Petrus menyebut Lukas kerap muntah-muntah selama menjalani perawatan sejak Jumat lalu. Lukas, kata Petrus, juga kerap mengeluh sakit pada bagian kepalanya. "Menurut keluarga, sehari bisa tiga kali muntah," katanya.
Petrus menjelaskan, pusing pada bagian kepala merupakan dampak dari jatuhnya Lukas di toilet pada Jumat (6/10/2023) pagi lalu. Dalam hasil observasi, Lukas disebutnya mengalami pendarahan di rongga otak.
Lihat Juga :