Pengamanan KTT AIS Forum 2023, Polri Kedepankan Sikap Humanis
Minggu, 08 Oktober 2023 - 13:48 WIB
loading...
asatgas Tindak Operasi Tribrata Agung 2023 Brigjen Pol Waris Agono. Foto/Riana Rizkia
A
A
A
JAKARTA - Polri menggelar Operasi Tribrata Agung 2023. Hal ini guna mengamankan penyelenggaraan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Archipelagic and Island State (AIS) Forum 2023 di Bali, dari 10 hingga 11 Oktober 2023.
Dalam operasi ini, Polri membagi beberapa Satgas salah satunya Satgas Tindak. Kasatgas Tindak Operasi Tribrata Agung 2023 Brigjen Pol Waris Agono mengatakan, Satgas Tindak sudah melakukan persiapan pengamanan seminggu sebelum penyelenggaraan KTT AIS Forum 2023.
"Kami sudah melakukan persiapan pengamanan ini dari jauh hari, bahkan kami sudah satu minggu lalu sudah melakukan pergeseran sarana prasarana kesini untuk melakukan persiapan," kata Waris di Command Center 91, Nusa Dua, Bali, dikutip Minggu (8/10/2023).
Baca juga: 51 Negara Dijadwalkan Hadiri KTT AIS Forum 2023 di Bali
Waris menjelaskan, Satgas Tindak ini nantinya akan bertugas mengantisipasi, menangani dan menindak apabila terjadi peristiwa yang bersifat kontinjensi selama pergelaran KTT AIS Forum 2023.
"Seperti konflik sosial, terorisme, atau kejahatan yang menggunakan senpi, bahan peledak, bom dan drone yang tidak terdaftar dalam forum antidrone yang sudah disepakati," ucapnya.
Dalam operasi ini, Polri membagi beberapa Satgas salah satunya Satgas Tindak. Kasatgas Tindak Operasi Tribrata Agung 2023 Brigjen Pol Waris Agono mengatakan, Satgas Tindak sudah melakukan persiapan pengamanan seminggu sebelum penyelenggaraan KTT AIS Forum 2023.
"Kami sudah melakukan persiapan pengamanan ini dari jauh hari, bahkan kami sudah satu minggu lalu sudah melakukan pergeseran sarana prasarana kesini untuk melakukan persiapan," kata Waris di Command Center 91, Nusa Dua, Bali, dikutip Minggu (8/10/2023).
Baca juga: 51 Negara Dijadwalkan Hadiri KTT AIS Forum 2023 di Bali
Waris menjelaskan, Satgas Tindak ini nantinya akan bertugas mengantisipasi, menangani dan menindak apabila terjadi peristiwa yang bersifat kontinjensi selama pergelaran KTT AIS Forum 2023.
"Seperti konflik sosial, terorisme, atau kejahatan yang menggunakan senpi, bahan peledak, bom dan drone yang tidak terdaftar dalam forum antidrone yang sudah disepakati," ucapnya.
Lihat Juga :