Mentan SYL Hilang Kontak, Nawawi Pomolango: Positive Thinking Aja Mungkin Tersesat
Rabu, 04 Oktober 2023 - 09:21 WIB
loading...
A
A
A
"Yang pasti, proses penyidikan perkara akan terus dilakukan satgas sidik," katanya.
Sebelumnya, keberadaan Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) tidak diketahui pascakunjungan kerja ke beberapa negara di Eropa. Sempat dikabarkan bertolak ke Jakarta pada Minggu 1 Oktober 2023 lalu, namun hingga saat ini keberadaan Mentan SYL tidak ada yang mengetahui bahkan Wakilnya, Harvick Hasnul Qolbi.
"Jadi sampai hari ini kita terus mencari keberadaan Pak Menteri karena memang sampai detik ini kita belum ada kabar mengenai keberadaan Pak Menteri SYL," ujar Wamentan Harvick di Istana Negara, Jakarta, Selasa (3/10/2023).
Harvick menjelaskan saat kunjungan kerja Mentan SYL ke Eropa memang didamping oleh beberapa pejabat Eselon I Kementerian Pertanian. Seperti Dirjen Hortikultura Prihasto Setyanto, dan Dirjen Prasarana dan Saran Pertanian (PSP) Ali Jamil.
Tapi menurutnya rombongan Kementan itu tidak berada dalam rute perjalanan yang sama saat bertolak ke Jakarta. Hal itu dikatakan Harvick disebabkan oleh keterbatasan okupansi pesawat, sehingga rombongan Kementan harus beda maskapai.
"Kembali ke Tanah Airnya ini memang masing-masing karena mungkin tiket juga terbatas. Akhirnya terpisah," kata Harvick.
Sebelumnya, keberadaan Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) tidak diketahui pascakunjungan kerja ke beberapa negara di Eropa. Sempat dikabarkan bertolak ke Jakarta pada Minggu 1 Oktober 2023 lalu, namun hingga saat ini keberadaan Mentan SYL tidak ada yang mengetahui bahkan Wakilnya, Harvick Hasnul Qolbi.
"Jadi sampai hari ini kita terus mencari keberadaan Pak Menteri karena memang sampai detik ini kita belum ada kabar mengenai keberadaan Pak Menteri SYL," ujar Wamentan Harvick di Istana Negara, Jakarta, Selasa (3/10/2023).
Harvick menjelaskan saat kunjungan kerja Mentan SYL ke Eropa memang didamping oleh beberapa pejabat Eselon I Kementerian Pertanian. Seperti Dirjen Hortikultura Prihasto Setyanto, dan Dirjen Prasarana dan Saran Pertanian (PSP) Ali Jamil.
Tapi menurutnya rombongan Kementan itu tidak berada dalam rute perjalanan yang sama saat bertolak ke Jakarta. Hal itu dikatakan Harvick disebabkan oleh keterbatasan okupansi pesawat, sehingga rombongan Kementan harus beda maskapai.
"Kembali ke Tanah Airnya ini memang masing-masing karena mungkin tiket juga terbatas. Akhirnya terpisah," kata Harvick.
Lihat Juga :