Menko Muhadjir Ingatkan Maulid Nabi Bukan Sekedar Perayaan
Selasa, 03 Oktober 2023 - 17:18 WIB
loading...
A
A
A
"Kita harus meneladani sikap lemah lembut dan penuh toleransi Baginda Nabi, sehingga selalu mengutamakan persatuan. Oleh sebab itu, kita harus menyudahi perdebatan hukum pelaksanaan Maulid," katanya.
Melalui perayaan Maulid Nabi, kata Muhadjir, umat Islam dapat merefleksikan kehidupan, ajaran, dan teladan Rasulullah. Nabi Muhammad adalah pembimbing bagi umat manusia, membawa cahaya petunjuk dalam kegelapan dunia. Penyejuk bagi hati yang panas dan lelah, membawa rahmat dan kasih sayang kepada seluruh makhluk. Pengayom bagi yang telantar dan tertindas, memberikan suara kepada yang tak terdengar.
Baca juga: Maulid Nabi, Menag Beberkan tentang Kebinekaan dengan Kemuliaan Akhlak
Muhadjir mengingatkan kepada seluruh umat Islam siklus kehidupan manusia melalui momentum Maulid Nabi. Menurutnya, terdapat aksioma bahwa puncak kejayaan umat akan digilir oleh Allah SWT di antara umat manusia. Aksioma tersebut diperoleh dari surat Ali Imran ayat 144, yang menyatakan secara umum bahwa Nabi Muhammad SAW adalah manusia biasa, dan menjadi istimewa karena beliau diutus menjadi rasul.
"Dan kalau kemudian Rasulullah SAW meninggal lalu semua orang murtad, maka tidak akan memengaruhi wibawa Allah SWT sama sekali," katanya.
Menurut Muhajdir, saat ini umat Islam tengah menemukan cara baru untuk mencapai peradaban Islam yang unggul dan moderat. Hal itulah yang harus dijadikan semangat kembali untuk meraih kejayaan Islam.
Melalui perayaan Maulid Nabi, kata Muhadjir, umat Islam dapat merefleksikan kehidupan, ajaran, dan teladan Rasulullah. Nabi Muhammad adalah pembimbing bagi umat manusia, membawa cahaya petunjuk dalam kegelapan dunia. Penyejuk bagi hati yang panas dan lelah, membawa rahmat dan kasih sayang kepada seluruh makhluk. Pengayom bagi yang telantar dan tertindas, memberikan suara kepada yang tak terdengar.
Baca juga: Maulid Nabi, Menag Beberkan tentang Kebinekaan dengan Kemuliaan Akhlak
Muhadjir mengingatkan kepada seluruh umat Islam siklus kehidupan manusia melalui momentum Maulid Nabi. Menurutnya, terdapat aksioma bahwa puncak kejayaan umat akan digilir oleh Allah SWT di antara umat manusia. Aksioma tersebut diperoleh dari surat Ali Imran ayat 144, yang menyatakan secara umum bahwa Nabi Muhammad SAW adalah manusia biasa, dan menjadi istimewa karena beliau diutus menjadi rasul.
"Dan kalau kemudian Rasulullah SAW meninggal lalu semua orang murtad, maka tidak akan memengaruhi wibawa Allah SWT sama sekali," katanya.
Menurut Muhajdir, saat ini umat Islam tengah menemukan cara baru untuk mencapai peradaban Islam yang unggul dan moderat. Hal itulah yang harus dijadikan semangat kembali untuk meraih kejayaan Islam.
Lihat Juga :