Survei Indikator, Ganjar Unggul 10,1% Atas Prabowo di Jatim

Minggu, 01 Oktober 2023 - 21:41 WIB
loading...
Survei Indikator, Ganjar...
Survei Indikator Politik Indonesia menunjukkan tingkat elektabilitas Ganjar Pranowo menang jauh di antara bacapres lainnya di wilayah Jatim. Survei dilakukan pada periode 14-20 September 2023. Ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Survei Indikator Politik Indonesia menunjukkan tingkat elektabilitas Ganjar Pranowo menang jauh di antara bacapres lainnya di wilayah Jawa Timur. Survei dilakukan pada periode 14-20 September 2023.

Tingkat elektabilitas Ganjar di Jatim malah kian makin kokoh pascadeklarasi pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar beberapa waktu lalu. Hasil survei Indikator itu menunjukkan tingkat elektabilitas Ganjar unggul dalam semua jenis simulasi yang dilakukan.

Mulai dari simulasi 34 nama capres semi terbuka, simulasi 19 nama semi terbuka, simulasi 10 nama hingga simulasi tiga nama. "Pada simulasi tiga nama (capres), Ganjar meraih 43,9%, unggul dari Prabowo 33,8% dan Anies 14,4%. Sekitar 8% belum menunjukkan pilihan," kata Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi dalam siaran persnya, Minggu (1/10/2023). Baca juga: Respons Wacana Duet Prabowo-Ganjar, Megawati: Kok Enak Banget Gathuk-gathukin

Menurut hasil survei yang diikuti semua responden didapatkan tingkat elektabilitas Ganjar terus naik. Dari 38,8% pada periode Agustus-September 2022 menjadi 41,8% pada November 2022 hingga 43,9% pada September 2023.

Sedangkan untuk Prabowo, pada periode yang sama mendapatkan elektabilitas 26,5% (Agustus-September 2022), 30,5% (November 2022) hingga yang terakhir di angka 33,8% (September 2023). Sedangkan tingkat elektabilitas Anies Baswedan justru terus menurun di Jatim. Bahkan setelah deklarasi Anies-Muhaimin Iskandar.

Berdasarkan survei Indikator, elektabilitas Anies sempat mencapai 20% pada Maret 2022 namun perlahan turun dan bertahan di kisaran 17% sejak Mei-November 2022 lalu. Usai deklarasi, elektabilitasnya malah turun drastis menjadi 14,4% pada September 2023.

Kondisi serupa terlihat dari survei yang diikuti responden khusus muslim dan merasa bagian dari Nahdlatul Ulama (NU). Ganjar memiliki elektabilitas di angka 37,1% (Agustus-September 2022), 41% (November 2022), dan terakhir 42,6% (September 2023).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Boni Hargens: Transformasi...
Boni Hargens: Transformasi Polri Harus Dinilai Secara Komprehensif, Bukan dari Satu Indeks
Pakar Hukum: Konsep...
Pakar Hukum: Konsep Presisi Jadi Kunci Meningkatnya Kepercayaan Publik kepada Polri
Kepercayaan Publik terhadap...
Kepercayaan Publik terhadap Polri Meningkat Jadi Modal Sosial yang Harus Diperkuat
Boni Hargens: Peningkatan...
Boni Hargens: Peningkatan Kepercayaan Publik kepada Polri Perkuat Stabilitas Demokrasi
Jokowi dan PSI Dinilai...
Jokowi dan PSI Dinilai Satu Paket Politik, Ini Temuan Survei LPI
Tiyo Eks Ketua BEM UGM...
Tiyo Eks Ketua BEM UGM Mengaku Ditawari Miliaran Rupiah dari Lembaga Berbintang, Ini Respons TNI
Survei Nasional: 83,7...
Survei Nasional: 83,7 Persen Publik Puas Kinerja Pertamina
Gebrakan Pelindo Diapresiasi,...
Gebrakan Pelindo Diapresiasi, Hasil Survei: 85% Lebih Pelanggan Puas
Mengejutkan! Konsumen...
Mengejutkan! Konsumen Usia 55 Tahun ke Atas Tertinggi Adopsi AI
Rekomendasi
Tim Futsal MNC University...
Tim Futsal MNC University Borong Dua Gelar Juara dalam Dua Turnamen Bergengsi
Geely Pamer Performa...
Geely Pamer Performa dan Inovasi di Sirkuit Mandalika, Begini Sensasinya
Harga Minyak Mendidih...
Harga Minyak Mendidih 1% saat Houthi Blokade Arab Saudi, Bakal Tembus USD100 per Barel?
Berita Terkini
57% Generasi Produktif...
57% Generasi Produktif di Pemilu 2029, Perindo Dorong Sinergi KPU dan Partai Perkuat Pendidikan Pemilih
9 Anggota KPI Pusat...
9 Anggota KPI Pusat 2026-2029 Pilihan DPR RI, Ini Daftar Namanya
Tok! DPR Sahkan RUU...
Tok! DPR Sahkan RUU PFII Jadi Undang-Undang
KPK Masih Periksa 8...
KPK Masih Periksa 8 Orang Terkait OTT Lombok Barat: Bupati, Kepala Dinas, hingga Sopir
KPK Sebut OTT Bupati...
KPK Sebut OTT Bupati Lombok Barat Naik ke Tahap Penyidikan
Rapat Paripurna DPR...
Rapat Paripurna DPR RI Hari Ini Sahkan RUU PFII hingga Tetapkan Anggota KPI
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved