Maulid Nabi, Menag Beberkan tentang Kebinekaan dengan Kemuliaan Akhlak

Minggu, 01 Oktober 2023 - 11:14 WIB
loading...
Maulid Nabi, Menag Beberkan...
Menag Yaqut Cholil Qoumas dalam Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW Tingkat Kenegaraan Tahun 1445 H/2023 M di Gedung Balai Sarbini, Jakarta, Kamis 28 September 2023. Foto/Istimewa
A A A
JAKARTA - Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas mengatakan, momentum Maulid Nabi Muhammad SAW ini dia mengajak umat muslim Indonesia meneladani Nabi Muhammad dalam merawat kebinekaan. Pandangan ini disampaikan Menag dalam Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW Tingkat Kenegaraan Tahun 1445 H/2023 M di Gedung Balai Sarbini, Jakarta, Kamis 28 September 2023.

"Sudah sepatutnya kita semua meneladani beliau dalam membangun kebangsaan dan kebinekaan dalam suatu negara, sehingga tercipta Indonesia yang harmonis menuju bangsa yang hebat," ucap Menag Yaqut dalam keterangannya, Minggu (1/10/2023).

Dalam Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini, Kementerian Agama (Kemenag) mengusung tema Nabi Muhammad SAW Teladan Utama Merawat Kebinekaan, acara ini mengundang umat Islam untuk merenungkan strategi dan kunci sukses yang diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW dalam membina keberagaman dan pluralisme.

"Kita berkumpul mengungkapkan rasa syukur kepada Allah SWT atas kelahiran Nabi Muhammad SAW, sosok manusia pilihan pelita yang menerangi alam semesta, teladan mulia bagi semua manusia," papar Menag.

Baca juga: Menag Yaqut Sebut Pancasila, Bukti Majunya Peradaban Indonesia

Menag menjelaskan, bagaimana Nabi Muhammad SAW mampu menciptakan kebinekaan terhadap semua kalangan, yaitu menciptakan stabilitas dengan ikatan perjanjian dengan kaum Yahudi (Bani Nadhir, Bani Quraizhah, serta Bani Qaynuqa), dan bangsa Arab yang belum menganut agama Islam kemudian dituangkan dalam sebuah Piagam Madinah.

"Piagam Madinah menjadikan sebuah pedoman masyarakat Madinah untuk menjunjung tinggi nilai-nilai kesetaraan, demokrasi dan nilai toleransi," ungkapnya.

Dikatakan Menag, Nabi Muhammad SAW memiliki strategi mengelola kebinekaan dalam bermasyarakat sejak 15 abad lalu. Salah satu contohnya adalah ketika Kota Madinah menjadi sentra aktivitas ekonomi masyarakat Arab, sehingga multikulturalisme masyarakat Arab di Madinah merupakan realitas sosial.

Di mana Nabi Muhammad SAW berhasil mengurangi fanatisme kesukuan dengan menguatkan komitmen ukhuwwah Islamiyah dan ukhuwwah basyariyah. Dalam konteks ke-Indonesiaan-an, Menag menyebut ukhuwwah wathaniyah (persaudaraan sebagai warga negara).

"Ukhuwwah wathaniyah sebagai perekat yang mempersatukan penganut antaragama, suku, dan bahasa dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)," tegasnya.

Selain itu, Nabi Muhammad SAW juga menjadi inspirasi dalam bidang keadilan sosial di sektor ekonomi. Beliau menunjukkan bahwa membangun tatanan sosial yang kokoh di tengah masyarakat yang beragam tidak hanya bergantung pada struktur sosial, tetapi juga pada kemuliaan akhlak.

"Rasulullah senantiasa bersikap ramah, santun, peduli, dan berkata lemah lembut kepada siapa pun tanpa melihat perbedaan agama maupun suku," papar Menag.

Menag menyebut, akhlak Rasulullah SAW menjadi energi dan spirit dalam meneguhkan laju pembangunan masyarakat Madinah di semua lini kehidupan. Dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, Rasulullah SAW tidak hanya membela umat Islam, melainkan kepentingan masyarakat secara keseluruhan.

Melihat Indonesia saat ini, Menag mengatakan, menemukan kesamaan dengan Madinah pada masa Nabi Muhammad SAW, yakni sama-sama dihuni oleh masyarakat yang plural dengan keberagaman agama, suku dan golongan.

"Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW adalah momen berharga untuk merenungkan pesan-pesan besar tentang pluralisme, persaudaraan, dan kemuliaan akhlak yang beliau wariskan kepada kita semua," tutupnya.

Acara Maulid Nabi Muhammad SAW ini juga diramaikan dengan berbagai kegiatan, termasuk Festival SATF "A Journey Into The Prophet Of Muhammad SAW," yang menampilkan tokoh sastra Indonesia terkenal, KH Zawawi Imron, dan pendakwah Habib Husein Ja'far Al Hadar.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jadi Tersangka Kasus...
Jadi Tersangka Kasus Korupsi Kuota Haji, Gus Yaqut Tegaskan Hormati Proses Hukum
Gus Yaqut Tersangka...
Gus Yaqut Tersangka Kasus Kuota Haji, Gus Yahya: Masalah Hukum, Saya Tak Ikut Campur
Gelar Maulid Nabi Bareng...
Gelar Maulid Nabi Bareng Gus Iqdam, Golkar Bersama Masyarakat dalam Syiar Islam
Periksa Mantan Bendahara...
Periksa Mantan Bendahara Amphuri, KPK Dalami Aliran Uang Fee Percepatan Pemberangkatan Haji
PKS Ingatkan Pejabat...
PKS Ingatkan Pejabat Publik Teladani Akhlak Nabi dan Semangat KH Hasyim Asyari
Datangi KPK, MAKI Tambah...
Datangi KPK, MAKI Tambah Data terkait Kasus Kuota Haji
322 Personel Amankan...
322 Personel Amankan Maulid Nabi di Makam Mbah Priok, Kapolres: Agar Berjalan Lancar
Ratusan Personel Gabungan...
Ratusan Personel Gabungan Amankan Maulid Nabi Muhammad SAW di Makam Mbah Priok
Kisah Pendosa yang Gemar...
Kisah Pendosa yang Gemar Rayakan Maulid Nabi di Bulan Rabiul Awwal
Rekomendasi
Para Pemimpin Yahudi...
Para Pemimpin Yahudi Ultra-Ortodoks Sebut Tentara Guru Dosa-dosa Terberat dan Israel Najis
Merger Enam BPR Dapat...
Merger Enam BPR Dapat Restu OJK, Lintas 5 Provinsi di Sumatera
Dampak Pembiayaan PNM...
Dampak Pembiayaan PNM Diakui, Kini Melayani 23 Juta Nasabah Perempuan Prasejahtera
Berita Terkini
Badan Siber PP GP Ansor...
Badan Siber PP GP Ansor Kritik Ketertutupan Pembahasan RUU Keamanan dan Ketahanan Siber
OTT Kuansing, Bupati...
OTT Kuansing, Bupati Suhardiman Amby dan Sekda Zulkarnain Menyerahkan Diri ke KPK
Apartemen Disita Jelang...
Apartemen Disita Jelang Sidang Ijazah Jokowi, Dokter Tifa Buka Suara
Tepis Isu Pecah Kongsi...
Tepis Isu Pecah Kongsi dengan Dokter Tifa, Roy Suryo: Saling Membersamai
Nilai Hakim Abaikan...
Nilai Hakim Abaikan Fakta Persidangan, Nadiem Makarim Bakal Lapor ke KY
Tim Hukum Jokowi Endus...
Tim Hukum Jokowi Endus Strategi Pecah Sidang Roy Suryo dan Dokter Tifa
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved