Penembakan Marak, Polisi Dinilai Tak Serius Berantas Peredaran Senpi

Selasa, 13 Juni 2017 - 15:22 WIB
Penembakan Marak, Polisi...
Penembakan Marak, Polisi Dinilai Tak Serius Berantas Peredaran Senpi
A A A
JAKARTA - Kasus kejahatan dengan menggunakan senjata api (senpi) marak terjadi di berbagai daerah di Tanah Air. Pelaku tidak segan-segan untuk menghabisi siapa pun yang menghalangi perbuatannya.

Indonesia Police Watch (IPW) menilai fenomena tersebut menunjukkan mudahnya pelaku untuk mendapatkan senjata api. "Jika alat itu mudah didapat, para penjahat pasti menggunakannya," kata Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane kepada SINDOnews, Selasa (13/6/2017).

Dia menilai kepolisian kurang serius dalam melakukan operasi sapu jagad memberantas peredaran senpi ilegal. Padahal, lanjut dia, mereka yang tidak memperpanjang surat izin penggunaan senpi telah melanggar Undang-undang Darurat dengan ancaman maksimal hukuman mati.

"Karena memiliki senjata ilegal," katanya.

Peristiwa penembakan marak terjadi di berbagai tempat. Terbaru, kasus penembakan terhadap seorang dokter, Italia Chandra Kirana Putri di Tangerang, Banten, Senin 12 Juni 2017 siang.

Dia ditembak karena memergoki pelaku yang hendak mencuri sepeda motor di depan rumahnya di Jalan Gunung Raung, Perumahan Bugel Indah, Tangerang.

Sebelumnya, seorang warga, Davidson Tantono tewas ditembak perampok di SPBU di Jalan Daan Mogot, Cengkareng, Jakarta Barat, Jumat 9 Juni 2017. Pelaku membawa kabur tas yang diambil dari dalam mobil korban.

Tidak hanya di Jakarta, kasus penembakan juga pernah terhadi di Jember, Jawa Timur, Seorang mahasiswa, Dedi (25) tewas ditembak pada Maret lalu setelah terilibat pertengjkaran di depan pertokoan.

Penembakan misterius juga terjadi M Noor di Bangkau, Kandangan, Banjarmasin, Mei lalu. Satu peluru bersarang di tubuh M Noor yang ketika itu sedang mencari ikan.
(dam)
Berita Terkait
Cegah Kasus Bripka CS...
Cegah Kasus Bripka CS Terulang, Polri Tes Psikologi Ulang Polisi Pemegang Senjata Api
Polisi Diingatkan Penggunaan...
Polisi Diingatkan Penggunaan Senjata Api Merupakan Upaya Terakhir
Usut Dugaan Penembakan...
Usut Dugaan Penembakan di Pancoran, Polisi: Tidak Ada Korban Jiwa
Penembakan Mobil Bos...
Penembakan Mobil Bos Perusahaan Tekstil, Polisi Sita 1 Pistol, 3 Magazine dan 62 Peluru
Propam Gelar Pemeriksaan...
Propam Gelar Pemeriksaan Senjata Api Polisi di Polres Tegal
Remaja Ditembak di Tamansari,...
Remaja Ditembak di Tamansari, Netizen: Yang Pakai Revolver Biasanya Para Suhu
Berita Terkini
Komisi IX DPR Cecar...
Komisi IX DPR Cecar BGN usai Pamer Dapat WTP dari BPK: Jangan-jangan Dibikin-bikin
ICW Soroti Mutasi ASN...
ICW Soroti Mutasi ASN Kementerian PU, Diduga Hanya Jadi Alat Balas Dendam
Febrie Adriansyah Dicecar...
Febrie Adriansyah Dicecar 18 Pertanyaan, Hotman: Sebatas Kasus PT Asabri
Prabowo: Anggaran Pertahanan...
Prabowo: Anggaran Pertahanan dan Polri jika Perlu Dikurangi untuk Hapus Kemiskinan
Palapa di Pundak Sang...
Palapa di Pundak Sang Jenderal: Gajah Mada, Sjafrie Sjamsoeddin, dan Siklus 7 Abad Nusantara
Usai Diperiksa Kejagung...
Usai Diperiksa Kejagung sebagai Tersangka, Febrie Adriansyah Tak Ditahan
Infografis
5 Tips Packing Mudik...
5 Tips Packing Mudik Agar Koper Tak Kelebihan Muatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved