IIBF 2023 Siap Mendukung Peningkatan Minat Baca Indonesia
Selasa, 26 September 2023 - 17:00 WIB
loading...
A
A
A
Demikian halnya dengan penyelenggaraan IIBF. Sejak pameran perdana berlangsung pada tahun 1980, pameran buku ini merupakan ikhtiar besar dalam menumbuhkan minat bangsa untuk tetap membaca dan menjaga kewarasan dalam terpaan wahana digital yang berupa tontonan dan hiburan lainnya.
Seperti tercantum dalam UU No. 3 Tahun 2017 tentang Sistem Perbukuan, penerbit bertanggung jawab untuk melahirkan karya berupa buku yang bermutu. Pemerintah mendukung upaya ke arah tersebut dengan memberikan pembinaan profesi maupun manajemen organisasi. Namun, buku yang bermutu akan sia-sia jika tak sampai ke tangan pembaca. Minat baca pun takkan terbangun tanpa ketersediaan akses terhadap bahan bacaan. Upaya pengembangan sektor hulu literasi dengan penyediaan bahan bacaan bermutu harus diimbangi dengan kemudahan bagi masyarakat untuk membacanya. Tak heran bahwa akses bahan bacaan merupakan salah satu indikator penting dalam indeks literasi.
Ketua Umum Ikapi Arys Hilman Nugraha menuturkan bahwa akses kepada buku, dan pembudayaan kebiasaan membaca adalah kunci bagi kapasitas literasi. Tak ada bangsa yang bergerak maju tanpa dibarengi dengan kenaikan indeks literasi. Keduanya dapat terjalin karena literasi pada dasarnya merupakan kemampuan manusia untuk menyerap informasi demi peningkatan kualitas diri. Semakin literat sebuah bangsa maka akan semakin laju ia dalam kemajuan.
Selain harapan untuk semakin menumbuhkan kecintaan terhadap buku dan membaca, IIBF juga bertujuan menjadi tempat dan penghubung bagi semua penggerak ekosistem perbukuan, yaitu penerbit, pembaca, penulis, pemerintah, dan siapa saja yang ada dalam industri buku. Oleh karena itu, panitia turut menyiapkan acara-acara yang akan menyemarakkan IIBF untuk para peserta pameran dan pengunjung. Beragam acara akan diadakan untuk memeriahkan IIBF, mulai dari diskusi dan peluncuran buku, jumpa penulis, serta seminar/workshop untuk insan perbukuan dan penerbitan yang akan menghadirkan lebih dari 100 narasumber.
Selain itu akan diselenggarakan juga Anugerah Ikapi (Ikapi Awards), business matchmaking, dan Indonesia Rights Fair (IRF) sebagai wadah transaksi hak cipta yang menghadirkan lebih dari 50 peserta baik dari dalam maupun luar negeri. Pentas seni kreatif juga akan mendapatkan tempat dalam acara ini sebagai bentuk produk turunan terkait hak cipta buku. Pada akhir pekan, IIBF juga akan menampilkan Cosplay Carnival (Cosplay Competition dan Coswalk Contest) yang dapat diikuti oleh semua pengunjung IIBF.
Seperti tercantum dalam UU No. 3 Tahun 2017 tentang Sistem Perbukuan, penerbit bertanggung jawab untuk melahirkan karya berupa buku yang bermutu. Pemerintah mendukung upaya ke arah tersebut dengan memberikan pembinaan profesi maupun manajemen organisasi. Namun, buku yang bermutu akan sia-sia jika tak sampai ke tangan pembaca. Minat baca pun takkan terbangun tanpa ketersediaan akses terhadap bahan bacaan. Upaya pengembangan sektor hulu literasi dengan penyediaan bahan bacaan bermutu harus diimbangi dengan kemudahan bagi masyarakat untuk membacanya. Tak heran bahwa akses bahan bacaan merupakan salah satu indikator penting dalam indeks literasi.
Ketua Umum Ikapi Arys Hilman Nugraha menuturkan bahwa akses kepada buku, dan pembudayaan kebiasaan membaca adalah kunci bagi kapasitas literasi. Tak ada bangsa yang bergerak maju tanpa dibarengi dengan kenaikan indeks literasi. Keduanya dapat terjalin karena literasi pada dasarnya merupakan kemampuan manusia untuk menyerap informasi demi peningkatan kualitas diri. Semakin literat sebuah bangsa maka akan semakin laju ia dalam kemajuan.
Selain harapan untuk semakin menumbuhkan kecintaan terhadap buku dan membaca, IIBF juga bertujuan menjadi tempat dan penghubung bagi semua penggerak ekosistem perbukuan, yaitu penerbit, pembaca, penulis, pemerintah, dan siapa saja yang ada dalam industri buku. Oleh karena itu, panitia turut menyiapkan acara-acara yang akan menyemarakkan IIBF untuk para peserta pameran dan pengunjung. Beragam acara akan diadakan untuk memeriahkan IIBF, mulai dari diskusi dan peluncuran buku, jumpa penulis, serta seminar/workshop untuk insan perbukuan dan penerbitan yang akan menghadirkan lebih dari 100 narasumber.
Selain itu akan diselenggarakan juga Anugerah Ikapi (Ikapi Awards), business matchmaking, dan Indonesia Rights Fair (IRF) sebagai wadah transaksi hak cipta yang menghadirkan lebih dari 50 peserta baik dari dalam maupun luar negeri. Pentas seni kreatif juga akan mendapatkan tempat dalam acara ini sebagai bentuk produk turunan terkait hak cipta buku. Pada akhir pekan, IIBF juga akan menampilkan Cosplay Carnival (Cosplay Competition dan Coswalk Contest) yang dapat diikuti oleh semua pengunjung IIBF.
Lihat Juga :