Kunjungi PLBN Entikong, Kepala BPIP Komitmen Perkuat Ideologi Pancasila di Perbatasan Negara
Jum'at, 22 September 2023 - 14:42 WIB
loading...
A
A
A
Dalam kunjungan di PLBN Entikong, Kepala BPIP yang didampingi Deputi Bidang Hubungan Antarlembaga, Sosialisasi, Komunikasi, dan Jaringan BPIP Prakoso, sekaligus juga meninjau prasasti Penyambungan Jalan Entikong, Indonesia, dengan Tebedu, Malaysia yang ditandatangani Wakil Ketua Dewan Pengarah BPIP, Jenderal TNI (Purn.) Try Sutrisno, sebagai Panglima Angkatan Bersenjata Republik Indonesia pada 1991.
Sambil menyapa masyarakat di Pos Perlintasan, Prof. Yudian juga mengapresiasi petugas PLBN, Pamtas, Imigrasi, maupun polisi yang terus menjaga dan memberikan pelayanan kepada masyarakat Indonesia dan Malaysia.
Dansatgas Pamtas RI-MLY Yon Armed 16 TK Mayor Arm Andreas Prabowo Putro menjelaskan, wilayah yang jangkauan perbatasan mencapai 360 kilometer dengan melintasi tiga kabupaten, yaitu Sambada, Bengkayang, dan Sanggau. "Saat ini, kita memiliki 26 pos pengamanan di Kalimantan Barat dan harus terus di jaga," ucapnya.
Andreas juga mengatakan, kegiatan TNI bukan hanya menjaga perbatasan, tetapi banyak program dan kegiatan kepada masyarakat, salah satunya adalah memberikan wawasan kebangsaan. "Kami juga selalu melakukan patroli patok di setiap perbatasan, pengobatan gratis, serta program ketahanan pangan," ujarnya.
Tidak kalah penting, program kegiatan pendidikan di setiap daerah sebagai upaya penguatan yang dilakukan Satgas Pamtas Entikong. "Kami berharap, keberadaan BPIP selalu memberikan pemahaman arti pentingnya ideologi negara Pancasila," ucap Andreas.
Sambil menyapa masyarakat di Pos Perlintasan, Prof. Yudian juga mengapresiasi petugas PLBN, Pamtas, Imigrasi, maupun polisi yang terus menjaga dan memberikan pelayanan kepada masyarakat Indonesia dan Malaysia.
Dansatgas Pamtas RI-MLY Yon Armed 16 TK Mayor Arm Andreas Prabowo Putro menjelaskan, wilayah yang jangkauan perbatasan mencapai 360 kilometer dengan melintasi tiga kabupaten, yaitu Sambada, Bengkayang, dan Sanggau. "Saat ini, kita memiliki 26 pos pengamanan di Kalimantan Barat dan harus terus di jaga," ucapnya.
Andreas juga mengatakan, kegiatan TNI bukan hanya menjaga perbatasan, tetapi banyak program dan kegiatan kepada masyarakat, salah satunya adalah memberikan wawasan kebangsaan. "Kami juga selalu melakukan patroli patok di setiap perbatasan, pengobatan gratis, serta program ketahanan pangan," ujarnya.
Tidak kalah penting, program kegiatan pendidikan di setiap daerah sebagai upaya penguatan yang dilakukan Satgas Pamtas Entikong. "Kami berharap, keberadaan BPIP selalu memberikan pemahaman arti pentingnya ideologi negara Pancasila," ucap Andreas.
(ars)
Lihat Juga :