Badak Jawa Hanya Tersisa 80 Individu
Senin, 18 September 2023 - 07:45 WIB
loading...
Atensi dan dukungan terhadap konservasi Badak Jawa datang dari Komisi IV DPR RI yang melakukan Kunjungan Kerja ke Taman Nasional Ujung Kulon (TNUK) Foto: Istimewa
A
A
A
UJUNG KULON - Populasi Badak Jawa yang saat ini hanya terkonsentrasi di semenanjung Ujung Kulon berstatus Critically Endangered (Terancam Punah). Tercatat hanya kurang lebih 80 individu Badak Jawa yang masih bertahan, dengan rata-rata kelahiran tiga individu per tahunnya.
baca juga: Terkubur 20.000 Tahun, Bangkai Badak Berbulu Ditemukan di Siberia
Kelestarian satwa Badak Jawa di Taman Nasional Ujung Kulon (TNUK) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan ( KLHK ) perlu peran dan dukungan dari berbagai pihak. Atensi dan dukungan terhadap Konservasi Badak Jawa kali ini datang dari Komisi IV DPR RI yang melakukan Kunjungan Kerja ke TNUK, Jumat (15/9/2023).
Kunjungan dilakukan terutama untuk merespons isu-isu terkait pengelolaan populasi Badak Jawa yang saat ini hanya terkonsentrasi di semenanjung Ujung Kulon. Dialog yang dilakukan KLHK dengan Komisi IV DPR RI menjadi langkah strategis pemerintah untuk mendukung dan menguatkan keberlangsungan konservasi badak Jawa.
“Perlu perhatian yang sangat besar untuk Taman Nasional Ujung Kulon. Tidak bisa hanya memperhatikan seperti ‘business as usual’. Taman Nasional butuh perhatian khusus, sehingga harus ada skema lain sehingga proteksi kita terhadap ekosistem, spesies dan lingkungan tetap maksimal” tutur Anggia Erma Rini, pimpinan rombongan Komisi IV DPR RI.
baca juga: Pindahkan Badak dengan Cara Digantung di Helikopter, Ini Penjelasan Peneliti
baca juga: Terkubur 20.000 Tahun, Bangkai Badak Berbulu Ditemukan di Siberia
Kelestarian satwa Badak Jawa di Taman Nasional Ujung Kulon (TNUK) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan ( KLHK ) perlu peran dan dukungan dari berbagai pihak. Atensi dan dukungan terhadap Konservasi Badak Jawa kali ini datang dari Komisi IV DPR RI yang melakukan Kunjungan Kerja ke TNUK, Jumat (15/9/2023).
Kunjungan dilakukan terutama untuk merespons isu-isu terkait pengelolaan populasi Badak Jawa yang saat ini hanya terkonsentrasi di semenanjung Ujung Kulon. Dialog yang dilakukan KLHK dengan Komisi IV DPR RI menjadi langkah strategis pemerintah untuk mendukung dan menguatkan keberlangsungan konservasi badak Jawa.
“Perlu perhatian yang sangat besar untuk Taman Nasional Ujung Kulon. Tidak bisa hanya memperhatikan seperti ‘business as usual’. Taman Nasional butuh perhatian khusus, sehingga harus ada skema lain sehingga proteksi kita terhadap ekosistem, spesies dan lingkungan tetap maksimal” tutur Anggia Erma Rini, pimpinan rombongan Komisi IV DPR RI.
baca juga: Pindahkan Badak dengan Cara Digantung di Helikopter, Ini Penjelasan Peneliti
Lihat Juga :