Kasus WNI Tewas di Jepang, Kemlu Sebut Masih Proses Autopsi

Kamis, 14 September 2023 - 21:21 WIB
loading...
Kasus WNI Tewas di Jepang,...
Direktur Pelindungan Warga Negara Indonesia (WNI) Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Judha Nugraha. FOTO/MPI/WIDYA MICHELLA
A A A
JAKARTA - Direktur Pelindungan Warga Negara Indonesia ( WNI ) Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Judha Nugraha menyatakan jenazah Joshi Putri Cahyani (JPC), WNI yang meninggal dunia di Prefektur Gunma, Maebashi, Jepang , pada 23 Agustus 2023, masih dalam proses autopsi. Autopsi oleh otoritas Jepang untuk memastikan penyebab kematiannya.

"Kita sudah kontak terakhir, informasi terakhir KBRI Tokyo berkordinasi dengan Kepolisian Mayabashi di sana, saat ini proses autopsi masih terus berlangsung untuk memastikan penyebab kematian dari JPC. Kita tidak ingin berspekulasi mengenai penyebab kematian, kita tunggu hasil autopsi dari otoritas di Jepang," kata Judha kepada wartawan di Kantor Kemlu, Jakarta Pusat, Kamis (14/9/2023).

Usai autopsi, Kemlu siap membantu pemulangan jenazah Joshi Putri ke Indonesia. Selain itu, Kemlu juga akan terus memantau proses penegakan hukum kasus tersebut.

Baca juga: Pemulangan WNI Korban Pembunuhan di Jepang, Kemlu Tunggu Selesai Autopsi

"Nanti kita akan lihat begitu autopsi jenazah selesai, kita akan fasilitasi repatriasi jenazahnya ke Indonesia dan kita akan terus pantau proses penegakan hukum tergantung dari penyebab kematiannya," katanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Soal Biaya Lepas Status...
Soal Biaya Lepas Status WNI Rp5 Juta, Menkum Supratman: Kami Kaji Kembali
Sangkal Ada Tren Kenaikan...
Sangkal Ada Tren Kenaikan Lepas Kewarganegaraan, Menkum: Yang Ingin Jadi Warga Negara Lebih Banyak
KJRI Johor Bahru Bantu...
KJRI Johor Bahru Bantu Biayai Deportasi 90 PMI dari Malaysia ke Batam
27 Orang Tewas Akibat...
27 Orang Tewas Akibat Kebakaran di Bar Bangkok, Kemlu: Tidak Ada Korban WNI
Perompak Somalia Sandera...
Perompak Somalia Sandera 4 WNI, DPR Minta TNI dan Kemlu Bikin Contingency Plan
Prabowo Ungkap Indonesia...
Prabowo Ungkap Indonesia Ingin Perluas Peluang WNI Kerja di Jerman
Kementerian Hukum Serahkan...
Kementerian Hukum Serahkan SK Penegasan WNI kepada 7 Warga Keturunan Filipina di Bitung
Siapa Kozo Okamoto?...
Siapa Kozo Okamoto? Militan Tentara Merah Jepang yang Mengaku Berjuang untuk Palestina
Apa Itu Kokushobi? Cuaca...
Apa Itu Kokushobi? Cuaca Ekstrem yang Terjadi Pertama Kalinya di Jepang
Rekomendasi
Kim Jong-un Ajak Putrinya...
Kim Jong-un Ajak Putrinya Peringati Perang Korea untuk Pertama Kalinya, Ini Penampakannya
10 Stasiun Kereta Bawah...
10 Stasiun Kereta Bawah Tanah Terdalam di Dunia, Apa Dibangun untuk Perlindungan saat Perang Nuklir?
Beasiswa LPDP Tahap...
Beasiswa LPDP Tahap 2 2026 Segera Ditutup, Hindari Kesalahan Dokumen yang Bikin Gugur
Berita Terkini
Membuka Kotak Pandoro...
Membuka Kotak Pandoro Dalam Kasus Eks Jampidsus
Di Hadapan Dasco, Hotman...
Di Hadapan Dasco, Hotman Paris Bersama Ketua Umum PWI Salam Komando
Kaesang Maju Pileg 2029...
Kaesang Maju Pileg 2029 di Dapil Puan, PAN: Orang Tuanya Pernah Jadi Wali Kota Solo, Wajarlah
Bimtek Perindo, KPU...
Bimtek Perindo, KPU Ingatkan Pentingnya Pemutakhiran Data Parpol
Periksa Plt Gubernur...
Periksa Plt Gubernur Riau, KPK Dalami Uang yang Ditemukan saat Penggeledahan
Serap Aspirasi RUU Perampasan...
Serap Aspirasi RUU Perampasan Aset, Habiburokhman: Masyarakat Ingin Instrumen Hukum untuk Kejar Hasil Kejahatan
Infografis
Rentetan Kasus Korupsi...
Rentetan Kasus Korupsi di Jateng: Tiga Bupati Terjaring KPK pada Awal 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved