Golkar: Ridwan Kamil Ditawari Bacawapres Ganjar Pranowo oleh Megawati
Rabu, 13 September 2023 - 20:40 WIB
loading...
Mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil ditawari untuk menjadi bakal calon wakil presiden Ganjar Pranowo pada Pemilu 2024. Foto/MPI/Dok
A
A
A
JAKARTA - Wakil Ketua Umum Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia mengungkapkan mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil ditawari untuk menjadi bakal calon wakil presiden Ganjar Pranowo pada Pemilu 2024. Tawaran itu diberikan kepada Ridwan Kamil oleh Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri saat bertemu beberapa waktu yang lalu.
“Pak RK mengatakan pada Ketua Umum (Airlangga Hartarto) dia dipanggil, diundang oleh Ibu Megawati, nah kemudian ditawari menjadi bakal calon Wakil Presiden,” kata Doli kepada wartawan, Rabu (13/9/2023).
Doli menuturkan, Ridwan Kamil telah menyampaikan tawaran tersebut kepada Airlangga Hartarto. Menurutnya, RK dinilai sebagai sosok yang bisa memperkuat Ganjar Pranowo di Jawa Barat.
Baca: PDIP Akui Mahfud MD, Sandiaga Uno, dan Ridwan Kamil Kandidat Cawapres Ganjar Pranowo
“Ya, latar belakangnya karena Pak Ganjar membutuhkan figur yang bisa memperkuat di Jabar gitu. Nah itu disampaikan Pak Ridwan ke Pak Airlangga,” ucapnya.
Meski begitu, ia menilai tawaran tersebut hanyalah sekadar wacana. Pasalnya, kata dia, sampai saat ini tidak ada komunikasi secara resmi antara Partai Golkar dan Partai PDIP.
“Pak RK mengatakan pada Ketua Umum (Airlangga Hartarto) dia dipanggil, diundang oleh Ibu Megawati, nah kemudian ditawari menjadi bakal calon Wakil Presiden,” kata Doli kepada wartawan, Rabu (13/9/2023).
Doli menuturkan, Ridwan Kamil telah menyampaikan tawaran tersebut kepada Airlangga Hartarto. Menurutnya, RK dinilai sebagai sosok yang bisa memperkuat Ganjar Pranowo di Jawa Barat.
Baca: PDIP Akui Mahfud MD, Sandiaga Uno, dan Ridwan Kamil Kandidat Cawapres Ganjar Pranowo
“Ya, latar belakangnya karena Pak Ganjar membutuhkan figur yang bisa memperkuat di Jabar gitu. Nah itu disampaikan Pak Ridwan ke Pak Airlangga,” ucapnya.
Meski begitu, ia menilai tawaran tersebut hanyalah sekadar wacana. Pasalnya, kata dia, sampai saat ini tidak ada komunikasi secara resmi antara Partai Golkar dan Partai PDIP.
Lihat Juga :