Habib Ja'far Ungkap Cara Nabi Muhammad Ciptakan Persatuan dan Perdamaian
Senin, 11 September 2023 - 19:21 WIB
loading...
A
A
A
Ketika menjadi pemimpin di Madinah, Nabi melihat siapa pun yang ada di Madinah dalam perspektif sebagai warga, bukan identias agama dan kesukuan. Siapa saja, dari suku manapun dan agama apa pun dilindungi, selama mereka mau hidup damai, saling menghormati, dan toleran satu sama lain.
"Nabi saat itu juga menjadi pemimpin Madinah bukan karena beliau sebagai seorang Nabi dari kalangan umat Islam tapi seorang yang dipercaya oleh siapa saja yang ada di Madinah saat itu lantaran alamin, terpercaya sebagai seorang pemimpin," tutur Habib Ja’far.
Dai kelahiran Bondowoso, 21 Juni 1988 ini menyerukan agar masyarakat memilih bukan karena sosok, identitas (suku, agama, ras, budaya) melainkan karena value yang diperjuangkan dari para kandidat.
"Keberpihakan kita kepada nilai bukan kepada sosok. Maka tidak ada istilah kalah, karena begitu dia menang walaupun dia bukan sosok yang kita jagokan, tapi yang kita jagokan adalah nilai, sehingga kita akan terus kawal dia memperjuangkan nilai yang positif," ujarnya.
Habib yang dikenal dengan program podcast Log In ini berpendapat, pemilih akan selalu berada di pihak yang menang berada di politik kebangsaan. Makanya yang terpenting adalah terus meriset dan mendorong kepada para calon berbicara tentang hal yang baik dan ditanya tentang visi-misinya.
"Nabi saat itu juga menjadi pemimpin Madinah bukan karena beliau sebagai seorang Nabi dari kalangan umat Islam tapi seorang yang dipercaya oleh siapa saja yang ada di Madinah saat itu lantaran alamin, terpercaya sebagai seorang pemimpin," tutur Habib Ja’far.
Dai kelahiran Bondowoso, 21 Juni 1988 ini menyerukan agar masyarakat memilih bukan karena sosok, identitas (suku, agama, ras, budaya) melainkan karena value yang diperjuangkan dari para kandidat.
"Keberpihakan kita kepada nilai bukan kepada sosok. Maka tidak ada istilah kalah, karena begitu dia menang walaupun dia bukan sosok yang kita jagokan, tapi yang kita jagokan adalah nilai, sehingga kita akan terus kawal dia memperjuangkan nilai yang positif," ujarnya.
Habib yang dikenal dengan program podcast Log In ini berpendapat, pemilih akan selalu berada di pihak yang menang berada di politik kebangsaan. Makanya yang terpenting adalah terus meriset dan mendorong kepada para calon berbicara tentang hal yang baik dan ditanya tentang visi-misinya.
Lihat Juga :