Presiden Jokowi Dijadwalkan Buka Munas dan Konbes NU

Senin, 04 September 2023 - 12:33 WIB
loading...
Presiden Jokowi Dijadwalkan...
Ketum PBNU KH Yahya Cholil Staquf dalam konferensi pers tentang Munas Alim Ulama dan Konbes NU di Kantor PBNU, Jalan Kramat Raya Nomor 164, Jakarta Pusat, Sabtu (2/9/2023). FOTO/DOK.LTN PBNU
A A A
JAKARTA - Musyawarah Nasional ( Munas) Alim Ulama dan Konferensi Besar ( Konbes) Nahdlatul Ulama (NU ) 2023 akan dibuka secara resmi oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Pondok Pesantren Al Hamid, Jakarta Timur. Forum tertinggi setelah muktamar NU itu akan dihadiri oleh 600 ulama dari jajaran syuriyah dan tanfidziyah.

Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf mengatakan, Munas dan Konbes NU rencananya digelar pada 18-20 September 2023.

"Pembukaan acaranya akan dilaksanakan di Pondok Pesantren Al-Hamid di Cilangkap pada tanggal 18 September 2023. InsyaAllah mulai jam 9 pagi dan insyaAllah akan dibuka oleh Presiden Republik Indonesia Ir H Joko Widodo," kata Gus Yahya, sapaan akrab, KH Yahya Cholil Staquf dalam konferensi pers di Kantor PBNU, Jalan Kramat Raya Nomor 164, Jakarta Pusat pada Sabtu (2/9/2023).



Gus Yahya menjelaskan, Munas Alim Ulama akan membicarakan persoalan agama, utamanya yang menyangkut kehidupan bangsa dan negara serta hajat masyarakat banyak.

"Sedang konferensi besar adalah forum dari para pengurus Nahdlatul Ulama di tingkat provinsi di seluruh Indonesia untuk membicarakan hal-hal yang terkait dengan organisasi NU itu sendiri," katanya.

Wakil Ketua Umum PBNU Amin Said Husni menambahkan Munas Alim Ulama dan Konbes NU diikuti oleh seluruh PWNU, ulama sepuh, dan para pengasuh pondok pesantren di lingkungan NU dengan total peserta diperkirakan mencapai 600 orang.

Setelah dibuka, agenda akan dilanjutkan dengan sidang-sidang pleno yang nantinya akan dibagi ke dalam sidang-sidang komisi.

Baca juga: September, PBNU Gelar Munas Alim Ulama dan Konbes NU

Beberapa agenda yang akan dibahas di dalam musyawarah nasional, lanjut Kiai Amin Said, antara lain terkait dengan tema-tema kemasyarakatan yang dilihat dan ditinjau dari perspektif agama. Sementara konbes, jelas eks Bupati Bondowoso itu, akan membicarakan desain operasional jamiyah NU di dalam rangka memenangi masa depan bagaimana tata kelola jamiyah.

"Bagaimana desain operasional dari pelaksanaan program dan keorganisasian dapat efektif dan sekaligus membuka ruang untuk memenangi masa depan," ujarnya.

Ketua Panitia Munas Alim Ulama dan Konbes NU 2023, KH Aizzudin Abdurrahman berujar, forum ini akan dilangsungkan di dua tempat yakni Pondok Pesantren Al-Hamid Cilangkap dan Asrama Haji Pondok Gede.

"Acara ini akan diadakan di dua tempat dan ini merupakan salah satu khasanah tradisi Nahdlatul Ulama. Pertama, pembukaan dilakukan di Pondok Pesantren Al-Hamid yang di pondok pesantren ini akan banyak santri-santri yang juga akan mengikuti perhelatan. Kedua, kegiatan ini untuk sidang-sidang komisi akan diselenggarakan di Asrama Haji Pondok Gede," ujar Gus Aiz, sapaan KH Aizzudin A Rahman.

Gus Aiz mengungkapkan, Munas dan Kombes kali ini mengusung tema Mendampingi Umat, Memenangi Masa Depan. Tema tersebut dipilih untuk menekankan prinsip utama yang selama ini menjadi dasar bagi NU dalam berkontribusi pada masyarakat Indonesia. Tema itu juga mencerminkan tekad NU untuk terus memperjuangkan keadilan sosial demi kemaslahatan umat.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PBNU Gelar Munas dan...
PBNU Gelar Munas dan Konbes di Ploso Kediri pada 20-23 Juni 2026, Presiden Prabowo Diundang
Di Halalbihalal IKA...
Di Halalbihalal IKA PMII, Gus Salam Umumkan Maju Jadi Calon Ketum PBNU
Muktamar PBNU 2026 Digelar...
Muktamar PBNU 2026 Digelar Agustus, Ini Daftar Panitianya
Pengasuh Ponpes Sembilangan:...
Pengasuh Ponpes Sembilangan: Kepanitiaan Muktamar ke-35 NU Pertaruhkan Marwah Jam'iyyah
Timur Tengah Memanas,...
Timur Tengah Memanas, Gus Yahya Sebut Indonesia Bisa Manfaatkan BoP untuk Upaya Perdamaian
Puncak Harlah 100 Tahun...
Puncak Harlah 100 Tahun NU, Gus Yahya: Upayakan Perdamaian Manusia
Profil Pendidikan KH...
Profil Pendidikan KH Zulfa Mustofa, Pj Ketum PBNU Pengganti Gus Yahya
Riwayat Pendidikan Gus...
Riwayat Pendidikan Gus Yahya, Ketua Umum PBNU yang Didesak Mundur dari Jabatannya
Berita Kemelut PBNU...
Berita Kemelut PBNU Mendunia, Gus Yahya Ditekan Mundur karena Mengundang Tokoh Pro-Israel
Rekomendasi
Berpengalaman di Perang...
Berpengalaman di Perang Ukraina, Sky-Watch Luncurkan Drone Jarak Jauh RQ-70 Dainn
Momen Terakhir Wanita...
Momen Terakhir Wanita Tewas dalam Bungee Jumping 39 Meter: 'Bernapas Terengah-engah'
Passing Grade Terbaik...
Passing Grade Terbaik se-Kediri, Mas Dhito Antar Siswa Boarding School Masuk PT
Berita Terkini
Pakar Hukum Dukung Kejagung...
Pakar Hukum Dukung Kejagung Terapkan TPPU untuk Ungkap Korupsi Makan Bergizi Gratis
Sony Sonjaya Diperiksa...
Sony Sonjaya Diperiksa 18 Juni, Kejagung Dalami 26 Tokoh Terkait Kasus Korupsi MBG
Konsolidasi Nasional,...
Konsolidasi Nasional, KNPI Gandeng Pemuda dan Mahasiswa Gelar Aksi Dukung Prabowo
Pengamat: Pemberantasan...
Pengamat: Pemberantasan Korupsi Tak Maksimal jika Hanya Berfokus pada Pelaku
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Evaluasi Harga BBM Non-Subsidi Pascaanjloknya Harga Minyak Dunia
Denny JA Soroti Kerusuhan...
Denny JA Soroti Kerusuhan Agustus 2025 dalam Perspektif Kelas Rentan Digital
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved