Puncak Harlah 100 Tahun NU, Gus Yahya: Upayakan Perdamaian Manusia

Sabtu, 31 Januari 2026 - 11:13 WIB
loading...
Puncak Harlah 100 Tahun...
Puncak peringatan Hari Lahir Ke-100 Nahdlatul Ulama (NU) digelar di Istora Senayan, Jakarta, Sabtu (31/1/2026). Tema Harlah Ke-100 NU tahun ini adalah Mengawal Indonesia Merdeka Menuju Peradaban Mulia. Foto: Ist
A A A
JAKARTA - Puncak peringatan Hari Lahir Ke-100 Nahdlatul Ulama (NU) digelar di Istora Senayan, Jakarta, Sabtu (31/1/2026). Tema Harlah Ke-100 NU tahun ini adalah ”Mengawal Indonesia Merdeka Menuju Peradaban Mulia” yang dihadiri jajaran Pengurus Besar NU, pengurus wilayah, pengurus cabang, hingga badan otonom NU.

Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf membahas segala pencapaian dari NU selama 1 abad. “Kita ingin agar organisasi ini dikonsolidasikan sekian rupa sehingga kinerjanya bisa lebih terukur, solid. Alhamdulillah sekarang sudah berjalan sedemikian rupa dan sangat terasa manfaatnya baik oleh jajaran maupun masyarakat,” ujar Gus Yahya.

Baca juga: Istri Gus Dur hingga Menag Hadiri Peringatan Harlah 100 Tahun NU di Istora Senayan

Dia juga mengungkap peran NU dalam organisasi dunia. Besarnya hal itu membuatnya dia yakin dengan usaha NU untuk mewujudkan perdamaian dunia dan terlibat dalam isu-isu kemanusiaan.

“NU memiliki posisi kuat pada peta masyarakat, karena itu kita didorong untuk berperan lebih aktif, lebih berani melakukan kontak-kontak dengan pihak mana pun untuk kontribusi mengupayakan masalah global dan kemanusiaan dari perspektif nilai agama,” katanya.

Dari capaian hingga persiapan menyambut 1 abad berdirinya NU, Gus Yahya juga mengungkap kesediaan untuk terus mendukung segala bentuk tindakan pemerintah yang mengupayakan pada kebaikan dan perdamaian.

Dia meyakini upaya negara untuk selalu memberikan kemaslahatan bagi masyarakat. “NU mendukung semua upaya-upaya dan agenda pemerintah untuk menghadirkan kemaslahatan bagi rakyat,” ujarnya.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tata Kelola Saja Tidak...
Tata Kelola Saja Tidak Cukup, Gus Ma’shum: NU juga Butuh Tata Krama
Nahdlatul Ulama: Pesantren...
Nahdlatul Ulama: Pesantren dan Kedaulatan Masyarakat Sipil
Halaqoh Kiai Muda NU...
Halaqoh Kiai Muda NU Soroti Kepemimpinan di PBNU
Jelang Muktamar, Kiai...
Jelang Muktamar, Kiai Muda NU Konsolidasikan Gerakan Moral dari Solo Raya
Paradoks NU: Ketika...
Paradoks NU: Ketika Membesar, Jangan Sampai Kehilangan Akar
PBNU: Segelintir Kasus...
PBNU: Segelintir Kasus Kekerasan Seksual Tak Mewakili Wajah Pesantren
Bertemu PWNU dan PCNU...
Bertemu PWNU dan PCNU se-Bengkulu, Gus Salam: Soliditasnya Bisa Jadi Teladan PBNU
Calon Ketum PBNU Gus...
Calon Ketum PBNU Gus Salam Sowan ke Rais Syuriyah dan Ketua PWNU Sulsel
Nahdliyin Muda Batang:...
Nahdliyin Muda Batang: Siapa pun Ketum PBNU Harus Bisa Memperkuat Posisi NU
Rekomendasi
Pramono Buka Peluang...
Pramono Buka Peluang Tambah Golongan Penerima Tarif Gratis Transportasi Umum
Hasil Seleksi Administrasi...
Hasil Seleksi Administrasi PPG Guru Tertentu 2026 Diumumkan, Cek Akun SIMPKB!
Jago STEAM, Tim SMPK...
Jago STEAM, Tim SMPK 4 PENABUR Raih Prestasi di Kompetisi Internasional
Berita Terkini
Nanik S Deyang Merapat...
Nanik S Deyang Merapat ke Istana, Mau Lapor Efisiensi Anggaran MBG
Prabowo Bakal Bertemu...
Prabowo Bakal Bertemu JK
MUI Desak Pemerintah-DPR...
MUI Desak Pemerintah-DPR Rumuskan Regulasi Soal LGBT: Harus Lebih Berat dari Perzinaan!
Perkuat Gerak Pelayanan,...
Perkuat Gerak Pelayanan, PKB Jabar Gelar PKBFest
KPK Tetapkan 4 Tersangka...
KPK Tetapkan 4 Tersangka terkait OTT BPK, Salah Satunya Bupati Muara Enim Edison
Mendagri Minta Tambahan,...
Mendagri Minta Tambahan, Total Pagu Anggaran 2027 Rp10 Triliun
Infografis
11 Perang Terlama dalam...
11 Perang Terlama dalam Sejarah Manusia, Ada yang hingga 781 Tahun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved