Pamitan di Acara Yaaqowiyyu, Ganjar Pranowo: Saya Mohon Maaf Kalau Ada Kekurangan
Jum'at, 01 September 2023 - 16:19 WIB
loading...
Bacapres yang didukung Partai Perindo, Ganjar Pranowo berpamitan kepada warga Klaten yang menghadiri tradisi Yaaqowiyyu di Jatinom, Klaten, Jawa Tengah. Foto/MPI
A
A
A
KLATEN - Bakal Calon Presiden (Bacapres) yang didukung Partai Perindo, Ganjar Pranowo berpamitan kepada warga Klaten yang menghadiri tradisi Yaaqowiyyu di Jatinom, Klaten, Jawa Tengah. Ganjar akan purnatugas sebagai Gubernur Jawa Tengah per 5 September 2023.
"Saya mohon maaf kalau ada kekurangan, saya mohon maaf kalau ada kesalahan dan tentu saja panjenengan (Anda) semua telah menjaga Jawa njenengan pancen ngeten (kalian terbaik). Saya mohon pamit dan saya tidak tahu apakah tahun depan atau tahun berikutnya masih diundang lagi enggak untuk acara Yaaqowiyyu," ujar Ganjar dalam pidatonya di hadapan ribuan warga, Jum'at (1/9/2023).
Baca juga: Daftar Lengkap 10 Penjabat Gubernur yang Segera Dilantik, Gantikan Ganjar hingga Ridwan Kamil
Diketahui, tradisi sebar apem Yaaqowiyyu yang berada di Sendang Klampeyan, Kompleks makam Kiai Ageng Gribig setiap tahunnya rutin digelar. Namun tradisi ini sempat berhenti ketika pademi Covid-19.
Pegelaran kali ini sebanyak 6,6 ton apem akan dibagikan kepada warga yang hadir di lokasi. Masyarakat percaya bahwa kue apem Yaaqowiyyu dapat membawa kesejahteraan bagi mereka yang mendapatkannya.
"Iya luar biasa sekali, antusias masyarakat sangat tinggi. Mereka datang tak hanya dari Klaten, tapi dari berbagai daerah lain di sekitar Klaten bahkan luar Jateng," kata Ganjar.
Selain dianggap tradisi yang unik, kata Ganjar, banyak nilai-nilai yang diajarkan dalam acara itu. Tradisi tersebut mengajarkan kita agar tetap selalu memberi kepada sesama yang tentunya wajib dilakukan dalam kehidupan sehari-hari.
"Saya mohon maaf kalau ada kekurangan, saya mohon maaf kalau ada kesalahan dan tentu saja panjenengan (Anda) semua telah menjaga Jawa njenengan pancen ngeten (kalian terbaik). Saya mohon pamit dan saya tidak tahu apakah tahun depan atau tahun berikutnya masih diundang lagi enggak untuk acara Yaaqowiyyu," ujar Ganjar dalam pidatonya di hadapan ribuan warga, Jum'at (1/9/2023).
Baca juga: Daftar Lengkap 10 Penjabat Gubernur yang Segera Dilantik, Gantikan Ganjar hingga Ridwan Kamil
Diketahui, tradisi sebar apem Yaaqowiyyu yang berada di Sendang Klampeyan, Kompleks makam Kiai Ageng Gribig setiap tahunnya rutin digelar. Namun tradisi ini sempat berhenti ketika pademi Covid-19.
Pegelaran kali ini sebanyak 6,6 ton apem akan dibagikan kepada warga yang hadir di lokasi. Masyarakat percaya bahwa kue apem Yaaqowiyyu dapat membawa kesejahteraan bagi mereka yang mendapatkannya.
"Iya luar biasa sekali, antusias masyarakat sangat tinggi. Mereka datang tak hanya dari Klaten, tapi dari berbagai daerah lain di sekitar Klaten bahkan luar Jateng," kata Ganjar.
Selain dianggap tradisi yang unik, kata Ganjar, banyak nilai-nilai yang diajarkan dalam acara itu. Tradisi tersebut mengajarkan kita agar tetap selalu memberi kepada sesama yang tentunya wajib dilakukan dalam kehidupan sehari-hari.
Lihat Juga :