PKB Merapat ke Nasdem, ke Mana Demokrat Berlabuh?
Jum'at, 01 September 2023 - 08:37 WIB
loading...
Apakah Partai Demokrat akan tetap bertahan dalam koalisi setelah bergabungnya PKB?. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Panggung politik Tanah Air kembali menghangat sejak, setelah Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menyeberang ke Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP). Hal ini demi memastikan tiket cawapres bagi Muhaimin Iskandar (Cak Imin) setelah setahun lamanya tak ada kepastian di Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR).
Direktur Eksekutif Trias Politika Strategis (TPS), Agung Baskoro mengatakan, dalam konteks ini mengemuka soal retaknya relasi internal di KPP yang telah dibangun oleh Partai Nasdem, Partai Demokrat , dan PKS.
"Karena bergabungnya PKB bagi Demokrat, dianggap sepihak dan menodai prinsip kesetaraan. Ini berarti besar kemungkinan Demokrat akan berpindah perahu politik ke KIM, PDIP, atau membuat koalisi baru menguat," kata Agung Baskoro, Jumat (1/9/2023).
"Jika Demokrat keluar efeknya secara elektoral-institusional, jumlah kursi parlemen berkurang atau menjadi 29 persen dari kuota minimal presidential threshold," tambahnya.
Baca juga: PKB-Nasdem Penuhi Syarat Daftarkan Anies-Cak Imin ke KPU
Direktur Eksekutif Trias Politika Strategis (TPS), Agung Baskoro mengatakan, dalam konteks ini mengemuka soal retaknya relasi internal di KPP yang telah dibangun oleh Partai Nasdem, Partai Demokrat , dan PKS.
"Karena bergabungnya PKB bagi Demokrat, dianggap sepihak dan menodai prinsip kesetaraan. Ini berarti besar kemungkinan Demokrat akan berpindah perahu politik ke KIM, PDIP, atau membuat koalisi baru menguat," kata Agung Baskoro, Jumat (1/9/2023).
"Jika Demokrat keluar efeknya secara elektoral-institusional, jumlah kursi parlemen berkurang atau menjadi 29 persen dari kuota minimal presidential threshold," tambahnya.
Baca juga: PKB-Nasdem Penuhi Syarat Daftarkan Anies-Cak Imin ke KPU
Lihat Juga :