4 Fakta Elektabilitas Ganjar Pranowo dalam Survei Litbang Kompas, Selalu Unggul

Sabtu, 26 Agustus 2023 - 13:03 WIB
loading...
4 Fakta Elektabilitas...
Elektabilitas Ganjar Pranowo unggul dalam survei Litbang Kompas. Foto/Antara
A A A
JAKARTA - Elektabilitas Ganjar Pranowo dalam survei Litbang Kompas ramai diperbincangkan. Pasalnya, Ganjar memiliki nilai tertinggi dibandingkan dengan dua Bacapres lainnya, yakni Prabowo Subianto dan Anies Baswedan.

Survei Litbang Kompas merupakan sebuah survei yang dilakukan oleh Lembaga Penelitian dan Pengembangan (Litbang) Kompas. Tujuan dari survei ini untuk mengukur berbagai aspek sosial, politik, ekonomi, dan budaya di Indonesia, termasuk elektabilitas calon presiden dan wakil presiden.

Survei Litbang Kompas memiliki tingkat kepercayaan 95 persen, dengan margin of error plus-minus 2,83 persen. Sehingga hasil survei dari elektabilitas masing-masing tokoh politik dapat dipercaya keakuratannya.

Berikut ini empat fakta elektabilitas Ganjar Pranowo dalam survei Litbang Kompas.

Fakta Elektabilitas Ganjar Pranowo dalam Survei Litbang Kompas


1. Ganjar sudah unggul dalam simulasi terbuka


Pada simulasi terbuka survei Litbang Kompas, elektabilitas Ganjar Pranowo sudah unggul tipis dibanding dengan tokoh politik lainnya. Elektabilitas Ganjar Pranowo sebesar 24,9 persen, sedikit lebih tinggi dari Prabowo Subianto yang sebesar 24,6 persen.

Baca Juga Ganjar Unggul di Survei Litbang Kompas, Nabil Haroen: Cerminan Aspirasi Rakyat

Sementara Anies Baswedan berada di posisi ketiga dengan elektabilitas 12,7 persen. Namun perlu diketahui jika simulasi terbuka belum mencerminkan pilihan akhir pemilih, karena masih ada kemungkinan adanya calon lain yang muncul.

2. Dalam simulasi tiga nama Ganjar Pranowo kembali unggul


Dalam simulasi tiga nama survei Litbang Kompas, Ganjar Pranowo unggul kembali dengan elektabilitas 34,1 persen, sementara Prabowo Subianto mendapat 31,3 persen dan Anies Baswedan mendapat 19,2 persen.

Ini menunjukkan bahwa Ganjar Pranowo memiliki basis dukungan yang kuat dan mampu menarik pemilih dari berbagai latar belakang. Namun, simulasi tiga nama juga belum mencerminkan pilihan akhir pemilih, karena masih ada kemungkinan adanya calon lain yang muncul atau adanya perubahan koalisi partai politik.

3. Ganjar unggul di kalangan pemilih Jawa


Ganjar Pranowo unggul di kalangan pemilih laki-laki, perempuan, dan pemilih Jawa. Dalam simulasi terbuka, elektabilitas Ganjar Pranowo di wilayah Pulau Jawa sebesar 29 persen, sedangkan Prabowo Subianto sebesar 21 persen dan Anies Baswedan sebesar 10 persen.

Ketika simulasi tiga nama pun elektabilitas Ganjar Pranowo di wilayah Pulau Jawa naik menjadi 39,6 persen, sementara Prabowo Subianto turun menjadi 28,8 persen dan Anies Baswedan turun menjadi 16,7 persen.

Diketahui Ganjar Pranowo unggul di wilayah Jawa Tengah, DI Yogyakarta, dan Jawa Timur. Prabowo Subianto unggul di wilayah Banten dan Jawa Barat. Anies Baswedan unggul di wilayah DKI Jakarta saja.

4. Elektabilitas Ganjar Pranowo terus mengalami kenaikan


Elektabilitas Ganjar Pranowo pada Agustus 2023 mendekati elektabilitas pada Januari 2023 yang mencapai 25,3 persen. Saat itu, Ganjar Pranowo unggul 0,8 persen dari Prabowo Subianto yang berada di angka 24,5 persen.

Sementara itu, elektabilitas Prabowo Subianto terlihat stagnan karena hanya naik 0,1 persen dari Mei 2023 ke Agustus 2023. Elektabilitas Anies Baswedan juga mengalami penurunan dari 14,4 persen pada Mei 2023 menjadi 12,7 persen pada Agustus 2023.
(okt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tiyo Eks Ketua BEM UGM...
Tiyo Eks Ketua BEM UGM Mengaku Ditawari Miliaran Rupiah dari Lembaga Berbintang, Ini Respons TNI
PDIP Sudah Siap, Ganjar...
PDIP Sudah Siap, Ganjar Minta Percepat Pembahasan RUU Pemilu
Pemilu 2029 Masih Jauh,...
Pemilu 2029 Masih Jauh, PDIP: Jangan Setiap Hari Bicara Elektoral
Survei IPI: Sjafrie...
Survei IPI: Sjafrie Sjamsoeddin hingga KDM Masuk Bursa Kandidat Pilpres 2029
Ganjar Ungkap Agenda...
Ganjar Ungkap Agenda Rakernas I PDIP di Ancol, Sistem Pilkada hingga Keluhan Masyarakat
Bupati Ponorogo Sugiri...
Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko Kena OTT KPK, Ini Respons PDIP
Beri Dukungan, Ganjar...
Beri Dukungan, Ganjar Datang ke Sidang Pledoi Hasto | Sindo Prime
Ganjar, Rano Karno,...
Ganjar, Rano Karno, hingga Risma Hadiri Upacara Hari Lahir Pancasila di Lenteng Agung
Ganjar Pranowo Ungkap...
Ganjar Pranowo Ungkap Bunda Iffet Sempat Minta Pulang sebelum Meninggal
Rekomendasi
AEF/MANTENA Cup Jadi...
AEF/MANTENA Cup Jadi Ajang Persiapan Atlet Berkuda Indonesia Menuju Asian Games 2026
Kapten Mehdi Taremi:...
Kapten Mehdi Taremi: FIFA Tak Adil, Iran Sendirian dan Tidak Ada yang Membantu Kami
Galon Guna Ulang Berizin...
Galon Guna Ulang Berizin Edar BPOM dan Ber-SNI Dipastikan Aman Dipakai
Berita Terkini
Jokowi Pakai Baju Berlogo...
Jokowi Pakai Baju Berlogo PSI: Artinya Tahu Sendiri
Bangun Integrasi Hukum...
Bangun Integrasi Hukum dan Seni Lewat Pustaka Nada
Kemhan Beberkan Materi...
Kemhan Beberkan Materi Latihan Fisik Calon Manajer Kopdes: Baris-berbaris hingga Hormat Militer
Boni Hargens: Peningkatan...
Boni Hargens: Peningkatan Kepercayaan Publik kepada Polri Perkuat Stabilitas Demokrasi
DPR Desak Latsarmil...
DPR Desak Latsarmil Peserta SPPI Disetop: Nyawa Jangan Dianggap Enteng!
Saatnya Muktamar NU...
Saatnya Muktamar NU Hadirkan Kepemimpinan yang Tak Lagi Wariskan Pertengkaran Berkepanjangan
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved