Kabareskrim Kelahiran Jawa Timur, Nomor 2 Eks Anggota Timsus Penyidikan Kasus Munir
Jum'at, 18 Agustus 2023 - 05:41 WIB
loading...
A
A
A
Tidak hanya itu, Arief juga dipercaya menduduki jabatan sebagai Kapolres Indragiri Hilir Polda Riau, Kapolres Tanjung Pinang, Kasubbag Prodsus Bag Produk Roanalisis Bareskrim Polri, kemudian Kanit II Dit II/Ekonomi dan Khusus Bareskrim Polri. Di sini, Arief dilibatkan dalam Tim Khusus (Timsus) penyidikan perkara Munir.
Kariernya semakin menanjak, Arief ditunjuk menduduki jabatan Dir II/Ekonomi Dan Khusus Bareskrim Polri. Kemudian Dirtipideksus Bareskrim Polri, jabatan yang disandangnya ini membuat pangkatnya naik menjadi Jenderal Bintang Satu atau Brigjen Pol.
Kariernya semakin bersinar, Arief kemudian diangkat menjadi Kapolda Kalimantan Barat (Kalbar). Bintang emas di pundaknya pun bertambah menjadi dua. Setelah menjabat Kapolda Kalbar, Arief dimutasi menjadi Sahlijemen Kapolri, kemudian As SDM Kapolri.
Kinerja dan dedikasinya yang sangat baik membuatnya diangkat menjadi Kabareskrim Polri. Setelah dua tahun menjabat sebagai Kabareskrim, Arief dimutasi menjadi Kalemdiklat Polri kemudian Kabaharkam Polri.
Dalam bidang akademik, Arief juga terbilang cukup baik. Berbagai pendidikan baik di internal Polri maupun di luar telah dilaluinya. Di antaranya, S2 Kajian Ilmu Kepolisian Universitas Indonesia (UI) kemudian, S3 Ilmu Hukum Universitas Pelita Harapan (UPH) Jakarta.
Sedangkan pendidikan di internal Polri yang diikuti mulai dari Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK), kemudian Sekolah Staf dan Pimpinan (Sespim) Lemdiklat Polri, Sespimti Polri hingga Lemhannas PPSA XVIII pada 2012.
Kariernya semakin menanjak, Arief ditunjuk menduduki jabatan Dir II/Ekonomi Dan Khusus Bareskrim Polri. Kemudian Dirtipideksus Bareskrim Polri, jabatan yang disandangnya ini membuat pangkatnya naik menjadi Jenderal Bintang Satu atau Brigjen Pol.
Kariernya semakin bersinar, Arief kemudian diangkat menjadi Kapolda Kalimantan Barat (Kalbar). Bintang emas di pundaknya pun bertambah menjadi dua. Setelah menjabat Kapolda Kalbar, Arief dimutasi menjadi Sahlijemen Kapolri, kemudian As SDM Kapolri.
Kinerja dan dedikasinya yang sangat baik membuatnya diangkat menjadi Kabareskrim Polri. Setelah dua tahun menjabat sebagai Kabareskrim, Arief dimutasi menjadi Kalemdiklat Polri kemudian Kabaharkam Polri.
Dalam bidang akademik, Arief juga terbilang cukup baik. Berbagai pendidikan baik di internal Polri maupun di luar telah dilaluinya. Di antaranya, S2 Kajian Ilmu Kepolisian Universitas Indonesia (UI) kemudian, S3 Ilmu Hukum Universitas Pelita Harapan (UPH) Jakarta.
Sedangkan pendidikan di internal Polri yang diikuti mulai dari Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK), kemudian Sekolah Staf dan Pimpinan (Sespim) Lemdiklat Polri, Sespimti Polri hingga Lemhannas PPSA XVIII pada 2012.
(cip)
Lihat Juga :