Densus 88: Teroris DE Sudah Baiat ke ISIS Sebelum Jadi Karyawan PT KAI
Selasa, 15 Agustus 2023 - 12:26 WIB
loading...
Densus 88 Antiteror Polri mengungkapkan bahwa tersangka teroris DE (28) sudah baiat atau sumpah setia ke organisasi ISIS sebelum resmi menjadi Karyawan PT KAI. Foto/MPI
A
A
A
JAKARTA - Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri mengungkapkan bahwa tersangka teroris DE (28) sudah baiat atau sumpah setia ke organisasi ISIS sebelum resmi menjadi Karyawan PT Kereta Api Indonesia (KAI).
"Ya jadi dari catatan tentang status karyawannya dia itu bergabung 2016 sebagai karyawan PT KAI," ujar Juru Bicara Densus 88 Antiteror Polri Kombes Aswin Siregar kepada wartawan, Selasa (15/8/2023).
Baca juga: Karyawan PT KAI Tersangka Terorisme Modifikasi Air Softgun Jadi Senjata Api
Bahkan, kata Aswin, DE pada tahun 2010 telah bergabung ke jaringan Mujahidin Indonesia Barat (MIB). Kemudian, tersangka mengucap sumpah setia ke Amir ISIS di tahun 2014.
"Jadi setelah dia awal tadi pertama dia bergabung dengan MIB di Bandung menjadi jamaah di WM yang sudah ditangkap itu, kemudian 2014 dia menyatakan baiat tunduk kepada amir ISIS, kemudian 2016 baru dia terdaftar sebagai karyawan PT KAI," jelas Aswin.
Di sisi lain, Aswin mengklaim bahwa pihaknya selama ini sudah berkoordinasi dengan BUMN untuk bekerja sama terkait dengan pencegahan paham radikal maupun terorisme.
"Kita juga selama ini sebenarnya berkoordinasi dengan pihak BUMN, melakukan kerja sama untuk menangkal paham radikal ini di BUMN," ucap Aswin.
"Ya jadi dari catatan tentang status karyawannya dia itu bergabung 2016 sebagai karyawan PT KAI," ujar Juru Bicara Densus 88 Antiteror Polri Kombes Aswin Siregar kepada wartawan, Selasa (15/8/2023).
Baca juga: Karyawan PT KAI Tersangka Terorisme Modifikasi Air Softgun Jadi Senjata Api
Bahkan, kata Aswin, DE pada tahun 2010 telah bergabung ke jaringan Mujahidin Indonesia Barat (MIB). Kemudian, tersangka mengucap sumpah setia ke Amir ISIS di tahun 2014.
"Jadi setelah dia awal tadi pertama dia bergabung dengan MIB di Bandung menjadi jamaah di WM yang sudah ditangkap itu, kemudian 2014 dia menyatakan baiat tunduk kepada amir ISIS, kemudian 2016 baru dia terdaftar sebagai karyawan PT KAI," jelas Aswin.
Di sisi lain, Aswin mengklaim bahwa pihaknya selama ini sudah berkoordinasi dengan BUMN untuk bekerja sama terkait dengan pencegahan paham radikal maupun terorisme.
"Kita juga selama ini sebenarnya berkoordinasi dengan pihak BUMN, melakukan kerja sama untuk menangkal paham radikal ini di BUMN," ucap Aswin.
Lihat Juga :