Elektabilitas Ganjar Pranowo Unggul karena Literasi Politik Masyarakat Meningkat
Jum'at, 11 Agustus 2023 - 22:01 WIB
loading...
Politikus senior PDIP Hendrawan Supratikno menilai peningkatan elektabilitas Ganjar Pranowo sebagai capres seiring literasi politik masyarakat yang meningkat. FOTO/DOK.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Elektabilitas bakal calon presiden Ganjar Pranowo terus menunjukkan tren peningkatan berdasarkan hasil riset beberapa lembaga survei. Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menilai hal tersebut karena literasi politik masyarakat yang semakin membaik.
"Ganjar tertinggi seiring dengan literasi politik masyarakat yang meningkat. Apabila kesadaran sejarah membaik, orang paham latar belakang calon bagus, Ganjar akan unggul. Dia rapornya masih bagus," kata politikus senior PDIP Hendrawan Supratikno, Jumat (11/8/2023).
Untuk diketahui, berdasarkan hasil survei terbaru Lembaga Surabaya Survey Center (SSC), Ganjar Pranowo memiliki persentase elektabilitas mencapai 33,5% di Jawa Timur sekaligus mengungguli nama pesaingnya Prabowo Subianto dengan 28,4% dan juga Anies Baswedan.
Direktur SSC Mochtar W Oetomo mengungkapkan tingginya survei elektabilitas Ganjar di Jatim, selain karena diusung PDIP, juga disebabkan kuatnya persepsi masyarakat terhadap Gubernur Jawa Tengah itu sebagai sosok tepat melanjutkan program yang sudah disusun oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).
"Ganjar tertinggi seiring dengan literasi politik masyarakat yang meningkat. Apabila kesadaran sejarah membaik, orang paham latar belakang calon bagus, Ganjar akan unggul. Dia rapornya masih bagus," kata politikus senior PDIP Hendrawan Supratikno, Jumat (11/8/2023).
Untuk diketahui, berdasarkan hasil survei terbaru Lembaga Surabaya Survey Center (SSC), Ganjar Pranowo memiliki persentase elektabilitas mencapai 33,5% di Jawa Timur sekaligus mengungguli nama pesaingnya Prabowo Subianto dengan 28,4% dan juga Anies Baswedan.
Direktur SSC Mochtar W Oetomo mengungkapkan tingginya survei elektabilitas Ganjar di Jatim, selain karena diusung PDIP, juga disebabkan kuatnya persepsi masyarakat terhadap Gubernur Jawa Tengah itu sebagai sosok tepat melanjutkan program yang sudah disusun oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Lihat Juga :