MUI: Tanpa Aksi, Ikhtiar Protokol Covid-19 Hanya Jadi Teori

Rabu, 29 Juli 2020 - 19:32 WIB
loading...
MUI: Tanpa Aksi, Ikhtiar...
Kantor MUI. Foto/ist
A A A
JAKARTA - Ketua Satgas Covid-19 Majelis Ulama Indonesia (MUI) Muhammad Zaitun Rasmin mengakui kesadaran masyarakat Indonesia terkait pencegahan penularan Covid-19 ini masih sangat rendah.

“Saya ingin mengingatkan bahwa keadaan di negeri kita akan lebih panjang dan lebih banyak korban kalau kita semakin tidak waspada dan menganggap biasa,” ujar Zaitun dalam webinar berjudul Revitalisasi Peran Ulama Dalam Pencegahan Penyebaran Covid-19 di Era New Normal yang diselenggarakan MUI, Rabu (29/7/2020).

Menurut dia, banyak masyarakat khususnya Umat Islam yang tidak peduli untuk memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan. Akibatnya, alih-alih membaik, penyebaran Covid-19 kembali meninggi. ”Sudah ada berita gembira di awal Juni itu sekarang berubah lagi, termasuk Jakarta,” kata Zaitun.

(Baca: MUI Tak Larang Masyarakat Salat Idul Adha di Lapangan atau Masjid)

Berkaca pada Wuhan, lanjut Zaitun, kota di China yang menjadi titik awal penyebaran Covid-19 itu saat ini kondisinya membaik, setidaknya tidak terlalu membahayakan. Ini bisa terjadi karena tingkat kepatuhan masyarakatnya tinggi.

Hanya dengan lockdown selama tiga bulan Wuhan mampu menekan angka penyebaran Covid-19. Fenomena sebaliknya terjadi di Indonesia.

“Saat ini kasus positif sudah menembus angka 100 ribu, lebih tinggi dari negara tempat pertama kali virus Corona menyebar. Kematian sudah mendekati 4.000 orang, ini angka yang besar,” tegasnya.

(Baca: Salat Idul Adha, MUI: Pertimbangkan Zona Risiko Penyebaran Covid-19)

Karena itu, Zaitun mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bahu membahu menekan laju penyebaran virus ini. Semua orang mesti sadar bahwa Covid-19 berbahaya.

“Memang, kalau sudah terjadi tidak bisa lepas dari takdir. Tapi sebagai umat Islam, kita harus melakukan ikhtiar, dan inilah yang dilakukan MUI agar umat dapat bukan saja terhindar dari Covid-19 tapi juga menjadi contoh bagi yang lain baik di negeri ini maupun tempat lain tentang bagaimana kita berinteraksi dan menghadapi Covid-19 ini,” ungkapnya.

Ketua umum Wahdah Islamiyyah ini juga berpesan agar masyarakat sebagai umat bisa saling memperkuat, saling mengingatkan dan menyadarkan, juga membangun keprihatinan atas kondisi ini.
(muh)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
MUI Minta Presiden Prabowo...
MUI Minta Presiden Prabowo Selamatkan 5 WNI yang Ditangkap Israel
MUI Minta Komdigi Blokir...
MUI Minta Komdigi Blokir dan Perketat Pengawasan Akses Platform Judi Online
MUI dan FORKOPI Sepakat...
MUI dan FORKOPI Sepakat Perkuat Ekonomi Kerakyatan melalui Koperasi Syariah
MUI Minta Polemik Pernyataan...
MUI Minta Polemik Pernyataan JK Dihentikan demi Menjaga Kerukunan Bangsa
MUI Serukan Stop Perang,...
MUI Serukan Stop Perang, Desak AS-Israel Akhiri Konflik
MUI Kecam Keras Aturan...
MUI Kecam Keras Aturan Israel Hukum Mati Tahanan Palestina, Serukan PBB hingga OKI Turun Tangan
MUI Ajak Umat Islam...
MUI Ajak Umat Islam Jadikan Iduladha Momentum Perkuat Persatuan dan Tingkatkan Kepedulian
Beda Fatwa dengan MUI...
Beda Fatwa dengan MUI Soal Dam Haji, Kemenhaj: Bukan Paksakan, Tapi Sediakan Keleluasaan Fiqh Haji
MUI Tegaskan Penyembelihan...
MUI Tegaskan Penyembelihan Hewan DAM Harus di Tanah Suci
Rekomendasi
Perbandingan 5 Varian...
Perbandingan 5 Varian BYD M6 DM: Mana yang Pas untuk Kebutuhan Anda?
Penguatan IHSG dan Rupiah...
Penguatan IHSG dan Rupiah Berlanjut, Pasar Respons Positif Kepastian Posisi Menkeu
Harga BYD M6 DM Dirilis:...
Harga BYD M6 DM Dirilis: Mulai Rp298 Juta, Klaim Irit 65 Km/Liter Setara Motor Matic
Berita Terkini
Pengamat Kebijakan Publik...
Pengamat Kebijakan Publik Apresiasi Arah Baru BGN, Transparansi dan Refocusing MBG
Waka BGN Sony Sonjaya...
Waka BGN Sony Sonjaya Ajukan Justice Collaborator, Kejagung Bakal Periksa Pekan Depan
Penampakan Andri Mulyono...
Penampakan Andri Mulyono Pakai Rompi Tahanan usai Jadi Tersangka Baru Pengadaan Motor Listrik BGN
Kejagung: Tersangka...
Kejagung: Tersangka Andri Mulyono Mark up Pengadaan Motor Listrik BGN
Tepis Isu Menguntungkan...
Tepis Isu Menguntungkan Kapolri, Pakar: UU Polri Baru Berpihak pada Kepentingan Publik
Refly Harun Pertanyakan...
Refly Harun Pertanyakan Nasib Kasus Roy Suryo Cs: Sudah 30 Kali Wajib Lapor, Kasus Belum Jelas
Infografis
Penyebab Kasus Covid-19...
Penyebab Kasus Covid-19 di Indonesia Naik, Salah Satunya Mutasi Virus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved