Zulhas soal Dinasti Politik Jokowi: Salahnya Itu di Mana?
Rabu, 29 Juli 2020 - 18:04 WIB
loading...
Ketua Umum DPP PAN Zulkifli Hasan. Foto/humas PAN
A
A
A
JAKARTA - Majunya anak dan menantu Presiden Joko Widodo (Jokowi) serta anak Wakil Presiden (Wapres) Maruf Amin di Pilkada 2020 menimbulkan sorotan soal menguatnya politik dinasti dan aji mumpung karena ketiga orang itu masih baru di dunia politik.
Namun, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan punya pandangan lain. Baginya, baik politik dinasti atau dinasti politik adalah hal yang lumrah dan sah dalam sebuah negara demokrasi. Tidak ada sesuatu yang dilanggar dalam fenomena itu.
“Begini ya, di belahan dunia manapun kalau politisi biasanya keluarga kerabatnya karirnya politisi juga. Kalau saudara tentara, biasanya keluarganya tentara juga. Kalau keluarga dokter keluarganya dokter lagi gitu. Kalau ada pengusaha pengusaha lagi. Ini di mana salahnya gitu,” kata Zulhas di Kantor DPP PAN, Jakarta, Rabu (29/7/2020).
(Baca: Politik Dinasti Jangan Sampai Reduksi Kualitas Calon)
Soal Gibran dan Bobby yang memiliki latar belakang pengusaha dan baru terjun ke dunia politik, menurut Wakil Ketua MPR ini, praktik itu dibolehkan dalam demokrasi dan itu juga merupakan hak pribadi dari Gibran dan Bobby sebagai warga negara.
Namun, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan punya pandangan lain. Baginya, baik politik dinasti atau dinasti politik adalah hal yang lumrah dan sah dalam sebuah negara demokrasi. Tidak ada sesuatu yang dilanggar dalam fenomena itu.
“Begini ya, di belahan dunia manapun kalau politisi biasanya keluarga kerabatnya karirnya politisi juga. Kalau saudara tentara, biasanya keluarganya tentara juga. Kalau keluarga dokter keluarganya dokter lagi gitu. Kalau ada pengusaha pengusaha lagi. Ini di mana salahnya gitu,” kata Zulhas di Kantor DPP PAN, Jakarta, Rabu (29/7/2020).
(Baca: Politik Dinasti Jangan Sampai Reduksi Kualitas Calon)
Soal Gibran dan Bobby yang memiliki latar belakang pengusaha dan baru terjun ke dunia politik, menurut Wakil Ketua MPR ini, praktik itu dibolehkan dalam demokrasi dan itu juga merupakan hak pribadi dari Gibran dan Bobby sebagai warga negara.
Lihat Juga :