alexa snippet

Jarang Membaca Bikin Orang Jadi Buas di Medsos

Jarang Membaca Bikin Orang Jadi Buas di Medsos
Tingkat literasi yang rendah menjadi salah satu faktor yang membuat informasi bohong atau hoax marak di media sosial. Foto/Ilustrasi/Istimewa
A+ A-
JAKARTA - Ketua Masyarakat Indonesia Antihoax, Septiaji Eko Nugroho mengimbau masyarakat untuk menggunakan norma-norma yang menjadi pandangan hidup dalam menggunakan internet dan media sosial.

Imbauan tersebut adalah salah satu upaya Nugroho beserta komunitasnya memerangi maraknya berita palsu atau hoax di media sosial (medsos). 

"Banyak sekali masyarakat tampak gagap menggunakan internet dan media sosial. Mereka kerap kali melupakan norma-norma. Orang tiba-tiba bisa berubah menjadi buas di media sosial," kata Nugroho saat berbicara dalam diskusi yang mengangkat tema Upaya Memerangi Berita dan Situs Hoax, di Gedung Dewan Pers, Jakarta Kamis (12/1/2017).

Nugroho menilai, maraknya penyebaran kabar hoax akibat lemahnya tingkat literasi atau kemampuan menulis dan membaca masyarakat. Sementara pengguna internet di Indonesia sangat tinggi. "Sangat berbahaya jika penggunaan internet tak diimbangi dengan budaya literasi," ucap Nugroho.

Upaya memerangi hoax pun dimulai Nugroho beserta ribuan relawan Masyarakat Indonesia Antihoax di seluruh Indonesia dengan melakukan pendidikan di masyarakat.

Perlawanan juga diwujudkan dengan memproduksi konten-konten positif untuk masyarakat. Selain itu, komunitasnya ini juga membangun aplikasi bernama Turn Back Hoax untuk mendetaksi keaslian sebuah berita.

"Kami bersinergi dengan berbagai pihak untuk menganalisa teks dan gambar yang hoax," kata Nugroho.



(dam)
loading gif
Top