Demokrat Dukung Sentilan Anies untuk Sektor Kesehatan: Sadikin, Sakit Sedikit Jadi Miskin

Senin, 07 Agustus 2023 - 10:23 WIB
loading...
Demokrat Dukung Sentilan...
Deputi Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPP Partai Demokrat Kamhar Lakumani mendukung sentilan bakal calon presiden Koalisi Perubahan Anies Baswedan untuk sektor kesehatan Tanah Air. Foto/Dok SINDOnews
A A A
JAKARTA - Deputi Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPP Partai Demokrat Kamhar Lakumani mendukung sentilan bakal calon presiden Koalisi Perubahan Anies Baswedan untuk sektor kesehatan Tanah Air. Kritik Anies yang menyebut datang ke rumah sakit bukannya sembuh, malah jadi miskin itu sangat beralasan.

“Kritik yang disampaikan Mas Anies sangat berdasar dan beralasan, apalagi setelah ditetapkannya UU Omnibus Law Kesehatan yang dalamnya antara lain menghilangkan mandatory budget sektor kesehatan, padahal di dalamnya termasuk alokasi anggaran untuk Penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS,” kata Kamhar kepada SINDOnews, Senin (7/8/2023).

Kamhar mengatakan, situasi ini akan membuat akses kesehatan menjadi semakin tak terjangkau dan mahal. “Menjadi wajar jika kemudian pemeo sakit sedikit jadi miskin ‘sadikin’ kembali mengemuka,” tuturnya.

Baca juga: Sentilan Anies untuk Sektor Kesehatan: Datang ke Rumah Sakit Bukannya Sembuh, Malah Jadi Miskin



Dia menilai hal tersebut bertolak belakang dengan kebijakan pemerintahan di masa Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang menjadikan kesehatan, pendidikan sebagai salah satu pilar utama pembangunan nasional mampu menunaikan mandatory budget 5% dari APBN serta lahirnya UU Nomor 24 Tahun 2011 Tentang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial.

“Ini semua menegaskan keberpihakan pemerintah pada masa itu sangat besar dan kuat untuk kesehatan. Menjadikan kepentingan rakyat bangsa sendiri sebagai yang utama dan diutamakan. Ini antara lain yang menjadi dasar bagi Demokrat menolak Omnibus Law Kesehatan,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, Anies Baswedan mengkritik pelayanan kesehatan di Indonesia. Anies mengatakan, sektor kesehatan yang seharusnya primer dan menjadi hak semua masyarakat belum bisa dinikmati seluruhnya sesuai konstitusi UUD 1945.

"Betapa banyak warga kita yang datang ke rumah sakit bukannya jadi sembuh, malah jadi miskin. Dalam hal ini, saya meyakini perubahan di 2024 harus segera dimulai. Sebab, kesehatan adalah hak mendasar," ujar Anies Baswedan di Bandung, Jawa Barat, Minggu (6/8/2023)

Anies menuturkan, pelayanan kesehatan di Indonesia harus diubah yakni dengan melayani masyarakat tanpa membuat mereka menjadi miskin. "Yang diperlukan datang ke rumah sakit menjadi sembuh, bukan pulang menjadi miskin. PR-PR (pekerjaan rumah, red) inilah yang kita ingin bereskan bersama-sama," pungkasnya.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AHY: Oposisi Harus Konstruktif,...
AHY: Oposisi Harus Konstruktif, Tidak Boleh Memecah Belah Bangsa
Demokrat Ajak Semua...
Demokrat Ajak Semua Elemen Bangsa Jaga Ruang Publik yang Kondusif dan Beradab
Anies Baswedan: Dino...
Anies Baswedan: Dino Patti Djalal Bukan Karbitan Jadi Diplomat, Bukan Pula Karbitan Jadi Pejabat
AHY Ingatkan Kader Demokrat...
AHY Ingatkan Kader Demokrat Hasilkan Kebijakan yang Berpihak kepada Rakyat
AHY Dukung Putusan MK...
AHY Dukung Putusan MK yang Pertegas Kuota 30 Persen Caleg Perempuan
Komentari Situasi Terkini,...
Komentari Situasi Terkini, Anies Baswedan: Berikan Kepastian, Jangan Ketenangan Semu
Widyawati Pantau Tio...
Widyawati Pantau Tio Pakusadewo dari Grup WA, Bersyukur Kondisinya Kini Membaik
Malih Tong Tong Doakan...
Malih Tong Tong Doakan Haji Bolot Cepat Sembuh, Akui Rindu Kerja Bareng Lagi
Kondisi Terkini Haji...
Kondisi Terkini Haji Bolot, Sudah Dipindah ke Ruang Rawat Inap dan Mulai Pulih
Rekomendasi
6 Pesawat Pengebom Nuklir...
6 Pesawat Pengebom Nuklir China dan Rusia Manuver Gabungan Dekati Jepang
Kemenag Cabut Izin Pesantren...
Kemenag Cabut Izin Pesantren Ibadurrahman Buntut Kasus Kekerasan Seksual
Kehadiran Meghan Markle...
Kehadiran Meghan Markle Jadi Penentu Rekonsiliasi Pangeran Harry dan Raja Charles
Berita Terkini
Prabowo Terima Usulan...
Prabowo Terima Usulan Rektor, Keuntungan BUMN untuk Riset dan Inovasi
Hadiri Pekan Olahraga...
Hadiri Pekan Olahraga Polri dan CFD, Kapolri: Momentum Perkuat Kedekatan dengan Masyarakat
Jokowi Injak Kepala...
Jokowi Injak Kepala Kerbau saat Terima Gelar Adat, PDIP: Bagian Adat atau Simbol Perendahan Politik?
MUI Susun Naskah Akademik...
MUI Susun Naskah Akademik RUU Pidana LGBT, Dorong Masuk Prolegnas
Kecam Dugaan Intimidasi...
Kecam Dugaan Intimidasi Dokter di NTT, Ninik: Sanksi Disiplin Jika Kader PKB Terlibat
Satgas Lundup Polri...
Satgas Lundup Polri Bongkar Kasus Impor Ilegal Senilai Hampir Rp1 Triliun
Infografis
Jaminan Kesehatan Mantan...
Jaminan Kesehatan Mantan Menteri dan Keluarganya Jadi Beban APBN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved