Dinasti Politik Lebih Mengandalkan Popularitas, Bukan Kualitas Kepemimpinan
Rabu, 29 Juli 2020 - 11:31 WIB
loading...
A
A
A
Memang dari keempat nama di atas, hanya Rahayu yang pernah terjun di dunia politik dengan menjadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat periode 2014-2019. Rahayu akan bertarung di Pilkada Kota Tangerang Selatan. Salah satu lawannya adalah Siti Nur Azizah.
Memiliki keluarga yang lebih dulu turun dalam dunia politik ada plus dan minusnya. “Jika orang tua atau orang dekatnya dinilai publik berhasil, orang yang menilai cenderung akan mengikuti untuk memilihnya,” ucap Dosen Universitas Brawijaya itu.
Politik itu cair. Jadi tidak ada jaminan bahwa orang dekat dari tokoh politik nasional dan mantan kepala daerah akan mudah memenangkan pertarungan. Dalam pilkada 9 Desember 2020 nanti, hasil Pemilu 2019 bisa menjadi tolak ukur. (Baca juga: Elektabilitas Gibran Meroket Setahun Terakhir, Sulit Dikalahkan)
Salah satu yang memiliki kans untuk menang adalah Gibran yang maju di Solo. Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) tempatnya bernaung merupakan penguasa Solo. 30 dari 45 kursi DPRD diduduki partai besutan Megawati Soekarnoputri itu.
Memiliki keluarga yang lebih dulu turun dalam dunia politik ada plus dan minusnya. “Jika orang tua atau orang dekatnya dinilai publik berhasil, orang yang menilai cenderung akan mengikuti untuk memilihnya,” ucap Dosen Universitas Brawijaya itu.
Politik itu cair. Jadi tidak ada jaminan bahwa orang dekat dari tokoh politik nasional dan mantan kepala daerah akan mudah memenangkan pertarungan. Dalam pilkada 9 Desember 2020 nanti, hasil Pemilu 2019 bisa menjadi tolak ukur. (Baca juga: Elektabilitas Gibran Meroket Setahun Terakhir, Sulit Dikalahkan)
Salah satu yang memiliki kans untuk menang adalah Gibran yang maju di Solo. Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) tempatnya bernaung merupakan penguasa Solo. 30 dari 45 kursi DPRD diduduki partai besutan Megawati Soekarnoputri itu.
(kri)
Lihat Juga :