Fakta Menarik Irjen Pol Merdisyam, Jenderal Polisi Ahli Intelijen Penyandang Gelar Lasalipu Daeng Marakka
Selasa, 01 Agustus 2023 - 06:09 WIB
loading...
A
A
A
Usai menyelesaikan pendidikan Sespimmen (2009) dan Assessment Sisjab Kapolres II (2010), Merdisyam ditunjuk menjadi Kapolres Karawang (2010). Kemudian ia dimutasi menjadi Dirintelkam Polda Gorontalo pada 2013. Ayah tiga putra ini lalu diangkat menjadi Dirintelkam Polda Metro Jaya (2016) setelah merampungkan pendidikan Sespimti pada 2015.
Merdisyam pecah bintang saat dipercaya menjadi Direktur Baintelkam Polri pada 2018. Pangkatnya menjadi Brigadir Jenderal Polisi (Brigjen Pol). Setahun kemudian, lulusan pelatihan Money Counterfaith di Amerika Serikat ini dipromosikan menjadi Kapolda Sulawesi Tenggara. Pangkatnya pun naik menjadi Inspektur Jenderal Polisi (Irjen Pol) atau bintang 2.
Selanjutnya Merdisyam dimutasi menjadi Kapolda Sulawesi Selatan pada 2020 dan ditarik lagi ke Mabes Polri menjadi Wakabaintelkam pada 2021.
Pelakunya adalah suami istri berinisial L (suami) dan YSF (istri) yang terafiliasi dengan kelompok teroris Jamaah Ansharut Daulah (JAD). Keduanya tewas di lokasi. Ledakan bom panci ini juga menyebabkan 20 orang luka-luka.
Merdisyam memimpin langsung olah TKP bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar. Di bawah kepemimpinan Merdisya, Polda Sulsel membantu Densus 88 Antiteror Mabes Polri berhasil menangkap 58 tersangka terkait bom bunuh tersebut. Mereka yang ditangkap mayoritas masih remaja dan 7 di antaranya adalah perempuan. Para tersangka kemudian dipindahkan dari Polda Sulsel ke Jakarta.
Merdisyam pecah bintang saat dipercaya menjadi Direktur Baintelkam Polri pada 2018. Pangkatnya menjadi Brigadir Jenderal Polisi (Brigjen Pol). Setahun kemudian, lulusan pelatihan Money Counterfaith di Amerika Serikat ini dipromosikan menjadi Kapolda Sulawesi Tenggara. Pangkatnya pun naik menjadi Inspektur Jenderal Polisi (Irjen Pol) atau bintang 2.
Selanjutnya Merdisyam dimutasi menjadi Kapolda Sulawesi Selatan pada 2020 dan ditarik lagi ke Mabes Polri menjadi Wakabaintelkam pada 2021.
2. Tangani Bom Bunuh Diri di Gereja Katedral Makassar
Merdisyam menangani sejumlah kasus besar saat menjabat Kapolda Sulsel. Salah satunya adalah bom bunuh diri di Gereja Hati Yesus Yang Mahakudus atau Katedral Makassar pada 28 Maret 2021. Bom meledak saat umat Katolik melaksanakan misa Minggu Palma.Pelakunya adalah suami istri berinisial L (suami) dan YSF (istri) yang terafiliasi dengan kelompok teroris Jamaah Ansharut Daulah (JAD). Keduanya tewas di lokasi. Ledakan bom panci ini juga menyebabkan 20 orang luka-luka.
Merdisyam memimpin langsung olah TKP bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar. Di bawah kepemimpinan Merdisya, Polda Sulsel membantu Densus 88 Antiteror Mabes Polri berhasil menangkap 58 tersangka terkait bom bunuh tersebut. Mereka yang ditangkap mayoritas masih remaja dan 7 di antaranya adalah perempuan. Para tersangka kemudian dipindahkan dari Polda Sulsel ke Jakarta.
3. Dianugerahi Gelar Lasalipu Daeng Marakka
Irjen Pol Merdisyam mendapat gelar kehormatan dari Dewan Adat Bone saat berkunjung ke Kabupaten Bone, Sulsel pada 6 April 2021. Gelar kehormatan yang diberikan adalah Lasalipu Daeng Marakka yang berarti pemimpin yang mampu memberikan perlindungan keamanan, ketertiban masyarakat pemberani, bijaksana, cekatan dan lincah dalam mengambil tindakan.Lihat Juga :