HUT BNPT, Mendesain Karakter Generasi Muda dalam Mewujudkan Indonesia Emas 2045
Sabtu, 29 Juli 2023 - 22:01 WIB
loading...
A
A
A
Ary mengatakan, jika Indonesia bersiap sejak dini untuk memanfaatkan bonus demografi setelah 100 tahun kemerdekaan, maka Indonesia Emas akan terjadi. Namun kalau gagal merencanakannya, maka akan menjadi beban demografi yang dapat menimbulkan beragam persoalan.
Karena itu, menurut Ary, untuk melahirkan dan memanfaatkan generasi emas, kita harus mampu menyeimbangkan sumber daya manusia (SDM) Indonesia dengan 3 kecerdasan yang sempurna yaitu Kecerdasan Intelektual (IQ), Kecerdasan Emosional (EQ), dan Kecerdasan Spiritual (SQ). Riset membuktikan bahwa Kecerdasan Intelektual itu berperan hanya 10-20%. Sisanya, kecerdasan emosional dan kecerdasan spiritual.
"Kita harus melahirkan manusia yang bukan hanya sebatas cerdas otak, namun harus diimbangi dengan cerdas jiwa dan cerdas hati. Dengan cara seperti itu, Indonesia Emas akan tercipta, tapi sebaliknya, jika kita kehilangan hati nurani maka kita akan mengalami beban demografi," ujarnya.
Indonesia Emas 2045 merupakan salah satu Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJMN) yang menargetkan untuk mewujudkan negara yang tangguh, mandiri dan inklusif di 100 tahun kemerdekaan Indonesia, yaitu pada tahun 2045.
Untuk merealisasikannya, Ary menilai perlu ditanamkan fondasi wawasan kebangsaan atau nasionalisme sejak dini maupun pada kurikulum di SD,SMP dan SMA, bahkan kepada generasi milenial dan zelenial, sehingga kesadaran bernegara, wawasan kebangsaan dimiliki oleh mereka.
Selain itu, Ary juga menambahkan, perlu ditanamkan nilai-nilai moral dasar yang biasa disebut 7 Budi Utama guna memperkuat karakter anak bangsa. "Segenap bangsa Indonesia harus memegang teguh nilai jujur, tanggung jawab, visioner, disiplin, kerjasama, adil dan peduli. 7 Budi Utama inilah yang harus selalu digaungkan, diajarkan dan harus ditujukkan dalam keseharian," kata Ary.
Karena itu, menurut Ary, untuk melahirkan dan memanfaatkan generasi emas, kita harus mampu menyeimbangkan sumber daya manusia (SDM) Indonesia dengan 3 kecerdasan yang sempurna yaitu Kecerdasan Intelektual (IQ), Kecerdasan Emosional (EQ), dan Kecerdasan Spiritual (SQ). Riset membuktikan bahwa Kecerdasan Intelektual itu berperan hanya 10-20%. Sisanya, kecerdasan emosional dan kecerdasan spiritual.
"Kita harus melahirkan manusia yang bukan hanya sebatas cerdas otak, namun harus diimbangi dengan cerdas jiwa dan cerdas hati. Dengan cara seperti itu, Indonesia Emas akan tercipta, tapi sebaliknya, jika kita kehilangan hati nurani maka kita akan mengalami beban demografi," ujarnya.
Indonesia Emas 2045 merupakan salah satu Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJMN) yang menargetkan untuk mewujudkan negara yang tangguh, mandiri dan inklusif di 100 tahun kemerdekaan Indonesia, yaitu pada tahun 2045.
Untuk merealisasikannya, Ary menilai perlu ditanamkan fondasi wawasan kebangsaan atau nasionalisme sejak dini maupun pada kurikulum di SD,SMP dan SMA, bahkan kepada generasi milenial dan zelenial, sehingga kesadaran bernegara, wawasan kebangsaan dimiliki oleh mereka.
Selain itu, Ary juga menambahkan, perlu ditanamkan nilai-nilai moral dasar yang biasa disebut 7 Budi Utama guna memperkuat karakter anak bangsa. "Segenap bangsa Indonesia harus memegang teguh nilai jujur, tanggung jawab, visioner, disiplin, kerjasama, adil dan peduli. 7 Budi Utama inilah yang harus selalu digaungkan, diajarkan dan harus ditujukkan dalam keseharian," kata Ary.
Lihat Juga :