Lembaga Survei Australia Tempatkan Ganjar Pranowo di Peringkat Satu Capres
Jum'at, 28 Juli 2023 - 10:23 WIB
loading...
Hasil survei Utting Research, sebuah lembaga survei yang berbasis di Australia menempatkan Capres Partai Perindo Ganjar Pranowo di urutan pertama elektabilitas capres. Foto/ANTARA
A
A
A
JAKARTA - Hasil survei Utting Research, sebuah lembaga survei yang berbasis di Australia menempatkan Capres Partai Persatuan Indonesia (Perindo) Ganjar Pranowo di urutan pertama elektabilitas calon presiden (capres). Ganjar unggul tipis dari Capres Partai Gerindra Prabowo Subianto.
"Dalam survei tersebut, elektabilitas Ganjar Pranowo mencapai 34 persen, disusul oleh Prabowo Subianto sebesar 33 persen, dan Anies Baswedan 27 persen. Sebanyak 3 persen responden menjawab rahasia dan atau belum memutuskan, sementara 3 persen lainnya tidak menjawab," demikian rilis hasil survei yang dikutip, Jumat (28/7/2023).
Baca juga: Sosok Ganjar di Mata Teman Kuliah: Menghargai Perbedaan dan Merakyat!
Utting memotret elektabilitas yang selisih tipis itu membuat kompetisi masih rentan terjadi perubahan pilihan pemilih menjelang Pemilu Presiden (Pilpres) 2024.
Sementara itu, Utting juga memotret keinginan responden terkait visi misi capres. Hasilnya, 61% responden menginginkan pemimpin ke depan dapat melanjutkan program Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan adanya sejumlah perbaikan.
"Dalam survei tersebut, elektabilitas Ganjar Pranowo mencapai 34 persen, disusul oleh Prabowo Subianto sebesar 33 persen, dan Anies Baswedan 27 persen. Sebanyak 3 persen responden menjawab rahasia dan atau belum memutuskan, sementara 3 persen lainnya tidak menjawab," demikian rilis hasil survei yang dikutip, Jumat (28/7/2023).
Baca juga: Sosok Ganjar di Mata Teman Kuliah: Menghargai Perbedaan dan Merakyat!
Utting memotret elektabilitas yang selisih tipis itu membuat kompetisi masih rentan terjadi perubahan pilihan pemilih menjelang Pemilu Presiden (Pilpres) 2024.
Sementara itu, Utting juga memotret keinginan responden terkait visi misi capres. Hasilnya, 61% responden menginginkan pemimpin ke depan dapat melanjutkan program Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan adanya sejumlah perbaikan.
Lihat Juga :