Menakar Peluang Bahlil Lahadalia Depak Airlangga Hartarto Lewat Munaslub
Senin, 24 Juli 2023 - 15:30 WIB
loading...
A
A
A
Tak hanya itu, kata Adi, Munaslub Golkar juga sempat terjadi karena adanya konflik internal di partai berlambang pohon beringin tersebut. “Nah, kalau isu Munaslub belakangan berkembang di Golkar harus ada argumen-argumen yang extraordinary sangat penting dan sangat genting, sehingga isu Munaslub itu memiliki relevansinya secara politik bagi Golkar," tuturnya.
Kemudian, dia menuturkan bahwa secara politik Munaslub itu bukan perkara gampang untuk digelar. “Tapi melalui proses yang tidak main-main, harus ada usulan atau keinginan dan persetujuan dari 2/3 pengurus DPD Golkar di seluruh Indonesia," jelasnya.
Namun jika melihat kecenderungan saat ini, kata Adi, DPD Golkar terlihat masih sangat loyal dan sangat total untuk terus mendukung Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto hingga 2024. "Jadi kalau ada orang yang ingin jadi ketum Golkar melalui skenario Munaslub, ya kuncinya harus meyakinkan minimal 2/3 dari pengurus DPD itu. Ini enggak gampang," pungkasnya.
Kemudian, dia menuturkan bahwa secara politik Munaslub itu bukan perkara gampang untuk digelar. “Tapi melalui proses yang tidak main-main, harus ada usulan atau keinginan dan persetujuan dari 2/3 pengurus DPD Golkar di seluruh Indonesia," jelasnya.
Namun jika melihat kecenderungan saat ini, kata Adi, DPD Golkar terlihat masih sangat loyal dan sangat total untuk terus mendukung Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto hingga 2024. "Jadi kalau ada orang yang ingin jadi ketum Golkar melalui skenario Munaslub, ya kuncinya harus meyakinkan minimal 2/3 dari pengurus DPD itu. Ini enggak gampang," pungkasnya.
(rca)
Lihat Juga :