Muncul Dorongan Munaslub Golkar Gantikan Airlangga, Dewan Pakar: Dasarnya Apa?

Senin, 24 Juli 2023 - 00:04 WIB
loading...
Muncul Dorongan Munaslub...
Wakil Ketua Dewan Pakar Partai Golkar Yasril Ananta Baharuddin menentang keras pihak-pihak yang ingin mengadakan Munaslub untuk mengganti Airlangga Hartarto. Foto: SINDOnews/Yohannes Tobing
A A A
JAKARTA - Wakil Ketua Dewan Pakar Partai Golkar Yasril Ananta Baharuddin menentang keras pihak-pihak yang ingin mengadakan Musyawarah Nasional Luar Biasa ( Munaslub ) untuk mengganti Ketua Umum Airlangga Hartarto. Dia menilai Munaslub hanya ingin menghancurkan Partai Golkar.

"Dasarnya apa? Kok tiba-tiba bilang Golkar perlu Munaslub? Mungkin dia lagi halu atau mimpi di siang bolong," ujar Yasril, Minggu (23/7/2023)

Hal ini dikatakan Yasril menanggapi pernyataan Bahlil Lahadalia yang menyebut ada peluang Partai Golkar melakukan Munaslub untuk mengganti Airlangga Hartarto.

Menurut Yasril, saat ini seluruh kader Partai Golkar di Indonesia masih solid. Semua anggota Golkar solid membangun kekuatan untuk pemenangan partai baik di Pileg maupun Pilpres 2024.

Baca Juga: Partai Golkar Diyakini Terbelah di Pilpres 2024 jika Airlangga Dilengserkan

"Tiba-tiba muncul isu Munaslub, ini ngaco sekali. Jangan-jangan orang yang ingin Munaslub itu orang-orang yang ingin Golkar hancur," katanya.

Yasril meminta semua kader Partai Golkar menghormati keputusan Munas Partai Golkar 2019. Aturan menjadi ketua umum baru terbuka pada tahun 2024 ketika Munas lima tahunan Partai Golkar digelar.

"Kalau Bahlil memang kader Golkar, harusnya dia tahu secara konstitusional Munas baru bisa digelar di tahun 2024. Mengapa ini terkesan tiba-tiba? Apa ini hanya menuruti pesanan atasannya atau bohirnya " tandasnya.

Baca Juga: Bahlil Lahadalia Isyaratkan Siap Jadi Caketum Golkar

Yasril menegaskan yang terpenting saat ini adalah membesarkan Partai Golkar untuk menang Pemilu 2024. Seluruh kader Partai Golkar di seluruh tingkatan manapun agar konsentrasi penuh.

"Membesarkan Partai Golkar, bukan mementingkan kelompok atau kepentingan individu. Fokus kerja membesarkan partai dengan mengintensifkan mesin partai bergerak menyapa rakyat," pungkasnya.
(thm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Prabowo Panggil Purbaya...
Prabowo Panggil Purbaya hingga Bahlil ke Kertanegara, Ini yang Dibahas
Prabowo Ngaku Cocok...
Prabowo Ngaku Cocok dengan HIPMI: Kelakuannya Sudah Saya Kenal Semuanya
Revisi UU Pemilu Belum...
Revisi UU Pemilu Belum Dibahas, Golkar Usul Prabowo Kumpulkan Ketum Parpol
Sari Yuliati Terpilih...
Sari Yuliati Terpilih sebagai Ketum PPK Kosgoro 1957 Periode 2026-2031
Panitia Mubes Kosgoro...
Panitia Mubes Kosgoro 1957 Terima Dokumen Lengkap Caketum La Ode Safiul Akbar
Viral Lagu MBG Mas Bahlil...
Viral Lagu MBG Mas Bahlil Ganteng, Adi Prayitno: Suka Tidak Suka, Ini Menguntungkan Golkar
Harga Batu Bara buat...
Harga Batu Bara buat PLN Bakal Naik, Begini Penjelasan Bahlil
Bahlil Mengakui Pembangkit...
Bahlil Mengakui Pembangkit PLN Kekurangan Suplai Batu Bara Medium
Aturan Baru ESDM, Blending...
Aturan Baru ESDM, Blending Batu Bara Harus Dapat Restu Bahlil
Rekomendasi
Catat! Ini Penurunan...
Catat! Ini Penurunan Kapasitas Baterai Mobil Listrik Setiap Tahunnya
Komunikasi Terbuka Jadi...
Komunikasi Terbuka Jadi Kunci Hubungan yang Lebih Sehat
Unair Tembus Peringkat...
Unair Tembus Peringkat 276 Dunia di QS WUR 2027, Raih Posisi Ketiga Nasional
Berita Terkini
Pangi Chaniago: Kisruh...
Pangi Chaniago: Kisruh Dialog UGM Cerminan Menumpuknya Kemarahan Publik
Muktamar NU Harus Jadi...
Muktamar NU Harus Jadi Momentum Pemurnian, Bukan Arena Perebutan Kekuasaan
Kejagung Ungkap Peran...
Kejagung Ungkap Peran Glory Harimas Sihombing di Kasus Korupsi MBG: Jual Titik SPPG
Glory Harimas Sihombing...
Glory Harimas Sihombing Jadi Tersangka Baru Korupsi MBG
Sony Sanjaya Beberkan...
Sony Sanjaya Beberkan Ada Pengadaan Fiktif CCTV dan Sidik Jari Rp300 Miliar di Program MBG
Sony Sonjaya Diperiksa...
Sony Sonjaya Diperiksa Kejagung 9 Jam, Daftar Nama terkait Jual Beli Titik SPPG Bertambah Jadi 41 Orang
Infografis
Membaca Kode Keras dalam...
Membaca Kode Keras dalam 15 Beat yang Muncul saat Kerusuhan Jakarta
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved