PBNU Tegaskan Undangan Harlah PKB untuk Gus Yahya Hoaks

Minggu, 23 Juli 2023 - 06:42 WIB
loading...
PBNU Tegaskan Undangan...
Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) memastikan, bahwa tidak ada undangan Harlah dari DPP PKB untuk Ketua Umum PBNU, Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya). Foto/MPI
A A A
JAKARTA - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama ( PBNU ) memastikan, hingga Sabtu (22/7/2023) tidak ada undangan Harlah dari DPP PKB untuk Ketua Umum PBNU, Yahya Cholil Staquf ( Gus Yahya ). Hal ini ditegaskan oleh Wakil Sekjen PBNU, Sulaeman Tanjung.

"Kalau ada yang bilang Ketum PBNU diundang di Harlah PKB itu hoaks. Hingga saat ini tidak ada undangan dari PKB," kata Sulaeman Tanjung dalam keterangannya, Sabtu (22/7/2023).

Pernyataan Sulaeman ini sekaligus menanggapi pernyataan Ketua Fraksi PKB DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal yang mengatakan partainya mengundang Ketum PBNU dalam Harlah PKB yang akan digelar pada Minggu (23/7/2023) di Solo.

"Jadi undangan dari PKB kepada PBNU sejauh ini hoaks. Yang tidak hoaks itu Harlah NU di Sidoarjo mengundang seluruh Ketum Partai tapi Cak Imin tidak berani hadir," ujar Sulaeman.

Baca juga: Cak Imin Bakal Beri Pidato Tunggal di Harlah PKB, Terkait Pilpres 2024?

Dalam kesempatan ini, Sulaeman menyayangkan statement Cucun Ahmad Syamsurijal yang seakan telah mengundang Ketum PBNU padahal undangan itu sama sekali tidak ada.

"Di PBNU itu sistem persuratannya sangat rapi. Surat masuk dan keluar tertata dengan rapi dan masuk dalam sistem IT yang terintegrasi sehingga bisa ketahuan kapan ada surat masuk kepada siapa surat ditujukan dan kapan ada surat keluar," ujar Sulaeman.

"Mungkin PKB sistem surat menyuratnya perlu meniru PBNU biar ketahuan apakah memang ada undangan untuk Ketum PBNU?. Atau jangan-jangan undangannya memang ndak ada jadi hanya hoaks semata," ucapnya.

Sebagai informasi, pada Cucun Ahmad Syamsurijal pada Kamis (20/7/2023) mengatakan partainya telah berkirim undangan kepada Ketum PBNU untuk hadir di Harlah PKB yang akan digelar di Solo.

"Ya mudah-mudahan, beliau (Ketum PBNU) bisa hadirlah," tutur Cucun.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tak Bisa Ditunda, Tata...
Tak Bisa Ditunda, Tata Kelola, Dana, dan Independensi PBNU Harus Dibenahi
Saatnya Muktamar NU...
Saatnya Muktamar NU Hadirkan Kepemimpinan yang Tak Lagi Wariskan Pertengkaran Berkepanjangan
Cak Imin: PKB Punya...
Cak Imin: PKB Punya Tanggung Jawab Moral Memikirkan Masa Depan NU
Jelang Muktamar ke-35,...
Jelang Muktamar ke-35, Pengasuh PP Sembilangan Bangkalan Soroti Kondisi NU
Dari Ploso, Gus Ma’shum...
Dari Ploso, Gus Ma’shum Faqih Ingatkan Adab Jadi Penuntun Musyawarah NU
Jelang Muktamar PBNU,...
Jelang Muktamar PBNU, Gus Muhaimin Sentil Pihak yang Main-main di NU untuk Keluar
Hasil Munas Alim Ulama...
Hasil Munas Alim Ulama dan Konbes NU Disambut Positif PWNU Aceh
Panji Bangsa Tegaskan...
Panji Bangsa Tegaskan Politik Kemanusiaan, Rayakan Harlah dengan Santuni Ratusan Yatim
Seruan Masyayikh NU...
Seruan Masyayikh NU di Ponpes Al Falah Ploso Redam Ketegangan di PBNU
Rekomendasi
Kasus Dugaan Pemerasan...
Kasus Dugaan Pemerasan Pengusaha Muda, Ini Tanggapan Kuasa Hukum Tersangka
7 Pemimpin yang Mengubah...
7 Pemimpin yang Mengubah Dunia, Fatima al Fihri yang Mendirikan Kampus Pertama di Dunia
Jepang Gunakan Polisi...
Jepang Gunakan Polisi Wanita Berbasis AI untuk Memerangi Penipuan Identitas
Berita Terkini
Didik Rachbini Prediksi...
Didik Rachbini Prediksi Safari Politik Jokowi Menjadi Faktor Negatif Ekonomi Nasional
Gus Yaqut Dibantarkan,...
Gus Yaqut Dibantarkan, KPK: Petugas Pengawal Tahanan Lakukan Pengamanan Melekat
Penegak Hukum Terkoneksi...
Penegak Hukum Terkoneksi Politik, Ubedilah Badrun: Mestinya Independen
Kepercayaan Publik terhadap...
Kepercayaan Publik terhadap Polri Meningkat Jadi Modal Sosial yang Harus Diperkuat
Silaturahmi di Lampung,...
Silaturahmi di Lampung, Jokowi: Aku Masih Seperti yang Dulu
Tak Bisa Ditunda, Tata...
Tak Bisa Ditunda, Tata Kelola, Dana, dan Independensi PBNU Harus Dibenahi
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Larang Ondel-ondel Digunakan untuk Ngamen di Jalanan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved