Aktivis JARI 98 Sebut Polisi RW Bukan Alat Politik Pemilu 2024

Kamis, 20 Juli 2023 - 21:00 WIB
loading...
Aktivis JARI 98 Sebut...
Diskusi publik JARI 98 bertema Polisi RW Jaga Pemilu Damai, Selasa (18/7/2023). FOTO/IST
A A A
JAKARTA - Jaringan Aktivis Reformasi Indonesia (JARI) 98 menilai Polisi RW tidak akan menjadi alat politik pada Pemilu 2024. Keberadaannya bisa mendeteksi dini persoalan yang muncul di tengah masyarakat.

Ketua Presidium JARI 98 Willy Prakarsa menyebut Polisi RW merupakan Polri Presisi di era milenial dengan kemasan lebih humanis, dekat, dan melekat kepada masyarakat.

"Polisi RW lebih dekat rakyat. Polisi RW itu memelihara ketertiban dan deteksi dini. Jadi sesat berpikir jika ada yang menuding Polisi RW jadi alat politik Pemilu 2024," kata Willy dalam diskusi publik JARI 98 bertema Polisi RW Jaga Pemilu Damai, Selasa (18/7/2023).

Baca juga: Fadil Imran: Konsep Polisi RW Tidak Mematikan Kearifan Lokal

Menurutnya, Polisi RW tidak terkait politik, justru keberadaannya untuk mengecilkan persoalan besar dan menghentikan masalah kecil. Sebab, Polisi RW memprioritaskan pada aspek keamanan.

Sekjen JARI 98 Arwandi menambahkan, kehadiran Polisi RW di tengah masyarakat menjadi pengayom, pendidik, dan jembatan komunikasi untuk menciptakan situasi kondusif. Keberadaan Polisi RW adalah bentuk konkret mendekteksi segala bentuk ancaman dan gangguan di masyarakat seperti terorisme, peredaran narkoba, hingga memburu para koruptor.

"Polisi RW juga melakukan pendekatan, sehingga masyarakat dapat memahami bagaimama mengedepankan keamanan dan ketertiban terutama dalam turut serta bersama-sama menciptakan pemilu damai," katanya.

Direktur Rumah Politik Indonesia (RPI), Fernando Emas menegaskan, dalam menciptakan pemilu damai perlu keterlibatan di luar unsur TNI-Polri. Semua elemen, termasuk aktor politik harus memiliki tujuan yang sama untuk menciptakan pemilu damai. Kepolisian, TNI, ASN, penyelenggara pemilu juga harus netral supaya tidak mengganggu stabilitas keamanan di masyarakat.

Baca juga: 421 Personel Jadi Polisi RW di Wilayah Polres Pelalawan

"Hoaks kemudian SARA karena bagaimana pun juga isu agama itu yang sangat riskan untuk membuat konflik di masyarakat," katanya.

Karena itu, menjaga ketertiban dan keamanan serta pertahanan bukan hanya tugas TNI-Polri.

Direktur Eksekutif Studi Demokrasi Rakyat (SDR), Hari Purwanto menilai peran Polisi RW kembali ke filosofi kepolisian itu sendiri, yakni menjaga keamanan dan ketertiban. "Menjaga pemilu damai, kepentingannya dari, oleh, dan untuk masyarakat. Pemaknaan ini sebagai jembatan komunikasi masyarakat dan kepolisian menjaga kondusifitas," ujarnya.

Pemilu selayaknya harus dilakukan secara riang gembira. Siapa pun pemenangnya, kata dia, tujuannya adalah untuk Indonesia Raya. Hari menegaskan menjaga kondusifitas keamanan tidak hanya satu insititusi atau satu kelompok.

"Polisi RW ini juga bisa jadi kekuatan rakyat juga, tinggal bagaimana kita memaknai ini terutama di lingkungan. Pemilu ini gak perlu dibikin momok yang menakutkan. Namanya pemilu ya kita bikin aja riang gembira," katanya.

Menurut Hari, Polisi RW bisa efektif ketika mampu melibatkan publik. Sebab, tantangan terbesar bangsa ini adalah pecah-belah dan polarisasi. "Jangan lagi ada politik polarisasi di masyarakat dengan cara-cara tidak manusiawi," katanya.

Sementara itu, aktivis 98 Yogyakarta, Roy Ferdinan Martin Sitorus mengapresiasi langkah Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam terbosan program Polisi RW. Menurutnya, terobosan ini sebagai alat untuk memastikan pemilu damai.

Model Polisi RW banyak diterapkan di banyak negara. Para personel langsung masuk ke tengah-tengah masyarakat, sehingga bekerja efisien.

"Polisi RW ini harus tetap didukung dari sisi anggaran dan teknologi. Tentu harus didukung pemerintah. Polisi RW juga harus diimbangi kompetensi dan intergratas yang diimbangi teknologi juga," katanya.

Menurut Roy, tantangan terbesar saat ini adalah polarisasi, identintas, dan pihaknya mengajak untuk hadapi bersama-sama dan tidak berhenti di Polisi RW.

"Kita harus dukung tentu tantangan ini akan semakin berat di berikutnya. Pemilu kan tidak berhenti di 2024 saja. Kita sama-sama menyaring hoaks minimal dari kita sendiri. Berita yang kecil negatif itu bisa ke mana-mana dan jadi besar," katanya.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
3 Polisi Gugur saat...
3 Polisi Gugur saat Operasi Berantas Narkoba di Katingan, DPR: Usut Tuntas
Soroti Survei Terbuka...
Soroti Survei Terbuka IndexMundi, Burhanuddin Muhtadi Beberkan Cacat Metodologi Riset Online
Polri Usut Dugaan Korupsi...
Polri Usut Dugaan Korupsi Pengadaan Pasokan Batu Bara yang Bikin Pemadaman Listrik Bergilir
Boni Hargens: Transformasi...
Boni Hargens: Transformasi Polri Harus Dinilai Secara Komprehensif, Bukan dari Satu Indeks
6 Brigjen Pol Dimutasi...
6 Brigjen Pol Dimutasi Kapolri ke Lemdiklat Polri pada Juni 2026, Ini Daftar Namanya
Tinggalkan Jabatan Kakorlantas,...
Tinggalkan Jabatan Kakorlantas, Irjen Pol Agus Suryonugroho Sampaikan Pesan Ini ke Penerusnya
Polri Presisi Dinilai...
Polri Presisi Dinilai Telah Sampai di Hati Masyarakat
Profil Irjen Pol Ruddi...
Profil Irjen Pol Ruddi Setiawan, Lulusan Akpol 1996 yang Kini Menjadi Kapolda Aceh
HUT ke-80 Bhayangkara,...
HUT ke-80 Bhayangkara, Kapolri Bedah Rumah Guru Ngaji Tak Layak Huni di Palembang
Rekomendasi
Keruntuhan Dolar AS...
Keruntuhan Dolar AS Bukan Lagi Dongeng, BRICS Ubah dari Khayalan Menjadi Ancaman Nyata
Harga Minyak Melonjak...
Harga Minyak Melonjak setelah AS Cabut Izin Umum Penjualan Minyak Iran
Risiko Berkendara Jarak...
Risiko Berkendara Jarak Jauh dengan Mobil Listrik Selain Kehabisan Baterai
Berita Terkini
Praperadilan Roy Suryo...
Praperadilan Roy Suryo Dikabulkan Sebagian, Pakar Hukum Pidana: Tak Batalkan Status Tersangka dan Pokok Perkara
Prabowo Puji India:...
Prabowo Puji India: Penduduk 1,4 Miliar, Transisi Pemerintahan Damai
Napi Diusulkan Ikut...
Napi Diusulkan Ikut Komcad usai Amnesti, Menteri Imipas: Belum Final
Kepala BPOM Dorong ASEAN...
Kepala BPOM Dorong ASEAN Perkuat Sistem Darurat Keamanan Pangan
Menhaj Buka Peluang...
Menhaj Buka Peluang BPIH Haji 2027 Turun jika Harga Minyak Dunia Terus Merosot
Prabowo dan Narendra...
Prabowo dan Narendra Modi Resmikan Konservasi Candi Prambanan Pagi Ini
Infografis
Metode Quick Count,...
Metode Quick Count, Real Count, dan Exit Poll dalam Pemilu 2024
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved