6 Brevet Koleksi Letjen TNI Teguh Muji Angkasa, 4 Didapat dari Korps Baret Merah

Minggu, 16 Juli 2023 - 04:59 WIB
loading...
6 Brevet Koleksi Letjen...
Letjen TNI Teguh Muji Angkasa merupakan salah satu Pati TNI AD yang menyandang bintang tiga. Hal itu dia dapatkan ketika ditunjuk menjadi Danpusterad. Foto/Dok TNI AD
A A A
JAKARTA - Letjen TNI Teguh Muji Angkasa merupakan salah satu Pati TNI AD yang menyandang bintang tiga. Hal itu dia dapatkan ketika ditunjuk menjadi Komandan Pusat Teritorial Angkatan Darat (Danpusterad).

Penunjukan Teguh sebagai Danpusterad tertuang dalam Surat Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/700/VII/2022 tentang Pemberhentian dari dan Pengangkatan Dalam Jabatan di Lingkungan Tentara Nasional Indonesia. Dalam SK tertanggal 29 Juli 2022 tersebut, secara keseluruhan terdapat 113 perwira yang dimutasi.

Baca juga: Mutasi TNI Terbaru, 10 Jenderal Ini Beralih Tugas Jadi Stafsus KSAD Dudung Abdurachman

Teguh menggantikan Letjen TNI Teguh Arief Indratmoko yang kini dipercaya sebagai Danjen Akademi TNI. Sebelum menjabat Danpusterad, Teguh mengamban amanat sebagai Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XVII/Cenderawasih.

Dia merupakan abituren atau lulusan Akademi Militer (Akmil) 1989 dari kecabangan infanteri Kopassus. Karier militer pria kelahiran Madiun, Jawa Timur, 11 Juni 1967 ini cukup mentereng.

Ketika pecah bintang menjadi Brigjen, Teguh menempati sejumlah posisi penting yakni Wadanjen Kopassus (2016-2017), Danrem 161/Wira Sakti (2017-2018), Kasdam IV/Diponegoro (2018-2020), Pa Sahli Tk II KSAD Bidang Was Eropa dan Amerika (2020).

Naik pangkat menjadi Letjen, Teguh dipercaya menjadi Pa Sahli Tk III KSAD Bidang Polkamnas (2020-2021), Dosen Universitas Pertahanan (2021), Danjen Kopassus (2021-2022), dan Pangdam XVII/Cenderawasih (2022).

Karier militernya semakin bersinar ketika ditunjuk mengisi posisi Danpusterad. Promosi jabatan Teguh menjadikannya sebagai lulusan Lembah Tidar angkatan 1989 yang menembus bintang 3. Teguh mengikuti jejak Komandan Kodiklat TNI Letjen TNI Eko Margiyono yang lebih dulu memiliki tiga bintang emas di pundak.

Tidak hanya jabatan moncer yang diraihnya, Teguh Muji Angkasa juga telah banyak meraih penghargaan berupa tanda jasa maupun brevet sepanjang kariernya di militer.

Berikut deretan brevet koleksi Letjen TNI Teguh Muji Angkasa:

1. Brevet Komando


Brevet ini disandang oleh prajurit yang telah menyelesaikan pendidikan komando Kopassus selama tujuh bulan. Dalam jangka waktu tersebut terdapat beberapa kualifikasi yang harus dipenuhi. Brevet ini memiliki empat elemen di dalamnya, yakni tulisan Komando, pisau komando, jangkar, dan api membara.

Atribut ini diberikan kepada prajurit TNI yang telah menyelesaikan pendidikan komando di Pusdiklatpassus, Batujajar, Bandung, Jawa Barat. Pendidikan yang berlangsung selama tujuh bulan ini meliputi pendidikan dasar, pelatihan di hutan, gunung, rawa, dan laut.

2. Brevet Para Utama


Brevet Para Utama merupakan bentuk penghargaan Kopassus atas peningkatan kerja sama yang telah dilakukan selama ini dalam membina dan meningkatkan kemampuan di bidang keparaan.

Selain itu, Brevet Para Utama merupakan tanda kemahiran atau kualifikasi yang diberikan oleh Korps atau angkatan kepada seseorang atas usaha dan jerih payahnya mengikuti pendidikan dan latihan pada bidang atau spesialisasi tertentu.

3. Brevet Pandu Udara (Pathfinder)


Pathfinder adalah unit pasukan kecil yang diterjunkan ke daerah musuh sebelum pasukan utama diterjunkan. Pathfinder harus mampu membaca kondisi daerah pendaratan, mencari titik penerjunan, membuat tanda, mengamankan, dan melaporkannya.

Pada dasarnya Pathfinder merupakan unit satuan kecil yang diterjunkan ke suatu daerah sebelum pasukan utama. Sehingga kualifikasi yang musti terpenuhi ialah mampu membaca medan dan mencari titik penerjunan hingga melaporkan.

4. Brevet Airborne


Brevet ini diberikan kepada pasukan Lintas Udara atau Linud yang merupakan suatu satuan militer dari Angkatan Darat yang biasanya terdiri dari infanteri ringan. Dimana satuan ini dibentuk untuk bisa dikirim ke medan pertempuran melalui pesawat terbang dan terjun menggunakan parasut untuk mendarat di dalam kawasan musuh dan melakukan penyerangan.

Oleh karenanya, satuan ini biasanya ditempatkan di belakang garis pertahanan musuh, dimana pasukan jenis ini juga memiliki kemampuan untuk menyebar hampir di wilayah manapun tanpa diketahui oleh musuh. Besarnya formasi pasukan ini hanya dibatasi oleh jumlah dan ukuran dari pesawat yang digunakan untuk menurunkannya.

5. Brevet Anti Teror (Kehormatan)


Teguh Muji Angkasa menerima Brevet Anti Teror dari Satuan-81 Kopassus ketika menjabat sebagai Danjen Kopassus pada Desember 2021 lalu. Dengan pemberian berevet tersebut, dia diangkat menjadi warga kehormatan Satuan-81 Kopassus.

Satuan 81 Kopassus atau dulunya lebih dikenal sebagai SAT-81/Gultor merupakan satuan di Kopassus yang setingkat dengan Grup dan merupakan prajurit terbaik dari seluruh Prajurit TNI AD bermarkas di Cijantung, Jakarta Timur.

6. Brevet Terjun Bebas Militer (Kehormatan)

Bervet ini disematkan ke Teguh Muji Angkasa ketika menjadi Danjen Kopassus di Kopassus Indoor Skydiving Center Pusdiklatpassus Kopassus Batujajar, Bandung, pada Jumat 28 Januari 2022. Penyematan kala itu dilakukan oleh Danpusdiklatpassus Kopassus Brigjen TNI Thevi A Zebua.

Baca juga: Daftar Lengkap 26 Jenderal TNI Bintang 2 yang Masuk Daftar Mutasi Akhir Juni 2023

Dia mengatakan kemampuan Terjun Bebas Militer ini harus dimiliki oleh setiap prajurit Kopassus. Pasalnya, Kopassus melakukan tugas-tugas khusus, khususnya saat prajurit Kopassus melakukan infiltrasi. Menurutnya, sarana yang paling efektif melakukan infiltrasi melalui udara dalam hal ini Terjun Bebas Militer.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kolonel Inf Achmad Fikri...
Kolonel Inf Achmad Fikri Dalimunthe, Prajurit TNI Pertama yang Lulus National Defence College Yordania
Harumkan Nama Bangsa,...
Harumkan Nama Bangsa, Kolonel Cpn Jimmy Sirait Raih Gelar Master di US Army War College
Pangdivif 1 Kostrad...
Pangdivif 1 Kostrad Mayjen TNI Fikri Musmar Pimpin Sertijab Danyonkav 1 Kostrad
750 Yonif Teritorial...
750 Yonif Teritorial Pembangunan, Strategi TNI Menghadapi Ancaman Baru
Ryamizard Ryacudu Meninggal...
Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia, TNI AD Berduka: Pengabdiannya Inspirasi bagi Prajurit
Soal Film Pesta Babi,...
Soal Film Pesta Babi, TNI AD: Kami Tak Antikritik, tapi Kritik Harus Berdasarkan Data dan Fakta
Gandeng TNI, Kemendikdasmen...
Gandeng TNI, Kemendikdasmen Percepat Rekonstruksi Sekolah Terdampak Bencana di Aceh
Kisah Jenderal Kopassus...
Kisah Jenderal Kopassus Soegito Pertaruhkan Nyawa saat Hadapi Pemberontak Fretilin
Kisah Haru Warga Sragen,...
Kisah Haru Warga Sragen, Dulu BAB Numpang di Rumah Tetangga Kini Punya Jamban TMMD
Rekomendasi
BPS: Sensus Ekonomi...
BPS: Sensus Ekonomi 2026 Bukan untuk Penetapan Pajak Pribadi
Ketum PB Akuatik Optimistis...
Ketum PB Akuatik Optimistis Skema Anggaran Pelatnas Multiyears Lahirkan Atlet Berprestasi
Pacu Kinerja Bisnis,...
Pacu Kinerja Bisnis, Indo Artha Multitek Kenalkan Teknologi Layanan Haji
Berita Terkini
Didik Rachbini Prediksi...
Didik Rachbini Prediksi Safari Politik Jokowi Menjadi Faktor Negatif Ekonomi Nasional
Gus Yaqut Dibantarkan,...
Gus Yaqut Dibantarkan, KPK: Petugas Pengawal Tahanan Lakukan Pengamanan Melekat
Penegak Hukum Terkoneksi...
Penegak Hukum Terkoneksi Politik, Ubedilah Badrun: Mestinya Independen
Kepercayaan Publik terhadap...
Kepercayaan Publik terhadap Polri Meningkat Jadi Modal Sosial yang Harus Diperkuat
Silaturahmi di Lampung,...
Silaturahmi di Lampung, Jokowi: Aku Masih Seperti yang Dulu
Tak Bisa Ditunda, Tata...
Tak Bisa Ditunda, Tata Kelola, Dana, dan Independensi PBNU Harus Dibenahi
Infografis
4 Kombes Pol Pecah Bintang...
4 Kombes Pol Pecah Bintang usai Dapat Promosi Jabatan dari Kapolri
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved