Bahas Pemenangan Pemilu 2024, 550 Caleg PKB Dapil Jakarta-Banten Kumpul di Pesantren BIMA
Jum'at, 14 Juli 2023 - 10:52 WIB
loading...
A
A
A
Keseriusan PKB meraih kursi DPR ditunjukkan dengan komposisi caleg DKI Jakarta dengan menaruh figur-figur publik seperti Menteri Tenaga Kerja (Menaker) Ida Fauziyah, Ketua DPW PKB DKI Jakarta Hasbiallah Ilyas, Ketua DPW PKB Banten Ahmad Fauzi, beserta beberapa tokoh-tokoh petahana lain.
Workshop ini dipandu oleh Direktur Sekolah Pendidikan Politik Bina Insan Mulia, Ubaydillah Anwar dengan mendatangkan narasumber-narasumber kompeten. Antara lain CEO PolMark Indonesia Eep Saifulloh Fatah, Direktur Eksekutif LSI Jayadi Hanan, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar, mantan Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siradj, dan beberapa tokoh PKB.
Pengasuh Pesantren Bina Insan Mulia, KH Imam Jazuli mengatakan, workshop ini digelar sebagai komitmen ponpesnya terhadap peranan santri dan pesantren bagi pembangunan Indonesia agar lebih powerful.
"Bina Insan Mulia ini bukan hanya pesantren tempat santri-santri mengaji. Di sini ada Sekolah Pendidikan Politik yang tujuannya memperkuat khidmat kaum santri untuk pembangunan Indonesia," kata Kiai Imjaz, sapaan akrab KH Imam Jazuli.
Menurutnya, tidak ada cara cepat untuk mengubah kondisi Indonesia menjadi lebih baik kecuali lewat jalur politik. PKB adalah satu-satunya partai yang paling jelas dan nyata memperjuangkan kepentingan umat Islam, khususnya kaum santri.
"Diakui atau tidak, PKB adalah alat politik kaum santri yang konsisten memperjuangkan kepentingan warga Nahdliyin dan pesantren. Jadi kalau sekarang ada suara-suara mau memisahkan NU dengan PKB jangan dipedulikan," katanya.
Workshop ini dipandu oleh Direktur Sekolah Pendidikan Politik Bina Insan Mulia, Ubaydillah Anwar dengan mendatangkan narasumber-narasumber kompeten. Antara lain CEO PolMark Indonesia Eep Saifulloh Fatah, Direktur Eksekutif LSI Jayadi Hanan, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar, mantan Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siradj, dan beberapa tokoh PKB.
Pengasuh Pesantren Bina Insan Mulia, KH Imam Jazuli mengatakan, workshop ini digelar sebagai komitmen ponpesnya terhadap peranan santri dan pesantren bagi pembangunan Indonesia agar lebih powerful.
"Bina Insan Mulia ini bukan hanya pesantren tempat santri-santri mengaji. Di sini ada Sekolah Pendidikan Politik yang tujuannya memperkuat khidmat kaum santri untuk pembangunan Indonesia," kata Kiai Imjaz, sapaan akrab KH Imam Jazuli.
Menurutnya, tidak ada cara cepat untuk mengubah kondisi Indonesia menjadi lebih baik kecuali lewat jalur politik. PKB adalah satu-satunya partai yang paling jelas dan nyata memperjuangkan kepentingan umat Islam, khususnya kaum santri.
"Diakui atau tidak, PKB adalah alat politik kaum santri yang konsisten memperjuangkan kepentingan warga Nahdliyin dan pesantren. Jadi kalau sekarang ada suara-suara mau memisahkan NU dengan PKB jangan dipedulikan," katanya.
Lihat Juga :