Elektabilitas Gibran Meroket Setahun Terakhir, Sulit Dikalahkan
Senin, 27 Juli 2020 - 19:46 WIB
loading...
A
A
A
"Ini bukan hanya akan berdampak pada pemusatan kekuasaan minim imbangan politik, tetapi juga mengurangi aspek kompetitif dalam Pilkada. Selain mengekspresikan kegagalan rekrutmen politik, ini juga membuka peluang berkembangnya elitisme dalam bentuk dinasti politik," ujarnya.
(Baca: Jokowi Dorong Gibran, Bung Karno sampai Amien Rais Juga Punya Regenerasi)
Dia mengatakan, berkaca pada pengalaman Pilkada Serentak terdahulu, calon tunggal cenderung berada di daerah dengan ketimpangan akses pada sumber-sumber daya ekonomi atau pun politik. "Pada situasi tersebut, demokrasi elektoral ditantang untuk dapat menghadirkan kontestasi yang lebih kompetitif berikut alternatif tawaran program lebih beragam bagi publik," pungkasnya.
(Baca: Jokowi Dorong Gibran, Bung Karno sampai Amien Rais Juga Punya Regenerasi)
Dia mengatakan, berkaca pada pengalaman Pilkada Serentak terdahulu, calon tunggal cenderung berada di daerah dengan ketimpangan akses pada sumber-sumber daya ekonomi atau pun politik. "Pada situasi tersebut, demokrasi elektoral ditantang untuk dapat menghadirkan kontestasi yang lebih kompetitif berikut alternatif tawaran program lebih beragam bagi publik," pungkasnya.
(muh)
Lihat Juga :