Gaji Tinggi, Jerman Jadi Negara Idola Pekerja Migran Indonesia
Senin, 10 Juli 2023 - 00:09 WIB
loading...
A
A
A
Lebih lanjut dia mengatakan, kerja-kerja yang dilakukan PMI di luar negeri tidak bisa dianggap remeh. Terlebih, mereka adalah pahlawan devisa untuk kas negara.
"Kita tidak menginginkan ada pihak yang menghinakan PMI, bahkan sampai memandang remeh. Seluruh aparat negara harus memiliki mindset yang baru, bahwa kita sebagai aparatur negara hadir di negara ini melayani PMI," ucapnya.
Baca Juga: Kepala BP2MI Minta Jangan Rendahkan Pekerja Migran Indonesia
Benny berencana membuka skema manufaktur dan finishing di Jerman, seperti dalam program G To G di Korea Selatan (Korsel). Namun hal tersebut masih dalam pembahasan.
"Ini masih kita dorong, dan akan melakukan pembahasan dengan negara yang bersangkutan. Kami akan memperjuangkan tidak hanya skema perawat, tapi juga finishing dan manufaktur," pungkasnya.
"Kita tidak menginginkan ada pihak yang menghinakan PMI, bahkan sampai memandang remeh. Seluruh aparat negara harus memiliki mindset yang baru, bahwa kita sebagai aparatur negara hadir di negara ini melayani PMI," ucapnya.
Baca Juga: Kepala BP2MI Minta Jangan Rendahkan Pekerja Migran Indonesia
Benny berencana membuka skema manufaktur dan finishing di Jerman, seperti dalam program G To G di Korea Selatan (Korsel). Namun hal tersebut masih dalam pembahasan.
"Ini masih kita dorong, dan akan melakukan pembahasan dengan negara yang bersangkutan. Kami akan memperjuangkan tidak hanya skema perawat, tapi juga finishing dan manufaktur," pungkasnya.
(thm)
Lihat Juga :