alexa snippet

Akbar Tanjung Sampaikan Urgensi Penegakan Etika dalam Berpolitik

Akbar Tanjung Sampaikan Urgensi Penegakan Etika dalam Berpolitik
Politikus Senior Partai Golkar Akbar Tanjung. (SINDOphoto)
A+ A-
JAKARTA - Politikus Senior Partai Golkar Akbar Tanjung menekankan pentingnya penegakan etika dalam berpolitik sebagai jawaban dari merosotnya citra partai politik (Parpol) di mata masyarakat belakangan ini.

Hal tersebut seperti diungkapkan Akbar saat melaunching program Sekolah Kepemimpinan Politik Bangsa Generasi II di Kantor Akbar Tanjung Institute, Pancoran, Jakarta Selatan, Rabu 5 Oktober 2016.

Di hadapan para peserta Sekolah Kepemimpinan yang berasal dari kelompok Cipayung, Akbar mengatakan, parpol harus berbenah diri agar tidak tergerus dinamika politik bangsa yang serba dinamis.

"Pelajaran etika politik akan menjadi salah satu materi penting dalam Sekolah Kepemimpinan Politik Bangsa ini," kata Akbar.

Akbar menjelaskan, sekolah kepemimpinan menjadi salah satu program andalan Akbar Tanjung Institute. Akbar mengaku memiliki obsesi mencetak kader-kader pemimpin politik melalui sekolah kepemimpinan ini.

Obsesi Akbar bukan tanpa sebab. Berkaca pada kiprahnya di dunia politik, Akbar yang memulai kariernya di HMI, bersama-sama dengan tokoh lain mendirikan kelompok Cipayung.

"Saat itu, fokus kami soal kesenjangan ekonomi dalam pembangunan. Kami berharap nanti akan lahir generasi baru pemimpin politik dari sekolah ini," ucap Akbar.

Ada beragam materi yang akan disampaikan dalam sekolah kepemimpinan ini. Mulai dari etika politik, sistem kepartaian di Indonesia, hingga hukum politik.

Sejumlah tokoh yang ahli di bidangnya didapuk Akbar menjadi pengajar. Di antaranya, Mahfud MD, Jimly Asshiddiqie, Franz Magnis Suseno, Ahmad Basarah, hingga Yudi Latif.



(kri)
loading gif
Top