KPK Usut Dugaan Lukas Enembe Selewengkan Dana Operasional Gubernur Papua Rp3 Triliun
Rabu, 28 Juni 2023 - 08:15 WIB
loading...
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sedang mengusut dugaan korupsi terkait penyelewengan dana operasional Gubernur Papua nonaktif Lukas Enembe. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sedang mengusut dugaan korupsi terkait penyelewengan dana operasional Gubernur Papua nonaktif Lukas Enembe . Lukas diduga menyelewengkan dana operasional Gubernur Papua sebesar Rp3 triliun selama tiga tahun.
"Ya sedang penyelidikan," ujar Pelaksana Tugas (Plt) Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur saat dikonfirmasi, Rabu (28/6/2023).
Baca juga: KPK Beberkan Cara Lukas Enembe Anggarkan Dana Operasional Rp1 Triliun
Asep mengakui bahwa dana operasional Gubernur Papua sebesar Rp1 triliun sebagiannya dialokasikan Lukas Enembe untuk belanja makan dan minum selama setahun. Jika ditotal secara kasar, diperkirakan Asep, Lukas menggunakan dana Rp1 miliar untuk makan dan minum hanya dalam waktu sehari.
"Jadi artinya, bahwa satu hari itu bisa Rp1 miliar. Nah, itu bisa menjadi kejanggalan bagi kami, apa iya makan minum itu menghabiskan Rp1 miliar dalam sehari?" ucap Asep mempertanyakan.
Lebih lanjut, diakui Asep, KPK memang mengantongi bukti kwitansi makan dan minum Lukas Enembe sebesar Rp1 miliar dalam waktu sehari. Namun, KPK juga menemukan adanya dugaan kwitansi fiktif belanja makan dan minum yang dibuat oleh Lukas.
"Nah, itu yang kita sedang coba untuk klarifikasi datang ke rumah makan apakah benar ini tanggal sekian pesan makan di sini, berapa banyaknya, jumlahnya, kalau pun memang benar, apakah benar sampai Rp1 miliar satu hari," terangnya.
"Ya sedang penyelidikan," ujar Pelaksana Tugas (Plt) Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur saat dikonfirmasi, Rabu (28/6/2023).
Baca juga: KPK Beberkan Cara Lukas Enembe Anggarkan Dana Operasional Rp1 Triliun
Asep mengakui bahwa dana operasional Gubernur Papua sebesar Rp1 triliun sebagiannya dialokasikan Lukas Enembe untuk belanja makan dan minum selama setahun. Jika ditotal secara kasar, diperkirakan Asep, Lukas menggunakan dana Rp1 miliar untuk makan dan minum hanya dalam waktu sehari.
"Jadi artinya, bahwa satu hari itu bisa Rp1 miliar. Nah, itu bisa menjadi kejanggalan bagi kami, apa iya makan minum itu menghabiskan Rp1 miliar dalam sehari?" ucap Asep mempertanyakan.
Lebih lanjut, diakui Asep, KPK memang mengantongi bukti kwitansi makan dan minum Lukas Enembe sebesar Rp1 miliar dalam waktu sehari. Namun, KPK juga menemukan adanya dugaan kwitansi fiktif belanja makan dan minum yang dibuat oleh Lukas.
"Nah, itu yang kita sedang coba untuk klarifikasi datang ke rumah makan apakah benar ini tanggal sekian pesan makan di sini, berapa banyaknya, jumlahnya, kalau pun memang benar, apakah benar sampai Rp1 miliar satu hari," terangnya.
Lihat Juga :